News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Piala AFF 2026: Pelatih Timnas Vietnam Kim Sang Sik Janji Habis-habisan Hadapi Timnas Indonesia di Stadion Pakansari

Pelatih Vietnam Kim Sang Sik bertekad tampil habis-habisan menghadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Duel ini menjadi penentu peluang lolos semifinal
Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:20 WIB
Mitchel Bakker, Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram Timnas Indonesia

tvOnenews.com - Pertandingan panas antara Timnas Indonesia dan Vietnam di Piala AFF 2026 dipastikan menjadi duel penuh tekanan. 

Pelatih Vietnam, Kim Sang Sik, menegaskan timnya akan mengerahkan seluruh kemampuan saat bertandang menghadapi skuad Garuda di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tekad tersebut muncul setelah Vietnam gagal meraih kemenangan saat menghadapi Singapura. Tim berjuluk Golden Star Warriors itu harus puas bermain imbang tanpa gol pada pertandingan 31 Juli 2026. 

Hasil tersebut membuat posisi Vietnam semakin sulit dalam persaingan Grup A dan meningkatkan tekanan menjelang laga kontra Indonesia.

Kim Sang Sik mengakui hasil imbang tersebut menjadi pukulan bagi timnya, terutama karena Vietnam gagal memberikan kemenangan kepada para pendukung yang hadir langsung ke stadion.

"Para pemain dan saya kecewa karena tidak bisa memberikan hasil yang memuaskan bagi para penggemar yang telah datang meski kondisi hujan untuk mendukung kami," ujar Kim Sang Sik seperti dikutip dari Vietnam Express.

Pelatih asal Korea Selatan itu memastikan Vietnam akan melakukan evaluasi dan tampil lebih baik saat bertemu Indonesia.

Pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik di Piala AFF 2026
Pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik di Piala AFF 2026
Sumber :
  • Facebook/VFF

"Kami akan melakukan segala upaya untuk menampilkan performa yang lebih baik saat melawan Indonesia," katanya.

Vietnam Wajib Menang, Indonesia Selangkah Menuju Semifinal

Duel Indonesia melawan Vietnam menjadi laga yang sangat menentukan bagi kedua tim. Saat ini, Vietnam berada dalam posisi kurang menguntungkan karena baru mengoleksi empat poin dari dua pertandingan.

Vietnam tertinggal tiga angka dari Singapura yang berada di puncak klasemen sementara Grup A dengan tujuh poin, serta terpaut dua poin dari Timnas Indonesia yang mengumpulkan enam poin.

Situasi tersebut membuat kemenangan menjadi target wajib bagi Vietnam jika ingin menjaga peluang mempertahankan gelar juara Piala AFF.

Sebaliknya, Timnas Indonesia memiliki motivasi besar untuk mengamankan tiga poin di kandang sendiri. Kemenangan atas Vietnam akan memastikan langkah skuad Garuda menuju babak semifinal Piala AFF 2026.

Indonesia datang dengan modal positif setelah mencatat dua kemenangan meyakinkan. Skuad Merah Putih sukses mengalahkan Kamboja dengan skor 5-1 dan menundukkan Timor Leste 3-0.

Catatan tersebut membuat Indonesia menjadi salah satu tim paling produktif di Grup A dengan torehan delapan gol dan hanya kebobolan satu kali.

Vietnam Soroti Masalah Serangan dan Mental Pemain

Media Vietnam, Soha, menilai hasil imbang melawan Singapura menjadi alarm bagi tim asuhan Kim Sang Sik. Mereka menyebut laga tersebut terasa seperti kekalahan karena Vietnam gagal memanfaatkan dominasi permainan.

Dalam pertandingan itu, Vietnam memang unggul penguasaan bola sebesar 54 persen berbanding 46 persen milik Singapura. Namun, mereka kesulitan menembus pertahanan lawan yang tampil disiplin.

Soha menilai masalah Vietnam bukan hanya pada penyelesaian akhir, tetapi juga performa sejumlah pemain yang tidak tampil maksimal.

"Melihat hasil imbang Vietnam yang terasa seperti kekalahan, banyak pihak mungkin akan menyalahkan para penyerang atas skor kacamata tersebut. Namun, jika diamati lebih cermat, masalahnya bukan terletak pada penyelesaian akhir," tulis Soha.

Media tersebut juga menyoroti penurunan performa beberapa pemain kunci Vietnam seperti Hoang Duc dan Quang Hai yang sebelumnya tampil impresif saat melawan Timor Leste.

