GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku Pelemparan Petasan ke Emil Audero Dihukum 4 Tahun Larangan Beraktivitas di Sepak Bola

Insiden pelemparan petasan yang melukai Emil Audero sempat menghentikan pertandingan antara US Cremonese dan Inter Milan akhirnya menemukan titik terang. 
Senin, 16 Februari 2026 - 20:34 WIB
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero jadi korban lemparan petasan
Sumber :
  • Lega Serie A

Jakarta, tvOnenews.com - Pelaku pelemparan petasan ke arah pemain Timnas Indonesia, Emil Audero mendapatkan hukuman empat tahun larangan beraktivitas di sepak bola. 

Insiden pelemparan petasan yang melukai Emil Audero sempat menghentikan pertandingan antara US Cremonese dan Inter Milan akhirnya menemukan titik terang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang ultras Inter berusia 19 tahun resmi dijatuhi hukuman larangan menghadiri seluruh aktivitas sepak bola selama empat tahun.

Dilansir dari laman Il Giornale, keputusan tersebut dikeluarkan oleh otoritas keamanan setempat setelah insiden yang terjadi pada 1 Februari lalu di Stadion Zini, Cremona. 

Petasan yang dilempar pelaku meledak di dekat penjaga gawang Cremonese, Emil Audero, memaksa wasit menghentikan pertandingan sementara demi alasan keselamatan.

Peristiwa tersebut terjadi tak lama setelah babak kedua dimulai. Ledakan terdengar dari area lapangan dan asap tipis terlihat mengepul di sekitar kotak penalti. 

Emil Audero menjadi korban satu-satunya dengan terlempar sehingga membuat telinganya sakit dan kakinya luka-luka.

Wasit memutuskan menghentikan laga untuk memastikan kondisi pemain dan situasi stadion benar-benar aman sebelum pertandingan dilanjutkan. Ketegangan sempat terasa di tribun, sementara aparat keamanan bergerak cepat mengidentifikasi pelaku.

Aparat pun menangkap pelaku lewat rekaman. Sang pelaku pun menjalani tahanan rumahan sekaligus sanksi berupa Daspo. Daspo adalah Divieto di Accedere alle manifestazioni SPOrtive, yakni larangan menghadiri seluruh kegiatan olahraga, khususnya sepak bola, selama empat tahun ke depan. 

Hukuman ini merupakan bagian dari langkah tegas Kepolisian Negara Italia dalam menekan kekerasan dan gangguan keamanan di stadion.

Pihak Kepolisian menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil dalam rangka menjaga ketertiban umum dan memberikan efek jera terhadap tindakan serupa di masa mendatang, khususnya di area Stadion Zini yang beberapa kali menjadi sorotan.

Dalam pernyataan yang sama, otoritas Cremona juga mengumumkan 20 Daspo tambahan terkait bentrokan sebelum laga US Cremonese kontra SSC Napoli pada 28 Desember lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Total masa larangan dari 20 orang tersebut mencapai 50 tahun secara kolektif. Mereka terdiri atas 16 ultras Napoli dan empat pendukung Cremonese.

Menurut hasil investigasi, sekitar 20 ultras Napoli datang ke Cremona menggunakan kendaraan sewaan dan bergerak berkelompok di sekitar stadion. Dalam pergerakan tersebut, terjadi dugaan penyerangan terhadap sejumlah suporter tuan rumah. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jose Mourinho Siap Gagalkan Rencana Inter Milan, Nico Paz Terancam Batal Merapat ke Giuseppe Meazza

Jose Mourinho Siap Gagalkan Rencana Inter Milan, Nico Paz Terancam Batal Merapat ke Giuseppe Meazza

Jose Mourinho memang belum resmi diumumkan sebagai pelatih Real Madrid. Namun, aroma perubahan besar di Santiago Bernabeu mulai terasa jelang bursa transfer.
Agenda Pertama Bojan Hodak Setelah Tak Lagi Jadi Pelatih Persib Bandung

Agenda Pertama Bojan Hodak Setelah Tak Lagi Jadi Pelatih Persib Bandung

Setelah tak lagi memegang jabatan dalam komando kepelatihan Persib Bandung, Bojan Hodak langsung mengungkap agenda pertama yang akan dilakukan dalam waktu dekat
Upaya Jaga Stabilitas Pangan dan Harga, Bulog Cirebon Gencarkan Gerakan Pangan Murah

Upaya Jaga Stabilitas Pangan dan Harga, Bulog Cirebon Gencarkan Gerakan Pangan Murah

Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon melakukan serangkaian langkah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan).
Solusi Dedi Mulyadi soal Aksi Teror Pocong, Warga Jabar Harus Lakukan Ini

Solusi Dedi Mulyadi soal Aksi Teror Pocong, Warga Jabar Harus Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons aksi teror pocong yang semakin marak terjadi belakangan ini. Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini tegas
Gebrakan Inter Milan usai Scudetto, Siap Bayar 60 Juta Euro untuk Datangkan Nico Paz Musim Panas Nanti

Gebrakan Inter Milan usai Scudetto, Siap Bayar 60 Juta Euro untuk Datangkan Nico Paz Musim Panas Nanti

Nico Paz menjadi topik panas dalam bursa transfer Eropa beberapa hari terakhir. Wonderkid asal Argentina itu jadi rebutan Como, Real Madrid, dan Inter Milan.
Potensi Pasar Besar, Wilayah Utara-Timur Jakarta Kini Miliki Sentra Bisnis Baru

Potensi Pasar Besar, Wilayah Utara-Timur Jakarta Kini Miliki Sentra Bisnis Baru

Area ruko dan lahan komersial ini diposisikan sebagai pusat aktivitas ekonomi baru di wilayah yang disebut sebagai "New Kelapa Gading".

Trending

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral di medsos soal narasi adanya pembubaran ibadah di salah satu gereja di Sewon Bantul oleh sekelompok orang. Sontak, hal itu membuat Sultan HB X berkomentar
Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengatakan bahwa Jordan Wilson sebenarnya bukan target utama untuk dipasangkan dengan Megawati Hangestri selain Vanja Bukilic.
Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai terkait begal tidak boleh ditembak mati di tempat. Ternyata mencuri perhatian dan menuai kritik dari Hotman Paris di media
Baru Juga Gabung, Media Korea Sudah Samakan 'Level' Megawati Hangestri dengan Ratu Voli Korea: Kim Yeon-koung Indonesia

Baru Juga Gabung, Media Korea Sudah Samakan 'Level' Megawati Hangestri dengan Ratu Voli Korea: Kim Yeon-koung Indonesia

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea terus menjadi topik hangat di kalangan pecinta V-League. Megatron disamakan levelnya dengan Kim Yeon-koung.
Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pria yang merupakan WNA diduga tewas usai dipukul botol oleh seorang selebgram di kawasan Blok M.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT