News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Maarten Paes Sebut Fans Indonesia Segila Argentina dan Brasil, Ada Alasan di Balik Pujian Ini

Bagi Maarten Paes, kegilaan suporter Indonesia bukan sekadar soal stadion yang penuh ketika Timnas bertanding. Antusiasme itu juga terasa dalam kehidupan
Rabu, 16 September 2026 - 23:19 WIB
Maarten Paes bersama skuad Ajax Amsterdam
Sumber :
  • Instagram @afcajax

tvOnenews.com - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, blak-blakan menyebut fans Indonesia segila suporter Argentina dan Brasil. Pernyataan itu muncul ketika Paes berbicara tentang atmosfer sepak bola Indonesia yang ia rasakan sejak menjadi bagian dari Skuad Garuda.

Bagi Paes, kegilaan suporter Indonesia bukan sekadar soal stadion yang penuh ketika Timnas bertanding. Antusiasme itu juga terasa dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika dirinya berada di ruang publik dan terus mendapat perhatian dari penggemar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengalaman tersebut membuat Paes punya pandangan tersendiri mengenai sepak bola Indonesia. Ia menilai kecintaan masyarakat terhadap olahraga ini begitu besar, bahkan menurutnya bisa disejajarkan dengan Argentina dan Brasil, dua negara yang selama ini dikenal memiliki kultur sepak bola yang kuat..

Paes: Kegilaan Fans Indonesia Setara Argentina dan Brasil

Paes tidak membutuhkan waktu lama untuk menjelaskan kesannya terhadap sepak bola Indonesia. Setelah merasakan langsung atmosfer pertandingan bersama Timnas, ia melihat antusiasme suporter sebagai sesuatu yang sangat kuat.

Pernyataan tersebut disampaikan Paes ketika berbicara dalam siniar Business of Sport di YouTube yang diunggah pada Selasa (15/9). Bagi penjaga gawang Ajax Amsterdam itu, gairah sepak bola di Indonesia sebenarnya sangat besar, tetapi belum memperoleh perhatian dunia sebesar yang menurutnya layak didapatkan.

"Suasana sepak bolanya benar-benar luar biasa, namun sering kali kurang mendapat sorotan dunia," ujar Paes, Rabu (16/09/26)

Pernyataan tersebut kemudian dilanjutkan dengan perbandingan yang menarik. Paes menyebut fanatisme masyarakat Indonesia terhadap sepak bola berada pada level yang menurutnya dapat disandingkan dengan Argentina dan Brasil.

"Menurut saya antusiasmenya sungguh gila; bisa dibilang setara dengan Argentina atau Brasil dalam hal kegilaan akan sepak bola," katanya melanjutkan.

Perbandingan itu tentu merupakan penilaian pribadi Paes berdasarkan pengalamannya. Namun, ada satu hal yang membuat pernyataan tersebut menarik: ia bukan melihat fenomena tersebut dari luar, melainkan sebagai pemain yang berada langsung di tengah atmosfer sepak bola Indonesia.

Tak Bisa Lagi Jalan Tanpa Dikenali Fans

Pengalaman Paes bersama Timnas Indonesia ternyata juga mengubah kehidupan sehari-harinya. Popularitas sebagai penjaga gawang Skuad Garuda membuatnya mulai dikenali ketika berada di ruang publik.

Bagi sebagian pemain, perhatian seperti itu mungkin menjadi konsekuensi dari popularitas. Namun Paes justru mengaku bersyukur mendapat sambutan tersebut.

"Memang saya tidak bisa lagi jalan-jalan di tempat umum tanpa dikenali orang, tetapi saya sangat bersyukur akan hal itu," ucapnya.

Pengalaman tersebut memperlihatkan bagaimana hubungan antara pemain dan suporter tidak berhenti ketika pertandingan selesai. Dukungan terhadap Timnas juga terbawa ke luar stadion dan menjadi bagian dari pengalaman pemain selama berada di Indonesia.

Karena itu, ketika Paes berbicara tentang peluang Indonesia tampil di Piala Dunia, yang ia soroti bukan hanya persoalan kompetisi. Ia melihat turnamen tersebut sebagai panggung untuk memperlihatkan kepada dunia bagaimana masyarakat Indonesia memperlakukan sepak bola.

"Menurut saya, negara ini layak tampil di Piala Dunia agar seluruh dunia bisa melihat betapa besarnya kecintaan masyarakatnya terhadap sepak bola," kata Paes.

"Sekaligus betapa indahnya negara ini, dan betapa hangat, ramah, dan setianya orang-orang di Indonesia. Itu sungguh luar biasa."

Dari Skuad Garuda ke Panggung Eredivisie

Pernyataan Paes mengenai fans Indonesia datang ketika ia juga tengah menjalani fase baru bersama Ajax Amsterdam. Hanya berselang sehari setelah siniar tersebut menjadi perhatian, Paes tampil dalam laga Ajax melawan Willem II di Johan Cruijff Arena, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB.

Menariknya, pertandingan tersebut mempertemukan dua pemain Timnas Indonesia. Paes berada di bawah mistar Ajax, sedangkan Nathan Tjoe-A-On bermain sebagai bek sayap kiri Willem II.

Ajax menang telak 5-1. Davy Klaassen, Julian Brandt, Viktor Tsygankov, Oscar Gloukh, dan Kasper Dolberg mencetak gol untuk tuan rumah, sementara Willem II hanya mampu membalas melalui Alessandro Ciranni.