Selain lini serang, pertahanan Vietnam juga dinilai masih memiliki celah. Kesalahan kecil saat menghadapi Indonesia bisa menjadi ancaman besar karena skuad Garuda memiliki pemain dengan kecepatan dan kemampuan transisi menyerang yang baik.

Kim Sang Sik Hadapi Ujian Berat di Pakansari

Menurut Soha, Vietnam harus segera menemukan solusi sebelum menghadapi Indonesia. Jika masih tampil seperti saat melawan Singapura, peluang mereka untuk lolos ke semifinal bisa berada dalam bahaya.

Indonesia diprediksi tidak akan bermain pasif seperti Singapura. Dengan materi pemain yang memiliki kecepatan dan stamina tinggi, skuad Garuda diyakini mampu memberikan tekanan lebih besar melalui serangan balik cepat.

"Oleh karena itu, jika tim Vietnam terus menghabiskan waktu lama untuk membangun serangan dan bermain di bawah standar seperti pada pertandingan sebelumnya, Indonesia akan memiliki peluang yang lebih besar dari sebelumnya," tulis Soha.

Meski demikian, Vietnam masih memiliki peluang menentukan nasib sendiri. Mereka harus meraih kemenangan atas Indonesia dan mengamankan laga terakhir melawan Kamboja.

Namun, tugas tersebut tidak mudah. Konsistensi menjadi masalah utama Vietnam sepanjang turnamen. Sebagai juara bertahan, mereka dituntut mampu menunjukkan mental juara dalam laga besar.

Pertandingan di Stadion Pakansari nantinya bukan hanya menentukan tiga poin, tetapi juga bisa menjadi penentu siapa yang tetap bertahan dalam perburuan gelar Piala AFF 2026. 

Indonesia ingin memastikan tiket semifinal, sementara Vietnam datang dengan misi menyelamatkan peluang mereka. (udn)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026: Kembali jadi yang Tercepat, Pedro Acosta Tak Terhentikan di Red Bull Ring

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026: Kembali jadi yang Tercepat, Pedro Acosta Tak Terhentikan di Red Bull Ring

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026 dengan Pedro Acosta yang kembali menjadi yang tercepat di Red Bull Ring, Jumat 18 September.
Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat upaya pencegahan anemia pada remaja putri setelah hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar menunjukkan sekitar 13 persen di antaranya mengalami anemia.
Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Badan meteorologi Jepang mengimbau kewaspadaan warga terhadap gelombang tinggi, angin kencang, tanah longsor, serta banjir di sekitar Tokyo. Hal ini mengingat potensi cuaca buruk selama libur panjang seiring mendekatnya Topan Dujuan.
Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk memperkuat efisiensi penggunaan air di tengah potensi musim kemarau 2026 yang lebih kering dan panjang dari kondisi normal.
Trump Berupaya Akhiri Konflik Dengan Iran Dalam Waktu Dekat

Trump Berupaya Akhiri Konflik Dengan Iran Dalam Waktu Dekat

Trump saat ini sedang berupaya mengakhiri konflik dengan Iran dalam waktu dekat. Hal ini diungkapkan oleh Penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Urusan Arab dan Timur Tengah, Massad Boulos.
Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Program Studi Humas Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri public relations (PR).

Trending

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) pada malam ini.
Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Program Studi Humas Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri public relations (PR).
Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyinggung beratnya menjadi ketua umum partai politik (parpol) hingga presiden.
Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas

Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak para jawara dan perguruan silat di Banten untuk menjadi bagian dari sabuk kamtibmas dengan bersinergi bersama Polri.
Hasil Latihan MotoGP Austria 2026: Kembali jadi yang Tercepat, Pedro Acosta Tak Terhentikan di Red Bull Ring

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026: Kembali jadi yang Tercepat, Pedro Acosta Tak Terhentikan di Red Bull Ring

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026 dengan Pedro Acosta yang kembali menjadi yang tercepat di Red Bull Ring, Jumat 18 September.
Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Badan meteorologi Jepang mengimbau kewaspadaan warga terhadap gelombang tinggi, angin kencang, tanah longsor, serta banjir di sekitar Tokyo. Hal ini mengingat potensi cuaca buruk selama libur panjang seiring mendekatnya Topan Dujuan.
Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk memperkuat efisiensi penggunaan air di tengah potensi musim kemarau 2026 yang lebih kering dan panjang dari kondisi normal.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT