Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Piala Dunia 2026: Reaksi Tak Terduga Pelatih Bosnia Usai Dikalahkan Swiss 1-4, Tetap Yakin Zmajevi Bisa Lolos

Kekalahan telak 1-4 dari Swiss tidak membuat pelatih Bosnia dan Herzegovina, Sergej Barbarez, kehilangan keyakinan untuk lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.
Jumat, 19 Juni 2026 - 09:09 WIB
Pelatih Bosnia di Piala Dunia 2026, Sergej Barbarez
Sumber :
  • IMAGN IMAGES via Reuters/Kiyoshi Mio

Jakarta, tvOnenews.com - Kekalahan telak 1-4 dari Swiss tidak membuat pelatih Bosnia dan Herzegovina, Sergej Barbarez, kehilangan keyakinan. Ia menegaskan peluang timnya untuk lolos ke fase knock out Piala Dunia 2026 masih terbuka.

Bosnia memang berada dalam posisi yang tidak ideal usai laga kedua Grup B. Namun Barbarez menolak menyerah dan meminta timnya fokus menatap pertandingan terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami masih memiliki pertandingan ketiga dan belum ada yang hilang. Kami harus memenanginya, tentu saja, bila ingin melangkah lebih jauh," ujar Barbarez dikutip dari FIFA.

Pelatih berusia 53 tahun itu mengakui hasil melawan Swiss sangat menyakitkan. Meski demikian, ia memilih untuk tidak mencari alasan atas kekalahan yang dialami timnya.

"Kekalahan ini sangat berat bagi kami, tetapi saya tidak suka mengeluh," lanjut mantan pemain timnas Bosnia tersebut.

Hasil itu membuat Bosnia baru mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan. Zmajevi kini wajib menaklukkan Qatar pada laga terakhir jika ingin menjaga asa ke fase gugur.

Meski kalah dengan selisih tiga gol, Bosnia sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit. Mereka mampu menahan Swiss hingga menit ke-74 sebelum kebobolan gol pembuka.

Barbarez bahkan menilai anak asuhnya tampil lebih baik pada periode tertentu di babak kedua. Menurutnya, Bosnia sempat mengendalikan permainan dan menciptakan sejumlah peluang emas.

"Kami adalah tim yang lebih baik sebelum jeda hidrasi. Kami memiliki dua atau tiga peluang luar biasa yang seharusnya berakhir menjadi gol," kata Barbarez.

Ia juga merasa timnya mampu memberikan tekanan yang cukup merepotkan Swiss. Namun momentum pertandingan berubah setelah gol pertama lawan tercipta.

"Kami mengontrol pertandingan dan melakukan banyak tekanan," tambahnya.

Barbarez menyesalkan gol pembuka Swiss yang lahir dari kesalahan individu pemainnya. Situasi semakin sulit ketika Tarik Muharemovic menerima kartu merah beberapa menit kemudian.

"Gol itu seharusnya tidak terjadi. Gol tersebut berasal dari kesalahan individu dan kemudian kami mendapatkan kartu merah," ujarnya.

Bermain dengan 10 orang membuat Bosnia kehilangan keseimbangan. Swiss pun memanfaatkan situasi tersebut untuk menambah tiga gol melalui Ruben Vargas, Johan Manzambi, dan Granit Xhaka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bosnia hanya mampu membalas lewat gol Ermin Mahmic pada masa injury time. Meski kalah telak, Barbarez tetap percaya timnya masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan pada laga terakhir Grup B.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Patra Niaga Catatkan Capaian Penting sepanjang 2025, Topang Distribusi Energi hingga Genjot Transisi Energi

Pertamina Patra Niaga Catatkan Capaian Penting sepanjang 2025, Topang Distribusi Energi hingga Genjot Transisi Energi

Salah satu capaian penting Pertamina Patra Niaga selama 2025 adalah berhasil memastikan pasokan BBM, LPG, dan Avtur aman selama periode tingginya mobilitas masyarakat.
Apa Makna Di Balik Kompetisi Olahraga Bagi Para Penggerak Ekonomi Rakyat? Ini Dia

Apa Makna Di Balik Kompetisi Olahraga Bagi Para Penggerak Ekonomi Rakyat? Ini Dia