Paes bermain penuh selama 90 menit dan mencatatkan tiga penyelamatan. Catatan Eredivisie yang dikutip ANTARA juga menunjukkan ia membukukan 86 persen akurasi operan. Nathan pun tampil penuh dengan akurasi operan 87 persen dan memenangi empat duel.

Hasil tersebut menjadi catatan terbaru dari perjalanan Paes di level klub. Namun, sorotan yang lebih menarik justru datang dari apa yang ia katakan tentang Indonesia.

Bagi Paes, kegilaan terhadap sepak bola bukan sesuatu yang perlu dijelaskan lewat angka jumlah penonton atau ramainya stadion semata. Ia mengalaminya sendiri sebagai pemain Timnas, dari sorakan di pertandingan hingga tidak bisa lagi berjalan di ruang publik tanpa dikenali.

Dan ketika pengalaman itu kemudian ia bandingkan dengan Argentina dan Brasil, Paes sebenarnya sedang menggambarkan satu hal: sepak bola Indonesia memiliki basis kecintaan yang menurutnya sangat besar, tetapi belum selalu mendapatkan perhatian dunia yang sama besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sarwendah Mulai Gerah, Kini Tantang Minola Buktikan Hasil Tes Kesehatan Ruben Onsu yang Valid

Sarwendah Mulai Gerah, Kini Tantang Minola Buktikan Hasil Tes Kesehatan Ruben Onsu yang Valid

Sarwendah kini meminta Minola Sebayang membuktikan hasil tes kesehatan Ruben Onsu yang valid. Ia menegaskan hal itu demi kesehatan dan keamanan anak-anak.
Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa jajaran Wakil Rektor hingga Dosen dan Guru Besar Universitas Soedirman (Unsoed).
Update Harga iPhone 17 September 2026, Pilih Reguler, Pro, atau Pro Max?

Update Harga iPhone 17 September 2026, Pilih Reguler, Pro, atau Pro Max?

Harga iPhone 17 September 2026 berubah setelah iPhone 18 diumumkan. Simak daftar Harga iPhone terbaru dan tips memilih varian sesuai kebutuhan.
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Sebanyak dua pertandingan Grup E berlangsung sepanjang Rabu (16/9/2026), dengan pertandingan Persib melawan FC Seoul dan The Cong Viettel melawan Melbourne Victory. 
Bobotoh Santun Persib Disambut, Igor Tolic Pastikan FC Seoul Nyaman Ketika Datang ke Bandung

Bobotoh Santun Persib Disambut, Igor Tolic Pastikan FC Seoul Nyaman Ketika Datang ke Bandung

Lebih dari seribu tiket laga Persib Bandung melawan FC Seoul di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026) terjual untuk Bobotoh. 
Pakistan Kutuk Serangan Ke Makkah

Pakistan Kutuk Serangan Ke Makkah

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengeluarkan kecaman atas upaya serangan pesawat nirawak (drone) di dekat kota suci Muslim, Makkah, Arab Saudi, dan menyerukan dialog bagi pihak-pihak yang bertikai.

Trending

Adam Alis Akui Kemenangan FC Seoul Jadi Motivasi Persib, Siap Lanjutkan Perjalanan Tandang Lain Vs Persijap

Adam Alis Akui Kemenangan FC Seoul Jadi Motivasi Persib, Siap Lanjutkan Perjalanan Tandang Lain Vs Persijap

Persib Bandung meraih kemenangan tipis 1-0 dari wakil Korea Selatan ini di babak penyisihan Grup E AFC Champions League Two 2026-2027, di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026). 
KPK Dalami Aliran Uang Kasus Suap Pengurusan HGB di Kementerian ATR/BPN

KPK Dalami Aliran Uang Kasus Suap Pengurusan HGB di Kementerian ATR/BPN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menelusuri aliran uang terhadap pihak lain dalam kasus suap pengurusan tanah di Kementerian ATR/BPN.
Arab Saudi Kutuk Serangan Houthi ke Makkah

Arab Saudi Kutuk Serangan Houthi ke Makkah

Kerajaan menegaskan bahwa serangan teroris pengecut yang menargetkan kota suci dan kiblat umat Muslim tersebut sebagai pengulangan praktik milisi Houthi yang menargetkan dan melanggar kesucian tempat-tempat suci umat Muslim itu.
Pakistan Kutuk Serangan Ke Makkah

Pakistan Kutuk Serangan Ke Makkah

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengeluarkan kecaman atas upaya serangan pesawat nirawak (drone) di dekat kota suci Muslim, Makkah, Arab Saudi, dan menyerukan dialog bagi pihak-pihak yang bertikai.
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Sebanyak dua pertandingan Grup E berlangsung sepanjang Rabu (16/9/2026), dengan pertandingan Persib melawan FC Seoul dan The Cong Viettel melawan Melbourne Victory. 
Sarwendah Mulai Gerah, Kini Tantang Minola Buktikan Hasil Tes Kesehatan Ruben Onsu yang Valid

Sarwendah Mulai Gerah, Kini Tantang Minola Buktikan Hasil Tes Kesehatan Ruben Onsu yang Valid

Sarwendah kini meminta Minola Sebayang membuktikan hasil tes kesehatan Ruben Onsu yang valid. Ia menegaskan hal itu demi kesehatan dan keamanan anak-anak.
Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa jajaran Wakil Rektor hingga Dosen dan Guru Besar Universitas Soedirman (Unsoed).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT