Fakta Rekam Jejak Zinedine Zidane: Raja Liga Champions dan Kini Pimpin Timnas Prancis
- instagram Zinedine Zidane
tvOnenews.com - Era baru resmi dimulai di tubuh Timnas Prancis. Setelah hampir satu setengah dekade berada di bawah arahan Didier Deschamps, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) akhirnya menunjuk legenda sepak bola dunia, Zinedine Zidane, sebagai pelatih kepala baru Les Bleus.
Penunjukan ini mengakhiri spekulasi panjang yang selama beberapa tahun terakhir terus mengaitkan nama Zidane dengan kursi pelatih tim nasional.
Bagi publik sepak bola, Zidane bukan sosok asing. Ia dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik sepanjang sejarah, sekaligus pelatih yang mampu mencatatkan prestasi luar biasa bersama Real Madrid.
Kini, pria yang pensiun sebagai pemain pada 2006 itu mengemban misi baru: membawa Prancis kembali berjaya di panggung internasional, dimulai dari UEFA Nations League pada September dan berlanjut ke kualifikasi Euro 2028.
Melansir dari berbagai sumber, berikut fakta rekam jejak Zidane:
1. Rekam Jejak Zidane sebagai Pelatih Sulit Ditandingi
Karier kepelatihan Zidane memang belum panjang, tetapi pencapaiannya sudah menempatkannya di jajaran pelatih elite dunia.
Ia mengambil alih Real Madrid pada Januari 2016 dalam situasi yang tidak mudah. Namun hanya dalam hitungan bulan, Zidane langsung membawa Los Blancos menjuarai Liga Champions musim 2015/2016.
Prestasi itu bukan sekadar keberuntungan. Di bawah arahannya, Real Madrid mencatat sejarah sebagai klub pertama yang mampu menjuarai Liga Champions tiga kali berturut-turut pada era modern, yakni musim 2015/2016, 2016/2017, dan 2017/2018.
Selain itu, Zidane juga mempersembahkan sederet trofi bergengsi lainnya, antara lain:
* 3 gelar Liga Champions UEFA.
* 2 gelar LaLiga Spanyol.
* 2 Piala Super Spanyol.
* 2 Piala Super Eropa.
* 2 Piala Dunia Antarklub FIFA.
Secara keseluruhan, Zidane mengoleksi 11 trofi hanya dalam dua periode melatih Real Madrid. Persentase kemenangannya juga berada di kisaran 65 persen, menjadikannya salah satu pelatih tersukses dalam sejarah klub.
Kemampuannya mengangkat performa tim dalam waktu singkat menjadi alasan utama Federasi Sepak Bola Prancis mempercayakan proyek baru kepadanya.
- REUTERS/Abdul Saboor/File Photo
2. Filosofi Kepelatihan yang Mengutamakan Pemain
Salah satu kekuatan terbesar Zidane bukan hanya soal taktik, melainkan kemampuannya membangun hubungan dengan para pemain.
Ia dikenal sebagai pelatih yang tidak terlalu membatasi kreativitas anak asuhnya. Sebaliknya, Zidane lebih fokus menciptakan lingkungan yang membuat para pemain nyaman sehingga mampu mengeluarkan kemampuan terbaik.
Load more