Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi Mundur Setelah Korea Selatan Gagal di Piala Dunia, Hwang Myung-bo Dapat Kritik Keras Usai Hanya Baca Prompt di Hadapan Media

Cara Hwang Myung-bo mengumumkan pengunduran dirinya justru memicu gelombang kritik dari publik dan media Korea Selatan karena dianggap tidak menunjukkan penyesalan yang mendalam.
Senin, 29 Juni 2026 - 04:30 WIB
Hwang Myung-bo Resmi Mundur dari Jabatan Pelatih Timnas Korea
Sumber :
  • REUTERS/Eloisa Sanchez

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Hwang Myung-bo resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih kepala Timnnas Korea Selatan setelah Taeguk Warriors mencatatkan hasil terburuk sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di ajang Piala Dunia.

Namun, bukan hanya kegagalan di lapangan yang menjadi sorotan. Cara Hwang Myung-bo mengumumkan pengunduran dirinya justru memicu gelombang kritik dari publik dan media Korea Selatan karena dianggap tidak menunjukkan penyesalan yang mendalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari laman Xsports, Hwang Myung-bo menggelar konferensi pers di base camp Timnas Korea Selatan di Chivas Verde Valle, Guadalajara, Meksiko, sehari setelah Korea dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026, Minggu (28/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, pelatih berusia 56 tahun itu mengumumkan secara resmi bahwa dirinya mengundurkan diri, meski sebenarnya masih terikat kontrak hingga Piala Asia 2027 di Arab Saudi.

Keputusan itu diambil setelah Korea Selatan gagal melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Secara hasil, pengunduran diri Hwang Myung-bo memang sudah diprediksi banyak pihak. Korea Selatan hanya mampu meraih satu kemenangan dan menelan dua kekalahan di fase grup.

Setelah mengalahkan Republik Ceko pada laga pembuka, Korea Selatan justru tumbang dari Meksiko dan secara mengejutkan dikalahkan Afrika Selatan pada pertandingan penentuan.

Hasil tersebut membuat Korea Selatan finis di peringkat ketiga grup dengan tiga poin dan selisih gol minus satu.

Harapan lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik pun pupus. Dari 12 tim peringkat ketiga, Korea Selatan hanya berada di posisi ke-10, sehingga gagal merebut delapan tiket menuju babak 32 besar.

Ironisnya, Piala Dunia 2026 menggunakan format baru dengan 48 peserta yang memberikan peluang lebih besar kepada setiap negara untuk lolos ke fase gugur.

Sebanyak 24 tim yang finis di posisi dua besar grup lolos otomatis ke babak 32 besar, sedangkan delapan tiket tambahan diberikan kepada tim peringkat ketiga terbaik.

Meski peluang lebih besar dibanding edisi-edisi sebelumnya, Korea Selatan justru gagal memanfaatkannya dan harus puas mengakhiri turnamen di peringkat ke-34 dunia, yang disebut sebagai pencapaian terburuk dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia.

Kekalahan dari Afrika Selatan menjadi titik balik yang paling disesalkan. Saat itu Korea Selatan hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan kelolosan dengan kekuatan sendiri.

Namun, permainan pasif yang diterapkan Hwang Myung-bo membuat tim kesulitan mencetak gol. Bahkan ketika tertinggal, perubahan strategi dinilai terlambat sehingga Korea Selatan harus pulang lebih awal.

Dalam konferensi pers pengunduran dirinya, Hwang Myung-bo hanya menyampaikan pernyataan singkat yang berlangsung sekitar satu setengah menit tanpa membuka sesi tanya jawab dengan awak media.

"Saya tidak mampu memberikan hasil yang diharapkan masyarakat. Tanggung jawab sepenuhnya ada pada saya sebagai pelatih," ujar Hwang Myung-bo.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, staf pelatih, dan tim pendukung selama mendampingi Timnas Korea Selatan.

"Hari ini saya memutuskan mundur dari jabatan pelatih tim nasional. Namun, saya tidak pernah berhenti mencintai sepak bola Korea. Saya berharap tim nasional kembali mendapatkan kepercayaan dan dukungan penuh dari masyarakat," ucapnya.

Setelah membacakan pernyataan tersebut, Hwang Myung-bo langsung meninggalkan ruangan tanpa melayani satu pun pertanyaan dari wartawan.

Sikap itulah yang kemudian memicu kontroversi. Banyak media dan suporter Korea Selatan menilai mantan bek legendaris tersebut terlalu cepat mengakhiri konferensi pers sehingga menimbulkan kesan kurang bertanggung jawab atas kegagalan tim.

