Mesin Penggilas Rumput Malah Gilas Eks Pemain Timnas Inggris Andros Townsend, FA Thailand Ambil Sikap
- PT Prachuap
Jakarta, tvOnenews.com - Insiden tak biasa menimpa mantan pemain Timnas Inggris, Andros Townsend, saat menjalani pemanasan bersama PT Prachuap di kompetisi Liga Thailand.
Andros Townsend tertabrak hingga sempat terlindas mesin penggilas rumput ketika tengah melakukan pemanasan pada jeda pertandingan menghadapi Pattani FC.
Peristiwa tersebut terjadi di Stadion Tinsulanon pada Sabtu (19/9/2026), ketika para pemain Prachuap bersiap menjalani babak kedua.
Andros Townsend diketahui keluar dari area pemanasan untuk mengejar bola sebelum sebuah mesin penggilas lapangan yang dikendarai petugas melintas dan menabraknya.
Kejadian itu sempat membuat pemain dan orang-orang di sekitar lapangan terkejut. Mesin tersebut mengenai Townsend dan bergerak melewati bagian kakinya hingga mendekati area pinggang sebelum pengemudi segera menghentikan kendaraan.
Beruntung, pemain berusia 35 tahun itu tidak mengalami cedera serius. Townsend bahkan kembali mengikuti pemanasan dan kemudian masuk sebagai pemain pengganti pada penghujung pertandingan yang dimenangkan Prachuap dengan skor 3-0.
Insiden tersebut kemudian menjadi sorotan karena terjadi ketika pemain sedang berada di lapangan untuk melakukan persiapan pertandingan.
Sejumlah media internasional turut memberitakan kejadian tersebut dan menyoroti aspek keselamatan dalam pengelolaan lapangan pertandingan.
Merespons kejadian tersebut, Asosiasi Sepak Bola Thailand langsung mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka menegaskan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kompetisi wajib mematuhi regulasi serta standar keselamatan yang telah ditetapkan.
“Berdasarkan kejadian yang terjadi dalam pertandingan sepak bola Thai League antara Pattani FC melawan PT Prachuap FC di Stadion Tinsulanon pada 19 September 2026, terdapat insiden terkait mesin penggilas lapangan ketika para pemain sedang melakukan pemanasan bersama rekan setim pada waktu jeda pertandingan,” demikian isi pernyataan resmi Asosiasi Sepak Bola Thailand, dikutip dari laman Khaosod Online, Minggu (20/9/2026).
Federasi Thailand juga meminta pengawas pertandingan, wasit, petugas terkait, serta seluruh klub peserta meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan pertandingan.
Aspek yang diperiksa tidak hanya menyangkut keselamatan pemain, tetapi juga perangkat pertandingan, staf, suporter, dan seluruh orang yang berada di area pertandingan.
“Pihak penyelenggara, Asosiasi Sepak Bola Thailand, telah mengingatkan pengawas pertandingan (Match Commissioner/MC), wasit, petugas terkait, dan seluruh klub anggota untuk mematuhi peraturan kompetisi dan standar penyelenggaraan secara ketat, terutama ketentuan mengenai keselamatan atlet, petugas, wasit, personel yang bekerja, penggemar, serta semua pihak yang terlibat,” lanjut pernyataan tersebut.
Asosiasi Sepak Bola Thailand menyatakan akan melakukan pemeriksaan terhadap fakta kejadian tersebut sekaligus mengevaluasi prosedur penyelenggaraan pertandingan.
Langkah itu dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan standar operasional agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Federasi memberikan prioritas tertinggi terhadap keselamatan semua orang yang terlibat dalam pertandingan dan akan melakukan pemeriksaan fakta mengenai insiden yang terjadi, termasuk meninjau kembali langkah-langkah dan proses penyelenggaraan pertandingan yang terkait, untuk memperbaiki, mengatasi, dan meningkatkan standar operasional agar lebih ketat,” tulis mereka.
Sementara itu, kemenangan 3-0 atas Pattani membuat insiden tersebut tidak mengganggu hasil pertandingan Prachuap. Andros Townsend sendiri kemudian ikut merasakan kemenangan setelah tampil singkat pada menit-menit akhir laga.
Load more