Kisah Sandy Walsh Jalani Puasa Ramadhan Meski Bukan Seorang Muslim
- Buriram United
tvOnenews.com - Kisah tentang kebersamaan di ruang ganti Timnas Indonesia selalu menghadirkan cerita menarik.
Salah satunya datang dari bek kanan andalan Garuda, Sandy Walsh, yang pernah mencoba menjalani ibadah puasa Ramadhan meski dirinya bukan seorang Muslim.
Langkah yang ia ambil bukan sekadar sensasi atau pencitraan.
Bagi Sandy, keputusan itu lahir dari rasa ingin tahu yang tulus sekaligus bentuk penghormatan terhadap rekan-rekannya di skuad Merah Putih yang menjalankan ibadah puasa di tengah padatnya jadwal latihan dan pertandingan.
Pengalaman tersebut terjadi ketika Sandy masih berkarier di Belgia bersama KV Mechelen.

- tvOnenews.com/Julio Tri Saputra
Saat itu, ia memutuskan untuk mencoba berpuasa selama satu minggu penuh.
Bek kelahiran Belgia berdarah Belanda-Indonesia ini mengaku tertarik memahami bagaimana rasanya menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga matahari terbenam.
Bagi Sandy, tantangan terbesarnya bukan sekadar menahan lapar. Ia harus menyesuaikan ritme hidupnya, termasuk bangun lebih awal untuk sahur.
"Dimulai dengan bangun pagi untuk bisa mendapatkan makanan dan minuman, saya harus membiasakan diri," ungkap Sandy melalui kanal YouTube pribadinya, @sandywalshofficial.
Sebagai atlet profesional, ia juga sadar pentingnya menjaga kondisi tubuh.
Sandy aktif berdiskusi dengan rekan-rekan setimnya mengenai cara menjaga kebugaran dan menghindari dehidrasi selama berpuasa.
Ia mempelajari pengaturan pola makan, asupan cairan saat berbuka, hingga manajemen energi saat latihan.
Momen berbuka puasa pun menjadi pengalaman yang berkesan.
Saat itu, ia menjalani waktu berbuka bersama kekasihnya yang kini telah menjadi istrinya, Aislinn Koning.
Dari tujuh hari menjalani puasa, Sandy merasakan langsung bagaimana disiplin dan ketahanan mental benar-benar diuji.
Ia semakin memahami tantangan yang dihadapi atlet Muslim yang tetap harus tampil kompetitif di level tertinggi saat Ramadhan.
"Saya belajar banyak, saya respect kepada atlet atau siapa saja yang berpuasa Ramadhan, karena ini merupakan tantangan," imbuh Sandy Walsh.
Pengalaman tersebut memperdalam rasa hormatnya terhadap budaya dan tradisi Indonesia.
Sejak resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada 2022 dan membela Timnas, Sandy memang dikenal terbuka mempelajari budaya Tanah Air, mulai dari bahasa hingga kebiasaan masyarakatnya.
Dalam perjalanan kariernya, Sandy Walsh pernah merumput di berbagai negara.
Setelah memperkuat KV Mechelen, ia sempat berkarier di Jepang bersama Yokohama F. Marinos pada musim 2024–2025.
Kini, sejak awal musim 2025–2026, Sandy menjadi bagian penting dari raksasa Liga Thailand, Buriram United.
Kepindahannya ke Asia Tenggara semakin mendekatkannya dengan kultur yang kental dengan nuansa Ramadhan setiap tahunnya.
Sebagai fullback modern, Sandy dikenal memiliki keunggulan dalam duel satu lawan satu, stamina kuat, serta kemampuan membantu serangan.
Pengalaman bermain di kompetisi Eropa dan Asia membuatnya menjadi salah satu pilar penting dalam skema permainan Timnas Indonesia.
Kisah Sandy Walsh mencoba berpuasa bukan sekadar cerita ringan di bulan Ramadhan.
Di balik itu, tersimpan pesan kuat tentang toleransi.
Meski kini ia jarang membagikan konten terbaru di kanal YouTube pribadinya karena kesibukan bersama klub, cerita tentang seminggu berpuasa itu tetap membekas di hati para pendukung Garuda.
(tsy)
Load more