Upaya banyak negara untuk berlomba menjadi tuan rumah pertandingan olahraga sepertinya tidak melulu mengejar gengsi, tapi justru efek ganda dari sisi ekonomi yang dicari. Contoh kecilnya saja, ketika sebuah pertandingan olahraga final b
Bantuan Moda Transportasi, Pertamina EP Dukung Mobilisasi Desa Balongan

Bantuan Moda Transportasi, Pertamina EP Dukung Mobilisasi Desa Balongan

Di tengah aktivitas warga yang terus bergerak dan kebutuhan pelayanan desa yang semakin berkembang, kehadiran sarana operasional menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas dan pengelolaan lingkungan masyarakat.
Sambut Penas 2026, Gobel Persembahkan Tiga Destinasi Wisata Sekaligus

Sambut Penas 2026, Gobel Persembahkan Tiga Destinasi Wisata Sekaligus

Anggota DPR RI, Rachmat Gobel, mempersembahkan tiga destinasi wisata sekaligus dalam rangka menyambut penyelenggaraan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026.
Bagaimana Cara Persija agar Masa Lalu Konflik Shin Tae-yong dan Pemain Tak Terjadi di Macan Kemayoran? 

Bagaimana Cara Persija agar Masa Lalu Konflik Shin Tae-yong dan Pemain Tak Terjadi di Macan Kemayoran? 

Sebelum resmi melabuhkan karier kepelatihannya ke ibu kota bersama Persija Jakarta juru taktik kawakan Shin Tae-yong ternyata sempat didera isu miring di negara
Mitra SPPG Tolak Tak Dapat Insentif saat Libur Sekolah, Wakil Kepala BGN: No Service No Pay!

Mitra SPPG Tolak Tak Dapat Insentif saat Libur Sekolah, Wakil Kepala BGN: No Service No Pay!

Arum menjelaskan penghentian insentif juga hanya berlangsung selama libur sekolah. Sesuai putusan Kemendikdasmen libur semester hanya berlangsung selama 18 hari

Trending

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi online masih sulit diberantas di Indonesia meski jutaan situs telah diblokir. Simak penyebab utama, modus terbaru, data terbaru, dan solusi yang dinilai lebih efektif.
Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Seakan hampir berjodoh, ternyata Red String Theory juga terjadi pada Timnas Indonesia dan Piala Dunia. Dari mulai Belanda sebagai timnas pusat hingga nasib buruk menimpa lawan Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia. 
Sosok Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Skandal Korupsi MBG, Ini Jabatan dan Perannya

Sosok Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Skandal Korupsi MBG, Ini Jabatan dan Perannya

Glory resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (01/06/2026).
Emil Audero Jadi Rebutan di Serie A? Sang Agen Akhirnya Buka Suara Soal Klub Baru Kiper Timnas Indonesia

Emil Audero Jadi Rebutan di Serie A? Sang Agen Akhirnya Buka Suara Soal Klub Baru Kiper Timnas Indonesia

Masa depan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi tanda tanya besar menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Sang agen akhirnya buka suara soal klub baru.
Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) menyebut adanya peningkatan tren penyakit tidak menular (PTM) dengan kategori kronis bagi masyarakat.
Klasemen Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos ke 32 Besar, Kanada dan Swiss Bisa Main Mata

Klasemen Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos ke 32 Besar, Kanada dan Swiss Bisa Main Mata

Klasemen Piala Dunia 2026 pada Jumat (19/6/2026) hadirkan kepastian pertama menuju babak 32 besar. Tuan rumah Meksiko menjadi tim pertama lolos ke fase gugur.
Jay Idzes Dapat Kabar Buruk dari Piala Dunia 2026, Rekan Setimnya di Sassuolo Alami Cedera Horror Usai Kena Tekel Brutal

Jay Idzes Dapat Kabar Buruk dari Piala Dunia 2026, Rekan Setimnya di Sassuolo Alami Cedera Horror Usai Kena Tekel Brutal

Kemenangan besar Kanada atas Qatar pada laga kedua Grup B Piala Dunia 2026 ternyata harus dibayar mahal. Rekan setim Jay Idzes di Sassuolo alami cedera horror.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT