News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daftar Penyesalan Shin Tae-yong di Balik Gagalnya Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026

Shin Tae-yong tak menampik adanya sejumlah momen yang menjadi penyesalan terbesarnya selama menangani Timnas Indonesia. Jika melihat statistik, Indonesia mampu
Selasa, 5 Mei 2026 - 23:13 WIB
Eks Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • Tangkapan layar youtube Mansion Sports FC

tvOnenews.com - Bayang-bayang kegagalan menuju Piala Dunia 2026 masih terasa pahit bagi Timnas Indonesia

Di balik berbagai pencapaian yang berhasil ditorehkan, mantan pelatih Shin Tae-yong akhirnya membuka sisi lain dari perjalanannya bersama skuad Garuda, sebuah pengakuan jujur tentang penyesalan yang masih membekas hingga kini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah hampir lima tahun menukangi Timnas Indonesia sebelum dipecat PSSI pada 6 Januari 2025, pelatih asal Korea Selatan itu tak hanya meninggalkan warisan prestasi, tetapi juga sejumlah momen krusial yang menurutnya bisa mengubah sejarah sepak bola Indonesia. 

Dalam pengakuannya, Shin Tae-yong menyoroti pertandingan-pertandingan penting yang berujung kontroversi, sekaligus mengungkap persoalan mendasar yang masih membayangi performa tim.

Prestasi Shin Tae-yong Bersama Timnas Indonesia: Fondasi Menuju Piala Dunia 2026

Tak bisa dimungkiri, era Shin Tae-yong menjadi salah satu periode paling progresif bagi Timnas Indonesia. Dalam rentang waktu sejak Desember 2019, ia berhasil membawa perubahan signifikan, baik dari sisi permainan maupun mentalitas tim.

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • X @timnasindonesia

Beberapa capaian penting yang diraih Timnas Indonesia antara lain:

- Runner-up Piala AFF 2020 dan 2023
- Medali perunggu SEA Games 2021
- Lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023
- Semifinal Piala Asia U-23 2024
- Melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Tak hanya itu, peringkat FIFA Indonesia melonjak drastis dari posisi 173 ke 129, lonjakan yang menjadi bukti nyata progres tim. 

Shin Tae-yong juga dikenal berperan besar dalam regenerasi pemain, dengan memoles talenta muda seperti Marselino Ferdinan, Asnawi Mangkualam, hingga Pratama Arhan.

Di sisi lain, ia sukses mengintegrasikan pemain naturalisasi seperti Jay Idzes, Jordi Amat, Elkan Baggott, hingga Ivar Jenner, yang memperkuat kedalaman skuad. 

Kombinasi pemain muda dan diaspora ini sempat menjadi harapan besar untuk menembus piala dunia 2026.

Daftar Penyesalan Shin Tae-yong: Momen yang Mengubah Segalanya

Meski penuh prestasi, Shin Tae-yong tak menampik adanya sejumlah momen yang menjadi penyesalan terbesarnya selama menangani Timnas Indonesia. 

Berikut pengakuannya melansir dari YouTube Mansion Sports FC:

1. Kekalahan Kontroversial vs Uzbekistan (Piala Asia U-23 2024)
Laga semifinal melawan Uzbekistan menjadi salah satu momen paling membekas. Shin menilai keputusan wasit sangat memengaruhi hasil pertandingan.

“Mungkin lawan Uzbekistan, ketika Piala Asia U-23 di semifinal kalah. Kalau ada wasit yang lebih baik, mungkin kita bisa lolos dengan momen yang menjadi sejarah untuk Indonesia,” ungkap Shin Tae-yong melalui penerjemahnya.

Jika melihat statistik, Indonesia saat itu mampu memberikan perlawanan sengit. Namun, keputusan-keputusan krusial di lapangan membuat peluang emas menuju final sirna.

2. Drama Imbang 2-2 vs Bahrain yang Sarat Kontroversi
Penyesalan berikutnya datang dari laga melawan Bahrain di Kualifikasi piala dunia 2026. Pertandingan yang berakhir 2-2 itu diwarnai keputusan kontroversial wasit Ahmed Al-Kaf.

“Itu kan semua orang tahu, perbuatan wasit, udah ada niatnya dari wasit,” tegas Shin.

