News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AS Tersingkir di Piala Dunia 2026, Tapi Polemik Balogun Masih Berlanjut! Kali Ini Giliran Thomas Tuchel yang Buka Suara

Perjalanan Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026 resmi berakhir setelah dihajar Belgia dengan skor telak 1-4 pada babak 16 besar Selasa 7 Juli Pagi tadi.
Selasa, 7 Juli 2026 - 16:27 WIB
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel
Sumber :
  • IMAGN IMAGES via Reuters/Jim Rassol

tvOnenews.com - Perjalanan Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026 resmi berakhir setelah dihajar Belgia dengan skor telak 1-4 pada babak 16 besar.

Meski sudah resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026, polemik mengenai Folarin Balogun yang sebelumnya mendapat kartu merah, tetapi tetap diizinkan FIFA tampil menghadapi Belgia terus bergulir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terbaru, pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel sempat memberikan pandangannya terkait keputusan kontroversial FIFA Itu.

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel
Sumber :
  • IMAGN IMAGES via Reuters/Jim Rassol

Menurut Tuchel, keputusan membatalkan larangan bermain Balogun justru memunculkan kebingungan mengenai penerapan aturan disiplin di Piala Dunia 2026.

"Dari mana ini dimulai dan di mana ini berakhir sekarang? Bisakah kita membatalkannya atau tidak? Apa yang sedang terjadi?," kata Thomas Tuchel.

Balogun sebelumnya menerima kartu merah ketika Amerika Serikat menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar.

Sesuai regulasi turnamen, hukuman itu seharusnya membuat penyerang andalan tuan rumah absen pada pertandingan berikutnya melawan Belgia.

Namun, FIFA memilih tidak menerapkan skorsing otomatis sehingga Balogun tetap bermain memperkuat Amerika Serikat pada fase gugur tersebut.

Belakangan diketahui jika keputusan itu muncul setelah Presiden AS yakni Donald Trump menghubungi Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk membahas hukuman Balogun.

Sehari kemudian, Trump bahkan menyampaikan terima kasih kepada FIFA karena telah membalikkan ketidakadilan besar.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, Presiden AS, Donald Trump, dan Striker Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun
Presiden FIFA, Gianni Infantino, Presiden AS, Donald Trump, dan Striker Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun
Sumber :
  • Kolase Reuters/Lisi Niesner/Evan Vucci/Steven Bisig

Usai membawa Inggris mengalahkan Meksiko, Tuchel kembali dimintai tanggapan mengenai kemungkinan mengajukan petisi serupa kepada FIFA.

"Pertanyaan yang saya ajukan adalah, di mana batasannya harus ditarik? Saya tidak punya jawaban untuk itu," katanya.

"Apakah kita mengajukan banding jika kartu kuning bukan kartu kuning? Apakah kita berpikir itu bukan kartu merah atau siapa yang berpikir demikian? Dari mana ini dimulai dan di mana ini berakhir? Itulah pertanyaan saya. Saya tidak punya jawabannya." lanjutnya.

Tuchel juga menyindir konsistensi keputusan wasit dengan menyinggung kartu kuning Declan Rice serta Michael Olise saat Prancis menghadapi Paraguay.

"Jadi, apakah kartu kuning kita setelah menit pertama terhadap Declan Rice, kita bisa berdebat tanpa henti. Saya rasa itu bukan kartu kuning. Apakah kita akan mendapatkan kartu ini kembali?" terang Tuchel.

"Apakah Prancis akan mendapatkan kembali kartu kuning untuk Michael Olise yang sebenarnya bukan kartu kuning? Sampai di mana ini akan berakhir? Di mana ini akan berhenti?" tambahnya.

"Saya tidak tahu aturannya. Saya bukan orang yang tepat untuk ditanya. Saya akan menunggu dan melihat apa yang akan terjadi," pungkasnya.

(akg)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri dan Dirres PPA-PPO Polda jajaran mengungkap fakta baru terkait kasus TPPO modus perekrutan WNI sebagai tentara bayaran di negara Rusia.
Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi menuntut institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk bergerak cepat melakukan adaptasi ..
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Jadwal Liga Champions 2026-2027 Pekan Ini: Manchester United Jamu AS Roma, Calvin Verdonk ke Norwegia

Jadwal Liga Champions 2026-2027 Pekan Ini: Manchester United Jamu AS Roma, Calvin Verdonk ke Norwegia

Manchester United akan menjamu AS Roma dalam pertandingan lanjutan Liga Champions 2026-2027 pekan ini. Sedangkan Calvin Verdonk akan melawat ke Norwegia bersama Lille.
Cristiano Ronaldo Jr. Dipanggil Timnas Portugal U-17 untuk Pertama Kalinya, Akankah CR7 Ikut Comeback?

Cristiano Ronaldo Jr. Dipanggil Timnas Portugal U-17 untuk Pertama Kalinya, Akankah CR7 Ikut Comeback?

Cristiano Ronaldo Jr. mendapat panggilan perdana memperkuat Timnas Portugal U-17 untuk kualifikasi Euro 2027, sementara sang ayah berpeluang kembali ke timnas.
BMW Goda Tesla dengan Uji Coba Swakemudi Penuh di Jalan Perkotaan pada 2027

BMW Goda Tesla dengan Uji Coba Swakemudi Penuh di Jalan Perkotaan pada 2027

BMW menantang teknologi Full Self Driving (Supervised) milik Tesla dengan menawarkan kemampuan berkendara swakemudi berbasis rute.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT