Bocorkan Rencana Piala Dunia 2030, Presiden FIFA Gianni Infantino Minta Maaf
- instagram Gianni Infantino
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden FIFA, Gianni Infantino akhirnya buka suara soal penolakan atas rencananya untuk menjual sebagian saham Piala Dunia yang menyebabkan krisis di internal FIFA.
Gianni Infantino meminta maaf setelah FIFA menggelar pertemuan darurat bersama Dewan FIFA di Maroko. Pertemuan darurat itu dilakukan setelah FIFA Forward Enterprise (FFE), program yang diinisiasi sendiri oleh Gianni Infantino ditolak dari berbagai level federasi negara hingga asosiasi benua.
Dalam surat resmi yang ditandatangani Gianni Infantino bersama Sekretaris Jenderal FIFA, Matthias Grafstrom, jajaran pimpinan FIFA menegaskan bahwa mereka tetap solid menghadapi tekanan yang muncul dalam beberapa pekan terakhir.
"Untuk menghindari keraguan, Sekretaris Jenderal FIFA dan Dewan Manajemen yang hadir kembali menegaskan dukungan penuh kepada Presiden FIFA Gianni Infantino sebagai satu-satunya pejabat yang dipilih oleh 211 Asosiasi Anggota FIFA," tulis surat tersebut dikutip dari laman Inside World Football, Kamis (6/8/2026).
FIFA memang mengakui terdapat kekeliruan dalam proses penyusunan proposal tersebut. Organisasi itu menyebut komunikasi kepada Dewan FIFA dan seluruh asosiasi anggota tidak berjalan sebagaimana mestinya sehingga memunculkan berbagai kesalahpahaman.
"Kami mengakui bahwa telah terjadi kesalahan dalam proses pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE). Bukan tujuan kami membuat Dewan FIFA maupun Asosiasi Anggota FIFA merasa tidak dilibatkan dan proses tersebut seharusnya ditangani dengan cara yang berbeda. Kami juga mengakui adanya kesalahan setelah proposal itu bocor ke media," tulis FIFA.
Meski meminta maaf, banyak pihak menilai pernyataan tersebut belum sepenuhnya menunjukkan tanggung jawab pribadi Infantino. Presiden FIFA itu tidak secara eksplisit mengakui kesalahannya, melainkan hanya menyebut adanya kekurangan dalam proses administrasi dan komunikasi internal.
"Kami dengan tulus meminta maaf atas kesalahan-kesalahan tersebut dan berkomitmen agar hal itu tidak terjadi lagi. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, kami akan melakukan evaluasi yang diperlukan," lanjut isi surat.
Dalam pertemuan di Maroko, Gianni Infantino turut mengumpulkan sejumlah pejabat penting FIFA, termasuk Matthias Grafstrom, Chief Legal Officer Emilio Garcia, Chief Financial Officer Thomas Peyer, Director of Member Associations Europe Elkhan Mammadov, hingga Deputy Chief Member Associations Officer Gelson Fernandes.
Load more