Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:17 WIB
Pemain Timnas Australia, Jackson Irvine, di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Eloisa Lopez

tvOnenews.com - Panggung Piala Dunia 2026 sempat dikejutkan oleh gelombang kejutan dari tim-tim Asia pada awal turnamen.

Namun, seiring berakhirnya fase grup yang melelahkan, euforia tersebut perlahan berganti menjadi kecemasan yang mendalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjelang bergulirnya babak 32 besar, barisan perwakilan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) kini kian menipis secara drastis di papan klasemen.

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi mulai runtuh akibat ketatnya persaingan, menyisakan segelintir tim yang benar-benar tangguh untuk bertahan di fase gugur.

Pertandingan Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026
Pertandingan Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Carlos Barria

Padahal, jika melihat kilas balik pada beberapa hari pertama pertandingan, wakil-wakil Asia sempat menunjukkan performa memukau yang melampaui ekspektasi publik global.

Kolektivitas tim yang solid membuat negara-negara Asia sempat tidak terkalahkan dalam beberapa hari laga secara beruntun.

Jika tidak memenangkan pertandingan secara mengejutkan, setidaknya mereka mampu mengamankan hasil imbang krusial melawan tim-tim mapan dari Eropa dan Amerika Selatan.

Start impresif ini sempat melahirkan optimisme tinggi bahwa Asia akan mengirimkan wakil terbanyaknya sepanjang sejarah.

 

Gugurnya kekuatan Asia satu per satu

Ahmed Fathy dan Issa Laye dalam laga Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026
Ahmed Fathy dan Issa Laye dalam laga Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • IMAGN IMAGES via Reuters/Blake Dahlin

Namun, ketatnya atmosfer Piala Dunia mulai menuntut konsistensi tingkat tinggi yang gagal dipertahankan oleh sebagian tim. Menuju babak 32 besar, satu per satu wakil Asia mulai tereliminasi secara tragis dari turnamen akbar ini.

Irak menjadi korban pertama setelah menelan hattrick kekalahan beruntun di fase grup. Singa Mesopotamia tereliminasi karena kegagalan mengantisipasi serangan balik cepat lawan dan koordinasi lini belakang yang rapuh, sehingga gagal mengumpulkan satu poin pun.

Vozinha usai laga Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Vozinha usai laga Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Phil Noble

Langkah pilu ini segera disusul oleh Arab Saudi, yang dipastikan "pulang kampung" akibat menelan kekalahan krusial di laga penentu, membuat mereka kalah bersaing dalam perolehan poin akhir.

Kegagalan ini memperpanjang catatan kelam tim Asia lainnya seperti Qatar dan Uni Emirat Arab yang sudah lebih dulu angkat koper karena gagal keluar dari tekanan mental dan kalah kualitas permainan di grup masing-masing.

 

Hanya Jepang dan Australia yang baru mengamankan tiket

Timnas Jepang usai laga melawan Swedia di Piala Dunia 2026
Timnas Jepang usai laga melawan Swedia di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Issei Kato

Pantauan tvOnenews.com hingga tanggal 27 Juni 2026, kenyataan pahit harus diterima oleh pencinta sepak bola Benua Kuning karena mayoritas delegasi mereka telah gugur.

Dari seluruh kontestan AFC, sejauh ini baru dua negara yang sudah menggenggam tiket resmi ke babak 32 besar, yaitu Jepang dan Australia.

Jepang sukses melaju berkat kematangan taktik luar biasa dan efisiensi konversi peluang yang sangat tinggi di grup mereka.

Sementara Australia mengamankan tempat setelah menunjukkan performa fisik yang kokoh serta mentalitas pantang menyerah khas Socceroos.

Sementara itu, tim-tim lain, seperti Iran dan Korea Selatan masih harus harap-harap cemas menanti keajaiban nasib mereka melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menipisnya keterwakilan Asia di babak 32 besar ini menjadi tamparan sekaligus pelajaran berharga bahwa turnamen sekelas Piala Dunia menuntut fokus tanpa celah.

Setelah Jepang dan Australia, tim mana lagi yang akan menyusul mereka mengamankan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026?

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT