Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih
- Tangkapan layar Youtube Capt Hamka
tvOnenews.com - Perjalanan karier seorang pesepak bola sering kali tidak selalu berjalan mulus.
Ada pemain yang bersinar dalam waktu lama, namun ada pula yang sempat berada di puncak popularitas lalu perlahan meredup.
Kisah seperti itu juga pernah dialami oleh Yongki Aribowo, mantan striker yang dulu digadang-gadang sebagai calon bintang masa depan Timnas Indonesia.
Pada akhir dekade 2000-an hingga awal 2010-an, nama Yongki Aribowo cukup sering dibicarakan oleh pencinta sepak bola Tanah Air.
Penyerang kelahiran Tulungagung, Jawa Timur tersebut tampil mencolok saat memperkuat Persik Kediri di kompetisi Liga Indonesia.
Ketajamannya di lini depan membuat banyak pihak percaya bahwa ia memiliki potensi besar untuk menjadi striker andalan tim nasional di masa depan.

- Kolase tvOnenews.com / Instagram @yongky_ari
Bersinar Bersama Persik dan Dipanggil Timnas
Penampilan impresif itu pun membuat Yongki mendapat kesempatan membela skuad Garuda.
Saat itu, pelatih kepala Alfred Riedl memanggilnya untuk memperkuat tim nasional. Yongki bahkan dipercaya menjadi salah satu penyerang dalam ajang AFF Championship 2010.
Di turnamen tersebut, Yongki berada dalam daftar striker bersama sejumlah nama besar seperti Irfan Bachdim, Bambang Pamungkas, dan Cristian Gonzáles.
Keberadaannya di antara para penyerang papan atas itu semakin menegaskan bahwa ia dianggap sebagai talenta muda yang menjanjikan.
Namun seiring berjalannya waktu, perjalanan karier Yongki tidak berkembang seperti yang diharapkan.
Namanya mulai jarang terdengar dalam daftar pemain timnas, sementara performanya di level klub juga perlahan menurun.

- Tangkapan layar Youtube Capt Hamka
Kisah yang Terungkap dalam Obrolan dengan Hamka Hamzah
Beberapa tahun kemudian, Yongki akhirnya mengungkapkan alasan di balik meredupnya karier yang dulu sempat bersinar.
Cerita itu ia sampaikan saat berbincang santai dengan mantan bek timnas, Hamka Hamzah, dalam sebuah tayangan di kanal YouTube CAPT HAMKA.
Keduanya memang pernah bermain bersama ketika memperkuat Persik Kediri.
Hamka terlebih dahulu mengenang sosok Yongki saat pertama kali muncul di tim. Menurutnya, Yongki muda dikenal sebagai pemain yang sederhana dan jauh dari gaya hidup glamor.
“Yongki pertama muncul di Persik Kediri tahun 2008 dan pas juga bertemu dengan saya kala itu,” ujar Hamka Hamzah.
Ia juga mengingat bahwa Yongki memiliki kebiasaan yang cukup berbeda dibandingkan banyak pemain muda lainnya saat baru masuk ke dunia sepak bola profesional.
“Jadi Yongki muda itu yang kalian nggak tahu, tiap di mess tuh sarungan. Memang aneh ini beda, bukan tipe pemain yang baru masuk profesional terus merasa wah atau suka keluar malam. Cuma setelah itu saya kaget Yongki berubah,” lanjutnya.

- Instagram/yongky_ari
Mengaku Terlalu Cepat Puas
Dalam kesempatan tersebut, Hamka kemudian menanyakan langsung kepada Yongki mengenai penyebab performanya yang menurun setelah sempat menjadi sorotan.
Yongki pun mengakui bahwa salah satu kesalahan terbesar dalam kariernya adalah rasa cepat puas setelah meraih pencapaian di usia muda.
“Satu, cepat puas bang. Cepat puas karena kan saya sudah dipanggil timnas jadi lupa gimana dulu awal-awal meniti karier,” ungkap Yongki.
Ia mengingat bahwa ketika masih berjuang untuk menembus level profesional, dirinya sering menambah porsi latihan secara mandiri di luar jadwal tim.
Namun kebiasaan tersebut perlahan hilang ketika ia merasa sudah meraih banyak hal.
“Kalau ada libur latihan selalu nambah latihan, itu yang tidak saya lakukan setelah dapat semuanya,” ujarnya.

- Instagram/yongky_ari
Penyesalan atas Keputusan di Masa Lalu
Yongki juga tidak menutup-nutupi penyesalannya atas sikap tersebut. Ia merasa keputusan untuk cepat merasa puas membuat perkembangan kariernya tidak berjalan maksimal.
“Itu penyesalan yang menyesal banget lah pokoknya,” kata Yongki.
Selain faktor mental, perjalanan kariernya juga sempat terganggu oleh masalah cedera.
Setelah periode membela timnas, Yongki harus menjalani operasi yang membuat banyak orang mengira karier sepak bolanya sudah berada di ujung jalan.
“Apalagi dulu kan habis yang timnas itu operasi. Orang berpikirnya sudah cedera parah, orang berpikiran sudah habis,” tambahnya.

- Instagram/yongky_ari
Kini Berkarier sebagai Asisten Pelatih
Meski kini tidak lagi menjadi sorotan sebagai pemain, Yongki Aribowo tetap melanjutkan kiprahnya di dunia sepak bola.
Mantan striker yang pernah digadang-gadang menjadi bintang masa depan timnas itu kini aktif berkontribusi sebagai asisten pelatih di Persiba Bantul.
Peran barunya di pinggir lapangan menjadi bukti bahwa meskipun kariernya sebagai pemain tidak berjalan sesuai harapan, kecintaannya terhadap sepak bola tetap tidak pernah hilang.
Kini, Yongki mencoba membagikan pengalaman yang ia miliki kepada generasi pemain berikutnya. (gwn)
Load more