News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemain Mualaf ini pernah Mengaku Bermain di Timnas Indonesia Penuh Tantangan, Kini jadi Idola dan Berniat Bangun Masjid

Pemain naturalisasi ini pernah mengaku kalau bermain di timnas Indonesia penuh tantangan. Ini menguji semangatnya bermain sepakbola.
Minggu, 15 Maret 2026 - 16:50 WIB
Pemain Mualaf ini pernah Mengaku Bermain di Timnas Indonesia Penuh Tantangan, Kini jadi Idola dan Berniat Bangun Masjid
Sumber :
  • Instagram/@0ratmangoen

Jakarta, tvOnenews.com- Ingatkah anda dengan pemain mualaf ini? dia adalah Ragnar Oratmangoen. Pemain kelahiran Belanda sekarang menjadi bagian timnas Indonesia

Pemain timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen dulunya pernah mengaku, jika bermain di sini penuh tantangan. Tantangan yang kerap dilewati pemain naturalisasi sepertinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ragnar Oratmangoen yang disapa Wak Haji itu mengatakan kalau tantangan ini membuatnya semakin meningkatkan kualitas bermain bersama timnas Indonesia. 

Pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen di FCV Dender
Pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen di FCV Dender
Sumber :
  • FCV Dender

Dengan lantang Ragnar mengatakan kalau tantangannya bukan soal budaya, melainkan gaya bermain sepak bola diantara Belanda dan Indonesia berbeda.

Sehingga buatnya syok di awal saat bergabung dengan timnas Indonesia pada 18 Maret 2024. Kini dia menjadi populer dan diidolakan di skuad Garuda.

Dia sebut timnas Indonesia yang seringkali menggunakan gaya main umpan jauh. Mendorong pemain harus lebih bekerja keras.

"Di Belanda, semua orang ingin bermain sepak bola yang baik dari belakang,” ungkap penyerang Timnas ini dikutip dari YouTube soccer77 di tahun 2025, dikutip kembali Minggu (15/3/2026).

“Di Indonesia, pertama kali dilakukan adalah kerja keras dan berlari dan tidak bermain bola seperti itu (operan pendek).” jelas Wak Haji.

Pemain Mualaf ini pernah Mengaku Bermain di Timnas Indonesia Penuh Tantangan, Kini jadi Idola dan Berniat Bangun Masjid
Pemain Mualaf ini pernah Mengaku Bermain di Timnas Indonesia Penuh Tantangan, Kini jadi Idola dan Berniat Bangun Masjid
Sumber :
  • Instagram/@0ratmangoen

Kemudian kata Wak Haji berbeda dengan gaya main di Belanda yang banyak memainkan umpan pendek. Dia pun harus belajar menjadi pemain cepat beradaptasi.

“Saat kalian tidak bisa bermain operan pendek, maka bermain operan panjang. Di Belanda, mereka tidak menyukai bermain dengan operan jarak jauh,” tutur Ragnar.

Wak Haji juga menegaskan tantangan tersebut, tak menyurutkan semangatnya dalam bermain dengan timnas Indonesia. Seperti diketahui sudah ada 2 gol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui dari chat GPT, kalau gol pertama dicetak dalam laga debutnya melawan Vietnam pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 (26 Maret 2024), di mana ia juga terpilih sebagai Man of the Match.

Sementara gol kedua, dicetak saat melawan Arab Saudi pada September 2024. Jadi momen bersejarah karena menjadi gol pertama Indonesia di kandang Arab Saudi dalam 28 tahun terakhir. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Innalillahi Duta Besar RI untuk Jerman 2009-2013 Eddy Pratomo Tutup Usia

Innalillahi Duta Besar RI untuk Jerman 2009-2013 Eddy Pratomo Tutup Usia

Duta Besar RI untuk Jerman 2009-2013 Eddy Pratomo meninggal dunia pada Rabu (29/4/2026). Eddy Pratomo wafat pada usia 72 tahun.
Breaking! Rupiah Terperosok ke Rp17.353 per Dolar AS Seiring Kekhawatiran Fitch Rating soal Danantara dan UEA Keluar dari OPEC

Breaking! Rupiah Terperosok ke Rp17.353 per Dolar AS Seiring Kekhawatiran Fitch Rating soal Danantara dan UEA Keluar dari OPEC

Sementara perdagangan di pasar spot pada Kamis, 30 April 2026 hingga pukul 09.00 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.353 per dolar AS.
Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Jika benar hengkang dari Persija Jakarta, ada beberapa opsi menarik yang bisa dipilih Rizky Ridho untuk abroad. Salah satunya adalah FCV Dender di Liga Belgia
Usut Penyebab Kecelakaan, Gelar Perkara Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Digelar Pekan Depan

Usut Penyebab Kecelakaan, Gelar Perkara Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Digelar Pekan Depan

Langkah ini menjadi penentu arah penyidikan, termasuk mengungkap ada tidaknya unsur kelalaian dalam insiden yang menewaskan 16 orang tersebut.
Usai Tabrakan Maut KRL Vs KA Argo Bromo di Bekasi, Jadwal Kereta Api Jarak Jauh Berangsur Normal Hari Ini

Usai Tabrakan Maut KRL Vs KA Argo Bromo di Bekasi, Jadwal Kereta Api Jarak Jauh Berangsur Normal Hari Ini

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memastikan bahwa kebijakan pengembalian dana diberikan secara penuh kepada pelanggan yang terdampak.
Tegas! Dedi Mulyadi: Tidak Boleh Ada Lagi Ormas, Premanisme, yang Kuasi Aset-Aset Umum untuk Kepentingan Dirinya

Tegas! Dedi Mulyadi: Tidak Boleh Ada Lagi Ormas, Premanisme, yang Kuasi Aset-Aset Umum untuk Kepentingan Dirinya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan tidak boleh ada lagi ormas hingga premanisme yang menguasai aset-aset umum untuk kepentingan dirinya. 

Trending

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Mencuat kabar terkait detik-detik pemuka gama di Pati, Jateng diduga cabuli 50 siswi. Kabar itu viral di media sosial, hingga menyedot perhatian dan komentar
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT