News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FAM Akhirnya Minta Maaf soal Skandal 7 Pemain Timnas Malaysia, Ada Janji Tegas agar Kasus Tak Terulang

FAM akhirnya meminta maaf atas skandal dokumen tujuh pemain naturalisasi Malaysia. Kepengurusan baru berjanji memperketat administrasi dan mencari solusi.
Rabu, 30 September 2026 - 19:24 WIB
Para pemain naturalisasi Timnas Malaysia
Sumber :
  • FAM

Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada para pendukung Harimau Malaya terkait skandal dokumen tujuh pemain keturunan yang mengguncang sepak bola Malaysia sejak tahun lalu. Presiden FAM yang baru, Datuk Ab Ghani Hassan, memastikan persoalan serupa tidak boleh kembali terjadi selama dirinya memimpin federasi tersebut.

Permintaan maaf itu disampaikan Ab Ghani atas nama seluruh jajaran pengurus dan Komite Eksekutif (Exco) FAM yang baru dilantik setelah dirinya terpilih sebagai presiden pada 17 September 2026. Ia mengatakan pembenahan administrasi pemain tim nasional menjadi salah satu perhatian utama kepemimpinannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya mewakili seluruh pengurus FAM hari ini untuk meminta maaf kepada seluruh penggemar sepak bola Malaysia atas masalah pemalsuan dokumen tujuh pemain warisan yang terjadi tahun lalu," kata Ab Ghani dalam konferensi pers di Wisma FAM, Kelana Jaya dikutip dari media Malaysia, Kosmo, Rabu (30/9/2026).

Ab Ghani menegaskan FAM akan memperketat proses pemeriksaan dokumen pemain yang akan memperkuat tim nasional Malaysia. Ia juga berkomitmen memastikan kasus yang sama tidak kembali mencoreng sepak bola Negeri Jiran.

"Oleh karena itu, saya telah memberikan komitmen selama masa kepemimpinan saya di FAM bahwa masalah seperti ini tidak akan dibiarkan terjadi lagi," ujarnya.

Skandal tersebut sebelumnya membuat FAM dan tujuh pemain mendapat hukuman dari FIFA setelah ditemukan pelanggaran terkait dokumen kewarganegaraan dan kelayakan pemain. FIFA pada September 2025 menyatakan FAM menggunakan dokumen yang telah diubah untuk mengajukan pemeriksaan kelayakan tujuh pemain tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuh pemain yang terseret perkara itu adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Arrocha, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Mereka sebelumnya tampil untuk Malaysia, termasuk ketika menghadapi Vietnam pada Kualifikasi Piala Asia 2027 pada 10 Juni 2025.

Kasus tersebut kemudian berlanjut hingga Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada Maret 2026. CAS menyatakan pelanggaran pemalsuan dokumen kelayakan terbukti dan mempertahankan hukuman larangan bermain selama 12 bulan dalam pertandingan resmi bagi tujuh pemain, sementara denda terhadap FAM sebesar 350 ribu franc Swiss tetap berlaku.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bangkit Pascakebakaran, Bantuan PNM Bersama BRINS Nyalakan Harapan Baru Warga Sade

Bangkit Pascakebakaran, Bantuan PNM Bersama BRINS Nyalakan Harapan Baru Warga Sade

Upaya bangkitkan harapan warga Sade pascakebakaran, PNM bersama BRINS menyiapkan pendampingan lanjutan bagi para nasabah melalui berbagai program pemberdayaan.
Striker Naturalisasi Malaysia Tolak Mentah-mentah Main di Liga Indonesia, Ini Alasannya

Striker Naturalisasi Malaysia Tolak Mentah-mentah Main di Liga Indonesia, Ini Alasannya

Striker naturalisasi Malaysia, Bergson da Silva, mengaku tak pernah membayangkan bermain di Liga Indonesia dan menegaskan dirinya nyaman berkarier di Malaysia.
Warga Jabar Buruan Cek Aplikasi Sapawarga, Dedi Mulyadi Berikan Asuransi BPJS Ketenagakerjaan

Warga Jabar Buruan Cek Aplikasi Sapawarga, Dedi Mulyadi Berikan Asuransi BPJS Ketenagakerjaan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberi kabar baik untuk semua warga Jabar. Ternyata ada asuransi Aing yang bermanfaat untuk warga kurang mampu.
Desak Made Raih Emas dan Cetak Rekor, Tim Indonesia Penuhi Target Medali Asian Games 2026

Desak Made Raih Emas dan Cetak Rekor, Tim Indonesia Penuhi Target Medali Asian Games 2026

Desak Made meraih medali emas dari nomor speed putri cabor panjat tebing setelah menjadi yang tercepat dalam perlombaan yang berlangsung di Nagoya International Exhibition Hall, Rabu (30/9/2026).
Ratusan Umat Khusyuk Ikuti Ibadat Taizé di Taman Doa Maria Oblat Blotan Sleman

Ratusan Umat Khusyuk Ikuti Ibadat Taizé di Taman Doa Maria Oblat Blotan Sleman

Suasana syahdu dan penuh ketenangan menyelimuti Taman Doa Maria Oblat, Blotan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, saat ratusan umat berkumpul untuk mengikuti Ibadat Taizé.
Makin Diakui, Maarten Paes Banjir Pujian Warganet Belanda usai Jadi Penyelamat Timnas Indonesia

Makin Diakui, Maarten Paes Banjir Pujian Warganet Belanda usai Jadi Penyelamat Timnas Indonesia

Maarten Paes banjir sorotan warganet Belanda usai jadi 'penyelamat' saat Timnas Indonesia tahan Malaysia. Kiper Ajax itu diakui makin moncer usai laga tersebut.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Beroperasi, Tarif Gratis Selama 14 Hari

Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Beroperasi, Tarif Gratis Selama 14 Hari

PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) pada Rabu (30/9/2026) mulai mengoperasikan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) ruas Gending-Paiton.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT