Duel Panas Super League 2025/2026: Remontada Gila Persib Bandung!
- instagram Persib Bandung
Di sisi lain, Teja Paku Alam tampil solid di bawah mistar, termasuk penyelamatan penting pada menit ke-77 yang menggagalkan peluang Mousa Sidibe.
Jika dibandingkan, performa Persib di babak kedua jauh lebih dominan. Intensitas serangan meningkat, distribusi bola lebih rapi, dan finishing lebih klinis dibandingkan babak pertama.
- instagram Persib Bandung
Drama VAR dan Penguasaan Akhir Laga
Menjelang akhir pertandingan, Persib semakin nyaman mengontrol permainan. Meski sempat terjadi drama pada menit 90+5 ketika Dendy Sulistyawan mencetak gol untuk Bhayangkara FC, wasit Nazmi membatalkan gol tersebut setelah meninjau VAR.
Keputusan itu memastikan skor tetap 4-2 untuk kemenangan Persib. Tambahan tujuh menit waktu injury time tidak mampu dimanfaatkan Bhayangkara FC untuk mengejar ketertinggalan.
Secara keseluruhan, pertandingan ini menjadi salah satu laga paling dramatis di Super League 2025/2026.
Persib menunjukkan karakter kuat dengan membalikkan keadaan dari situasi sulit—sebuah kualitas yang sering dimiliki tim juara.
Puncak Klasemen dan Peluang Juara
Kemenangan ini membawa Persib mengoleksi 69 poin, menyamai raihan Borneo FC. Namun, keunggulan head to head membuat Maung Bandung berhak kembali ke posisi teratas klasemen.
Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, setiap poin menjadi sangat krusial. Tren positif ini memberi kepercayaan diri tinggi bagi Persib untuk menjaga konsistensi hingga akhir musim.
Remontada atas Bhayangkara FC bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga sinyal kuat bahwa Persib memiliki mental baja.
Jika performa seperti ini terus terjaga, peluang mereka untuk mengangkat trofi Super League 2025/2026 semakin terbuka lebar. (udn)
Load more