GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi, FIFA Umumkan 3 Nama yang Jadi Biang Kerok Skandal Dokumen Palsu Pemain Naturalisasi Malaysia

FIFA secara resmi membeberkan tiga nama yang dianggap sebagai aktor utama di balik penggunaan dokumen palsu dalam proses naturalisasi pemain Timnas Malaysia
Selasa, 18 November 2025 - 22:12 WIB
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Instagram Timnas Malaysia

“Investigasi lanjutan menjadi penting untuk mengetahui sejauh mana praktik ini berlangsung dan siapa saja yang terlibat,” demikian bunyi laporan FIFA.

Skandal ini memasuki fase baru setelah kasus tersebut disebutkan akan dibawa ke ranah pidana. Berdasarkan laporan ESPN, FIFA berencana menggelar investigasi formal terhadap FAM. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini diambil selaras dengan diterbitkannya laporan 63 halaman terkait keputusan menolak banding FAM atas sanksi yang diberikan kepada tujuh pemain naturalisasinya: Gabriel Palmero, Facundo Garcés, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, João Figueiredo, Hector Hevel, dan Jon Irazábal.

Ketujuh pemain itu dinyatakan bersalah lantaran tidak memiliki garis keturunan Malaysia, sesuatu yang menjadi syarat utama dalam proses naturalisasi berdasarkan regulasi FIFA. 

Dalam laporan tersebut, FIFA menampilkan berbagai bukti, termasuk percakapan WhatsApp yang menguatkan dugaan bahwa para pemain menggunakan dokumen yang dimanipulasi untuk mendapatkan kewarganegaraan Malaysia. Temuan itu menjadi dasar kuat FIFA untuk mempertegas sanksinya.

FIFA juga menyebut bahwa FAM nyaris tidak memiliki alasan atau dasar yang cukup kuat untuk mengajukan banding kembali ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Laporan itu bahkan menyinggung adanya kemungkinan penambahan catatan pelanggaran terhadap FAM, menandakan tingkat keseriusan kasus ini.

Selain itu, operasi internal FAM bakal menjadi bagian penting dalam investigasi lanjutan untuk menelusuri apakah ada prosedur resmi yang disalahgunakan dari dalam organisasi.

Dalam kesimpulannya, FIFA menyebut kasus pemalsuan dokumen ini sebagai pelanggaran berat. Karena itu, organisasi tersebut memutuskan untuk menyampaikan temuan mereka kepada otoritas kriminal.

Proses pelaporan akan dilakukan kepada pihak berwenang di Malaysia, Brasil, Argentina, Belanda, dan Spanyol, negara-negara yang berkaitan dengan asal-usul keluarga para pemain yang disebutkan dalam dokumen palsu tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain investigasi, FIFA juga menjatuhkan sanksi finansial yang tidak kecil. FAM dikenai denda sebesar 350 ribu Franc Swiss, atau sekitar Rp7,2 miliar. 

Sementara itu, ketujuh pemain yang terlibat juga dikenai hukuman berupa denda 2 ribu Franc Swiss serta larangan beraktivitas selama 12 bulan. Sanksi ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi federasi dan pemain lain agar tidak melakukan tindakan serupa. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fakta-Fakta Kasus Mayat dalam Koper di Brebes, Jari Terlihat dari Celah Resleting hingga Motif Pelaku Kesal saat Ditagih Utang

Fakta-Fakta Kasus Mayat dalam Koper di Brebes, Jari Terlihat dari Celah Resleting hingga Motif Pelaku Kesal saat Ditagih Utang

Fakta-fakta kasus mayat dalam koper di Brebes, Jawa Tengah, akhirnya terkuak. Hal ini bermula dari ditemukannya koper misterius di sebuah rumah kosong pada Senin (16/2/2026) lalu. 
Deretan Fakta Terbaru Kasus Kematian Mahasiswi di Apartemen Cikarang, Buntut Tewas Diduga Tenggak Obat Aborsi

Deretan Fakta Terbaru Kasus Kematian Mahasiswi di Apartemen Cikarang, Buntut Tewas Diduga Tenggak Obat Aborsi

Berikut fakta terbaru hasil penyelidikan kasus kematian mahasiswi, PAF (20) yang ditemukan tewas di Apartemen Riverview Tower Mahakam, Cikarang Utara, Bekasi..
Jelang Ramadan, BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan Ringan Hingga petir Hari Ini

Jelang Ramadan, BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan Ringan Hingga petir Hari Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Rabu.
Emas Pegadaian Rontok Berjamaah, Galeri24 Balik ke Level Rp2,94 Juta per Gram

Emas Pegadaian Rontok Berjamaah, Galeri24 Balik ke Level Rp2,94 Juta per Gram

Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan perdagangan Selasa pagi
Diskotek di Jakarta Wajib Tutup H-1 Ramadhan hingga H+3 Lebaran

Diskotek di Jakarta Wajib Tutup H-1 Ramadhan hingga H+3 Lebaran

Ketentuan tersebut dikeluarkan sebagai bagian dari penyesuaian aktivitas usaha pariwisata guna menjaga ketertiban dan menghormati nilai keagamaan masyarakat selama Ramadhan.
Omongan Jujur Sergio Castel soal Persib, Striker Asal Spanyol Itu dari Awal Sudah Tahu Kualitas Skuad Bojan Hodak

Omongan Jujur Sergio Castel soal Persib, Striker Asal Spanyol Itu dari Awal Sudah Tahu Kualitas Skuad Bojan Hodak

Sergio Castel bicara jujur soal kesan pertamanya berada di dalam Persib Bandung. Sergio Castel merupakan striker baru Persib Bandung yang berasal dari Spanyol.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Status kontrak Joao Felix dengan Al Nassr sedang menjadi perbincangan. Salah seorang junalis Arab Saudi membongkar detail kontrak pemain Portugal tersebut.
Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Tips puasa Ramadhan ala Ade Rai, hindari makan bahan ini saat sahur dan berbuka, tubuh akan sehat dan badan ideal.
Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Betrand Peto ungkap perbandingan saat dirinya tinggal dengan Sarwendah dan Ruben Onsu. Seperti apa? Simak informasi selengkapnya dalam artikel di bawah ini!
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 19 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan hari ini.
Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026. Dari SKB 3 Menteri, tidak ada Libur Nasional & Cuti Bersama pada Rabu, 18 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT