Kritikan Fabio Capello soal Timnas Italia: Jangan Selalu Mengandalkan Pemain Sayap
- REUTERS/FLAVIO LO SCALZO
Jakarta, tvOnenews.com - Fabio Capello menyoroti penampilan Timnas Italia saat menghadapi Belgia. Ia meminta Gli Azzurri bermain lebih efektif ketika membangun serangan.
Capello menilai Italia masih terlalu sering mengandalkan serangan dari sisi lapangan. Menurutnya, pola tersebut belum cukup untuk membongkar pertahanan lawan.
"Harus lebih banyak bermain secara vertikal agar bisa menyulitkan lawan di lini depan," ujar Capello, dilansir dari La Gazzetta dello Sport. Ia melihat masalah tersebut sangat jelas saat Italia menghadapi Belgia.
Menurut Capello, Italia membutuhkan lebih banyak variasi dalam membangun serangan. Salah satunya dengan memaksimalkan umpan vertikal dan umpan silang.
"Untuk bisa efektif dalam menyerang, Italia harus menemukan alternatif selain permainan dari sisi sayap," kata Capello. "Mereka membutuhkan umpan-umpan vertikal dan lebih banyak melakukan umpan silang."
Masalah tersebut terlihat ketika Italia kalah 0-2 dari Belgia pada Sabtu (26/9/2026). Pertandingan UEFA Nations League itu berlangsung di Stadio Olimpico, Italia.
Kedua tim sebenarnya langsung saling mengancam sejak awal pertandingan. Gianluigi Donnarumma dan Senne Lammens sama-sama melakukan penyelamatan penting.
Belgia kemudian membuka keunggulan pada menit ke-20. Godts mengecoh Gianluca Mancini dan Diego Coppola sebelum melepaskan tembakan mendatar.
Donnarumma menjadi salah satu pemain penting Italia pada babak pertama. Kiper sekaligus kapten Gli Azzurri itu beberapa kali menggagalkan peluang Belgia.
De Ketelaere dan Nicolas Raskin sempat memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan. Namun, Donnarumma tampil sigap untuk menjaga gawang Italia tetap aman.
Godts kembali mendapat peluang melalui sundulan kerasnya. Lagi-lagi Donnarumma mampu mengantisipasi bola dan menggagalkan upaya tersebut.
Italia mencoba bangkit setelah turun minum. Moise Kean langsung memberikan ancaman yang memaksa Lammens melakukan penyelamatan.
Francesco Pio Esposito kemudian memperoleh dua peluang untuk menyamakan kedudukan. Namun, penyerang Inter Milan itu belum mampu menaklukkan kiper Belgia.
Kegagalan Italia memanfaatkan peluang akhirnya harus dibayar mahal. Belgia justru memperbesar keunggulan melalui Lukebakio pada menit ke-69.
Lukebakio membawa bola dari garis tengah sebelum melewati sejumlah pemain Italia. Ia kemudian melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti.
Italia berusaha mengejar ketertinggalan pada menit-menit akhir. Namun, peluang Riccardo Calafiori dan Giorgio Scalvini belum mampu menghasilkan gol.
Skor 0-2 bertahan hingga pertandingan berakhir. Hasil tersebut membuat Italia harus bekerja lebih keras pada laga berikutnya.
(sub)
Load more