Sejumlah komentar di media sosial bahkan mempertanyakan ketulusan Hwang Myung-bo dalam menyampaikan permintaan maaf kepada publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Piala Dunia 2026: Reaksi Pelatih Afrika Selatan Usai Dikalahkan Kanada 0-1 di 32 Besar, Akui Kalah Kualitas dari Tuan Rumah

Piala Dunia 2026: Reaksi Pelatih Afrika Selatan Usai Dikalahkan Kanada 0-1 di 32 Besar, Akui Kalah Kualitas dari Tuan Rumah

Pelatih Timnas Afrika Selatan, Hugo Broos, mengakui timnya kalah bersaing dari Kanada setelah tersingkir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan skor 1-0.
Menteri PPPA Minta Masyarakat Tak Sebar Foto dan Menghakimi Korban Penyekapan di Bandung

Menteri PPPA Minta Masyarakat Tak Sebar Foto dan Menghakimi Korban Penyekapan di Bandung

Menteri PPPA Arifah Fauzi, penyebaran konten yang berkaitan dengan korban dapat berpotensi memperburuk kondisi psikologis yang masih dalam proses pemulihan.
Piala Dunia 2026: Gagal Bawa Korea Selatan ke 32 Besar, Hong Myung-bo Minta Maaf dan Resmi Mundur Sebagai Pelatih

Piala Dunia 2026: Gagal Bawa Korea Selatan ke 32 Besar, Hong Myung-bo Minta Maaf dan Resmi Mundur Sebagai Pelatih

Pelatih Timnas Korea Selatan, Hong Myung-bo, resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah gagal membawa Taeguk Warriors ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Boy Arnez Punya Julukan Baru Usai Heroik Bawa Timnas Voli Indonesia Raih Gelar Juara AVC Men's Cup 2026

Boy Arnez Punya Julukan Baru Usai Heroik Bawa Timnas Voli Indonesia Raih Gelar Juara AVC Men's Cup 2026

Outside Hitter Timnas Voli Indonesia, Boy Arnez mendapatkan julukan baru usai tampil gemilang hingga membawa Garuda meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Keluarga Dokter Icha Akan Laporkan Tiga Anggota DPRD Timur Laut Utara ke Polda NTT

Keluarga Dokter Icha Akan Laporkan Tiga Anggota DPRD Timur Laut Utara ke Polda NTT

ketiga anggota DPRD tersebut yakni Norbertus Bani dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Veronika Lake dari PDI Perjuangan, dan Thrensius Lazakar, dari Golkar. 

Trending

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.  
Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026). 
Ingatkan Soal Kondisi Psikologis, KemenPPPA Minta Masyarakat Tak Sebar Konten Korban Penganiayan Oleh Taufik Hidayat

Ingatkan Soal Kondisi Psikologis, KemenPPPA Minta Masyarakat Tak Sebar Konten Korban Penganiayan Oleh Taufik Hidayat

Kasus penyekapan disertai penganiayaan yang dialami seorang perempuan berinisial YTR oleh pelaku Taufik Hidayat menuai polemik publik.
Sempat Viral Dahulu Sebelum Tertangkap, DPRD Beri Respons Menohok ke Polda Jabar Usai Tangkap Taufik Hidayat

Sempat Viral Dahulu Sebelum Tertangkap, DPRD Beri Respons Menohok ke Polda Jabar Usai Tangkap Taufik Hidayat

Kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap wanita berinisial YTR (29) oleh pria bernama Taufik Hidayat terus mneyita perhatian publik akibat kekejihannya.
Kick Off Babak 32 Besar, Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis Tanpa VPN dan Link Ilegal

Kick Off Babak 32 Besar, Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis Tanpa VPN dan Link Ilegal

Total 16 pertandingan di babak 32 besar ini akan digelar hingga Sabtu, 4 Juli 2026 mendatang untuk memperebutkan slot di babak 16 besar Piala Dunia 2026. 
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Vs Kanada

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Vs Kanada

Pertandingan Afrika Selatan kontra Kanada di Grup A Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion SoFi, Inglewood, California, Amerika Serikat (AS), Senin (29/6/2026) pukul 02.00 WIB.
Konflik Amerika-Iran Kembali Memanas, Pakistan Serukan Semua Pihak Patuhi Kesepakatan

Konflik Amerika-Iran Kembali Memanas, Pakistan Serukan Semua Pihak Patuhi Kesepakatan

i tengah kembali memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang mengancam kelangsungan gencatan senjata yang rapuh, Pakistan pada Minggu mendesak semua pihak untuk mematuhi kesepakatan yang dikenal sebagai Nota Kesepahaman Islamabad.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT