Ada Apa dengan Argentina? La Albiceleste Catat 0 Tembakan Hingga Babak Kedua Berakhir di Final Piala Dunia 2026
- IMAGN IMAGES via Reuters/James Lang
Jakarta, tvOnenews.com - Statistik mengejutkan terjadi dalam partai final Piala Dunia 2026. Argentina yang berstatus sebagai juara bertahan justru tampil tertekan di hadapan Spanyol.
Duel antara Spanyol kontra Argentina kini berlanjut hingga babak perpanjangan waktu usai kedua tim bermain dengan skor kacamata. Belum ada satu gol pun tercipta dalam laga yang berlangsung di Stadion New York, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Partai puncak pesta bola dunia tersebut sejatinya sangat dinantikan para suporter mengingat kedua tim berstatus sebagai raksasa. Spanyol berada di peringkat kedua, sedangkan Argentina di puncak ranking FIFA.
Namun, kejadian berbeda justru terjadi di lapangan. Hal ini diakibatkan tak banyaknya peluang berbahaya yang terjadi dalam waktu normal.
Berdasarkan data Fotmob, Spanyol justru tampil sangat dominan dengan 66 persen dalam penguasaan bola. Hingga peluit akhir babak kedua dibunyikan, La Furia Roja mencatatkan 15 tendangan dengan 10 di antaranya tepat sasaran.
Pasukan asuhan Luis de La Fuente itu bermain rapi dengan skema kaki ke kaki. Spanyol hingga babak kedua berakhir mencatatkan total 583 operan dengan 90 persen akurat.
Sedangkan statistik sangat jomplang atau berbeda justru dialami Argentina. Sang juara bertahan seperti benar-benar bermain bertahan selama dua babak di waktu normal tersebut.
Lionel Messi yang diharapkan mampu menunjukkan magisnya, justru dibuat tak bisa berkutik banyak. Hal ini ditunjukkan dengan statistik mengherankan La Albiceleste yang tak mencatatkan satu tembakan pun ke gawang Spanyol.
Argentina bahkan hanya melakukan 268 operan dengan 80 persen akurasi. Serangan La Albiceleste terlihat mampet ketika mendekati kotak penalti Spanyol.
Anak asuh pelatih Lionel Scaloni itu bahkan lebih disibukkan dalam menjaga kendali dan menahan berbagai gempuran yang dilakoni La Furia Roja.
Situasi semakin memprihatinkan bagi Argentina usai harus bermain dengan 10 pemain. Hal itu dialami setelah Enzo Fernandez diusir dari lapangan pada menit ke-90+3.
Enzo Fernandez yang hendak mengejar bola justru harus bertubrukan dan mengenai Pau Cubarsi. Akibatnya, pemain Chelsea itu diganjar kartu kuning kedua dan memaksa Argentina bermain dengan skuad pincang.
Load more