Giliran Jerman Keluhkan Posisi Fotografer Piala Dunia 2026: Lagu Kebangsaan Seharusnya Dijalani Khidmat
- Reuters-Hakan Akgun / Anadolu
Jakarta, tvOnenews.com - Keluhan soal posisi fotografer di Piala Dunia 2026 ketika lagu kebangsaan diputar kembali dipermasalahkan. Setelah pelatih Inggris, Thomas Tuchel, kini pelatih Jerman, Julian Nagelsmann mengeluhkan hal serupa.
Thomas Tuchel dan Julian Nagelsmann sama-sama berasal dari Jerman. Namun keduanya sepakat soal lagu kebangsaan, baik itu Inggris, Jerman atau negara mana pun berhak mendengar lagu kebangsaan dengan khidmat.
Julian Nagelsmann mengkritik posisi fotografer saat lagu kebangsaan diputar. Di mana Nagelsmann mengaku terganggu dengan keberadaan para fotografer yang berada sangat dekat dengan area pelatih dan pemain saat prosesi sebelum pertandingan berlangsung.
Keluhan itu muncul setelah Jerman meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Pantai Gading dalam laga fase grup yang berlangsung di Toronto, Kanada, Minggu (21/6/2026) pagi WIB.
Menurut Nagelsmann, momen menyanyikan lagu kebangsaan merupakan bagian emosional yang sangat penting bagi sebuah tim. Namun, keberadaan fotografer dengan lensa berukuran besar justru mengganggu hubungan emosional tersebut.
"Apa yang benar-benar gila di sini adalah jaraknya yang sangat dekat. Saya bahkan difoto dari jarak hanya satu sentimeter dengan lensa yang sangat besar. Itu bena-benar terlalu dekat," kata Julian Nagelsmann dikutip dari laman Peta Pixel, Senin (22/6/2026).
Pelatih berusia 38 tahun itu secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Thomas Tuchel yang lebih dahulu melontarkan kritik terhadap FIFA.
"Saya tidak tahu seberapa jauh kami diperbolehkan untuk mengeluh. Tetapi saya setuju dengan Thomas Tuchel. Itu adalah momen emosional ketika Anda terhubung dengan para pemain selama lagu kebangsaan diputar," ujarnya.
Sebelumnya, Tuchel mengungkapkan bahwa keberadaan deretan fotografer di antara dirinya dan para pemain Inggris merusak momen penting sebelum pertandingan. Meski Inggris berhasil mengalahkan Kroasia 4-1, mantan pelatih Chelsea tersebut tetap menyoroti masalah tersebut.
Menanggapi kritik yang berkembang, FIFA akhirnya melakukan perubahan aturan terkait penempatan fotografer di stadion.
Federasi sepak bola dunia itu kini mengizinkan para pelatih untuk berdiri di sisi fotografer saat prosesi pra-pertandingan agar mereka tetap dapat melihat para pemain di lapangan secara langsung.
Selain itu, setiap tim kini diwajibkan memberi tahu ofisial FIFA mengenai posisi yang diinginkan pelatih saat lagu kebangsaan dikumandangkan. Keputusan tersebut harus disampaikan dalam pertemuan teknis sebelum pertandingan.
Namun, Nagelsmann menilai perubahan tersebut belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan.
Meski pelatih kini bisa berpindah posisi, risiko adanya fotografer yang mendekat dengan lensa besar tetap masih ada, terutama di stadion-stadion yang memiliki ruang terbatas.
Kondisi ini juga dipengaruhi desain sejumlah stadion Piala Dunia 2026 yang sebelumnya digunakan untuk pertandingan NFL. Karena ukuran lapangan American Football lebih kecil, jarak antara bangku cadangan dan garis lapangan menjadi lebih sempit sehingga ruang bagi fotografer pun terbatas.
Meski demikian, Nagelsmann berharap FIFA dapat terus melakukan evaluasi agar momen sakral sebelum pertandingan dapat dinikmati secara lebih nyaman oleh para pelatih dan pemain.
"Saya sepakat dengan Thomas Tuchel. Momen lagu kebangsaan adalah momen yang sangat emosional bagi tim," tegas Nagelsmann.
Load more