Ia juga menyoroti tambahan waktu yang dinilai tidak masuk akal.

“Tetapi pertandingan tersebut, itu nggak mungkin ya, tambahan waktu menit, tapi menjadi 9, itu kan mukjizat. Coach bingung dengan keputusan wasit, kenapa bisa begitu.”

Gol penyeimbang Bahrain di menit akhir menjadi pukulan telak yang menghambat langkah Indonesia.

Timnas Indonesia di kualifikasi piala dunia 2026 round 4
Timnas Indonesia di kualifikasi piala dunia 2026 round 4
Sumber :
  • instagram Ole Romeny

3. Mental dan Fisik Pemain yang Belum Stabil
Selain faktor eksternal, Shin Tae-yong juga menyoroti masalah internal tim.

“Ada permasalahan mental di pemain-pemain Indonesia. Jadi, pertama kali saya datang ke Indonesia, saya memperbaiki mental para pemain dan juga fisik pemain.”

Ia menilai bahwa kemampuan individu pemain Indonesia sebenarnya sangat baik, namun tidak didukung kondisi fisik yang optimal.

“Kemampuan individu mereka sangat baik, tetapi tidak ada fisik yang baik. Akibatnya mereka tidak bisa menampilkan yang terbaik.”

Dalam perbandingan dengan tim-tim Asia lainnya, aspek fisik dan konsistensi mental menjadi pembeda utama di level internasional.

Babak Baru Shin Tae-yong dan Harapan untuk Masa Depan

Kini, setelah tidak lagi menangani Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memulai babak baru sebagai penasihat teknik di Timnas 7 Football Indonesia. 

Coach Shin akan membantu persiapan tim menghadapi Intercontinental Cup 2026 di Roma. Dalam pernyataannya, ia mengaku tetap memiliki komitmen besar terhadap perkembangan sepak bola Indonesia.

“Saya sudah lima tahun berada di PSSI. Saya juga sudah banyak belajar bagaimana mengembangkan pemain muda dengan baik,” ujarnya.

Pengalaman melatih tim U-20, U-23, hingga senior menjadi bekal berharga untuk membangun generasi baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski meninggalkan kursi pelatih dengan berbagai penyesalan, warisan Shin Tae-yong tetap menjadi fondasi penting bagi Timnas Indonesia. 

Pertanyaannya kini, mampukah generasi berikutnya, di bawah arah baru, melanjutkan mimpi yang sempat tertunda menuju piala dunia 2026? (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Kisah Evan, Gubernur Dedi Mulyadi Nilai Pembunuh Satu Keluarga Haji Sahroni di Indramayu Jago Manipulatif

Dari Kisah Evan, Gubernur Dedi Mulyadi Nilai Pembunuh Satu Keluarga Haji Sahroni di Indramayu Jago Manipulatif

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyikapi babak baru kasus pembunuhan Haji Sahroni sekeluarga di Indramayu. Pelaku dinilai jago merekayasa berkaca dari Evan.
Buntut Video Viral Polisi Berpangkat AKBP Merokok saat Mengemudi di Banjarmasin, Kini Diperiksa Propam

Buntut Video Viral Polisi Berpangkat AKBP Merokok saat Mengemudi di Banjarmasin, Kini Diperiksa Propam

Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan rekaman video yang menunjukkan perilaku tidak terpuji dari seorang oknum polisi berpangkat AKBP di Banjarmasin. 
Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul dan Berdiskusi, Bahas Isu Penting Ini

Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul dan Berdiskusi, Bahas Isu Penting Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi minta para rektor untuk berkumpul dan berdiskusi merumuskan hal penting ini, bahas apa?
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Buntut Video Viral Polisi Berpangkat AKBP Merokok saat Mengemudi di Banjarmasin, Kini Diperiksa Propam

Buntut Video Viral Polisi Berpangkat AKBP Merokok saat Mengemudi di Banjarmasin, Kini Diperiksa Propam

Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan rekaman video yang menunjukkan perilaku tidak terpuji dari seorang oknum polisi berpangkat AKBP di Banjarmasin. 
Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul dan Berdiskusi, Bahas Isu Penting Ini

Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul dan Berdiskusi, Bahas Isu Penting Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi minta para rektor untuk berkumpul dan berdiskusi merumuskan hal penting ini, bahas apa?
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT