Maarten Paes Sebut Fans Indonesia Segila Argentina dan Brasil, Ada Alasan di Balik Pujian Ini
- Instagram @afcajax
Bagi sebagian pemain, perhatian seperti itu mungkin menjadi konsekuensi dari popularitas. Namun Paes justru mengaku bersyukur mendapat sambutan tersebut.
"Memang saya tidak bisa lagi jalan-jalan di tempat umum tanpa dikenali orang, tetapi saya sangat bersyukur akan hal itu," ucapnya.
Pengalaman tersebut memperlihatkan bagaimana hubungan antara pemain dan suporter tidak berhenti ketika pertandingan selesai. Dukungan terhadap Timnas juga terbawa ke luar stadion dan menjadi bagian dari pengalaman pemain selama berada di Indonesia.
Karena itu, ketika Paes berbicara tentang peluang Indonesia tampil di Piala Dunia, yang ia soroti bukan hanya persoalan kompetisi. Ia melihat turnamen tersebut sebagai panggung untuk memperlihatkan kepada dunia bagaimana masyarakat Indonesia memperlakukan sepak bola.
"Menurut saya, negara ini layak tampil di Piala Dunia agar seluruh dunia bisa melihat betapa besarnya kecintaan masyarakatnya terhadap sepak bola," kata Paes.
"Sekaligus betapa indahnya negara ini, dan betapa hangat, ramah, dan setianya orang-orang di Indonesia. Itu sungguh luar biasa."
Dari Skuad Garuda ke Panggung Eredivisie
Pernyataan Paes mengenai fans Indonesia datang ketika ia juga tengah menjalani fase baru bersama Ajax Amsterdam. Hanya berselang sehari setelah siniar tersebut menjadi perhatian, Paes tampil dalam laga Ajax melawan Willem II di Johan Cruijff Arena, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB.
Menariknya, pertandingan tersebut mempertemukan dua pemain Timnas Indonesia. Paes berada di bawah mistar Ajax, sedangkan Nathan Tjoe-A-On bermain sebagai bek sayap kiri Willem II.
Ajax menang telak 5-1. Davy Klaassen, Julian Brandt, Viktor Tsygankov, Oscar Gloukh, dan Kasper Dolberg mencetak gol untuk tuan rumah, sementara Willem II hanya mampu membalas melalui Alessandro Ciranni.
Paes bermain penuh selama 90 menit dan mencatatkan tiga penyelamatan. Catatan Eredivisie yang dikutip ANTARA juga menunjukkan ia membukukan 86 persen akurasi operan. Nathan pun tampil penuh dengan akurasi operan 87 persen dan memenangi empat duel.
Hasil tersebut menjadi catatan terbaru dari perjalanan Paes di level klub. Namun, sorotan yang lebih menarik justru datang dari apa yang ia katakan tentang Indonesia.
Load more