News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎Jepang Gilas Tunisia 4-0, Samurai Biru Pecahkan Sejumlah Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026 ‎

Kemenangan Jepang tersebut tidak hanya membuka jalan Samurai Biru menuju babak 32 besar, tetapi juga menghadirkan sederet rekor baru di Piala Dunia 2026.
Minggu, 21 Juni 2026 - 15:22 WIB
Jepang Catatkan Sejarah di Piala Dunia
Sumber :
  • REUTERS/Eloisa Sanchez

‎Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Jepang mencatatkan malam bersejarah saat menghancurkan Tunisia dengan skor telak 4-0 pada lanjutan Grup F Piala Dunia 2026.

Kemenangan Jepang tersebut tidak hanya membuka jalan Samurai Biru menuju babak 32 besar, tetapi juga menghadirkan sederet rekor baru di Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Pertandingan yang berlangsung di Stadion Monterrey, Meksiko, Minggu (21/6/2026) siang WIB itu menjadi salah satu penampilan terbaik Jepang sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Anak asuh Hajime Moriyasu tampil dominan sejak menit awal hingga peluit akhir dibunyikan.

‎Jepang langsung menunjukkan ambisi besar untuk meraih kemenangan. Samurai Biru berhasil membuka keunggulan hanya beberapa menit setelah pertandingan dimulai.

‎Daichi Kamada menjadi pemain yang memecah kebuntuan bagi wakil Asia tersebut. Gelandang berusia 29 tahun itu sukses menjebol gawang Tunisia pada menit keempat.

‎Gol cepat tersebut membuat Jepang semakin percaya diri dalam mengembangkan permainan. Sebaliknya, Tunisia kesulitan keluar dari tekanan yang terus diberikan lawan.

‎Dominasi Jepang berlanjut sepanjang babak pertama. Ayase Ueda kemudian menggandakan keunggulan timnya pada menit ke-31.

‎Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Jepang tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang yang mereka ciptakan sepanjang 45 menit pertama.

‎Memasuki babak kedua, Tunisia mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, lini pertahanan Jepang tampil disiplin dan mampu meredam setiap ancaman yang datang.

‎Alih-alih memperkecil selisih gol, Tunisia justru kembali kebobolan. Junya Ito mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-69.

‎Jepang belum berhenti menekan meski sudah unggul tiga gol. Ayase Ueda kemudian melengkapi penampilan impresifnya lewat gol kedua yang dicetak pada menit ke-83.

‎Kemenangan 4-0 itu menjadi hasil yang sangat berarti bagi Jepang. Selain menjaga peluang lolos ke fase gugur, hasil tersebut juga memastikan Tunisia tersingkir lebih awal dari Piala Dunia 2026.

‎Dari dua pertandingan yang telah dijalani, Jepang kini mengoleksi empat poin. Sebelumnya, mereka bermain imbang 2-2 melawan Belanda pada laga pembuka Grup F.

‎Hasil tersebut membuat posisi Jepang sangat menguntungkan menjelang pertandingan terakhir grup. Saat menghadapi Swedia, mereka hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tiket ke babak 32 besar.

‎Kemenangan atas Tunisia tidak hanya menjaga peluang Jepang melaju ke babak 32 besar. Hasil tersebut juga menghadirkan sejumlah catatan bersejarah yang semakin menegaskan perkembangan pesat Samurai Biru di level dunia.

‎Rekor pertama datang melalui Daichi Kamada. Gelandang andalan Jepang itu mencatatkan namanya sebagai pencetak gol tercepat negaranya dalam sejarah Piala Dunia setelah membobol gawang Tunisia pada menit keempat pertandingan.

‎Gol cepat tersebut menjadi fondasi penting bagi kemenangan Jepang. Keunggulan sejak awal laga membuat para pemain Samurai Biru mampu mengontrol jalannya pertandingan dan menekan mental lawan.

‎Selain itu, kemenangan atas Tunisia juga menjadi pertandingan pertama dalam sejarah Piala Dunia yang memperlihatkan Jepang mampu mencetak empat gol dalam satu laga. Sebelumnya, Jepang belum pernah mencapai jumlah gol sebanyak itu dalam satu pertandingan di putaran final Piala Dunia.

‎Catatan tersebut sekaligus mengantarkan Jepang menjadi tim Asia pertama yang mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan Piala Dunia. Rekor itu semakin mempertegas peningkatan kualitas wakil Asia yang kini semakin mampu bersaing dengan negara-negara besar sepak bola dunia.

‎Margin kemenangan empat gol tanpa balas juga menjadi kemenangan terbesar Jepang sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Rekor sebelumnya akhirnya berhasil dilewati berkat penampilan dominan anak asuh Hajime Moriyasu sepanjang 90 menit pertandingan.

‎Menariknya lagi, laga Jepang kontra Tunisia memiliki nilai historis tersendiri bagi FIFA. Pertandingan tersebut tercatat sebagai laga ke-1.000 sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala Dunia sejak pertama kali digelar pada 1930.

‎(igp/hfp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bersiaplah! 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Pekerjaan Oktober 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Promosi

Bersiaplah! 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Pekerjaan Oktober 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Promosi

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung dalam karier atau pekerjaan bulan Oktober 2026: Ada yang berpeluang dapat promosi. Zodiakmu termasuk?
Tak Cuma Back to Back medali Emas di Asian Games, Rahmat Erwin Abdullah Juga Berhasil Pecahkan Dua Rekor Dunia

Tak Cuma Back to Back medali Emas di Asian Games, Rahmat Erwin Abdullah Juga Berhasil Pecahkan Dua Rekor Dunia

Rahmat Erwin Abdullah kembali mengharumkan nama Indonesia setelah merebut medali emas dari cabor angkat besi di Asian Games 2026 pada hari Sabtu 26 September.
Jenazah Taruno Hidayat Korban KM Virgo Tiba di Rumah Duka Madiun, Adiknya Masih Dicari

Jenazah Taruno Hidayat Korban KM Virgo Tiba di Rumah Duka Madiun, Adiknya Masih Dicari

Jenazah Taruno Hidayat, salah satu korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, tiba di kampung halamannya di Desa/Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu (26/9).
Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di depan FIFA, Thom Haye menyebut langkah Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berjalan mudah. Laga melawan Malaysia jadi fokus berikutnya.
Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Asri Welas mengenang Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia. Selama 11 tahun belajar seni, ia menyimpan banyak ilmu dan pesan dari sang maestro.
Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul kembali menegaskan somasi bukan langkah akhir. Namun, jika tidak ada klarifikasi atau dinilai tidak sesuai fakta, PBNU akan meneruskan perkara ke proses hukum.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT