News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shin Tae-yong Kirim Pesan Tegas ke The Jakmania dan Bonek

Shin Tae-yong meminta The Jakmania dan Bonek memberikan dukungan secara positif tanpa melakukan tindakan kekerasan.
Sabtu, 7 November 2026 - 10:02 WIB
Pelatih Persija Shin Tae-yong dan Witan Maulana
Sumber :
  • Persija

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menyampaikan pesan tegas kepada suporter menjelang pertandingan menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Super League 2026/2027. 

Juru taktik asal Korea Selatan tersebut meminta The Jakmania dan Bonek memberikan dukungan secara positif tanpa melakukan tindakan kekerasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Persija Jakarta dijadwalkan menjamu Persebaya Surabaya di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu (7/11/2026) pukul 19.00 WIB. 

Pertandingan tersebut menjadi salah satu duel yang menarik perhatian karena kedua tim memiliki kelompok suporter dengan basis pendukung besar.

‎Shin Tae-yong menilai fanatisme suporter merupakan salah satu kekuatan penting dalam perkembangan sepak bola Indonesia. Namun, ia mengingatkan bahwa kecintaan terhadap klub tidak boleh dijadikan alasan untuk melakukan tindakan yang dapat membahayakan orang lain.

‎Menurut mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut, dukungan suporter seharusnya menjadi energi tambahan bagi para pemain yang sedang bertanding. 

Ia berharap atmosfer pertandingan Persija menghadapi Persebaya dapat berlangsung meriah tanpa diwarnai tindakan yang bertentangan dengan sportivitas.

‎Ia secara khusus mengajak pendukung kedua tim untuk saling menghormati dan menciptakan suasana yang kondusif sepanjang pertandingan.

‎"Tolong dukung tim masing-masing secara fair agar kedua tim (Persija dan Persebaya) bisa menyajikan pertandingan yang bagus, dan dukung lah dengan penuh semangat secara positif," ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers jelang laga, Jumat (6/11/2026).

‎Shin Tae-yong kemudian membandingkan pengalamannya ketika menangani Timnas Indonesia dengan situasi yang ditemuinya setelah menjadi pelatih Persija Jakarta. 

Ia mengaku tidak melihat persoalan besar terkait tindakan kriminalitas suporter selama menangani skuad Garuda, tetapi mulai memahami tingginya fanatisme pendukung ketika terlibat langsung dalam kompetisi domestik. 

‎Pelatih berusia 56 tahun itu sebenarnya memandang antusiasme besar para pendukung sebagai sesuatu yang patut disyukuri. Meski demikian, ia menegaskan bahwa dukungan yang disertai tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun.

‎"Saya memohon dengan sangat, ke depannya budaya mendukung yang menggunakan kekerasan oleh siapa pun tidak boleh ada," kata Shin Tae-yong.

‎Shin Tae-yong bahkan meminta aparat keamanan dan pihak kepolisian tidak ragu memberikan hukuman tegas apabila terjadi tindakan kekerasan yang melibatkan suporter. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar setiap orang dapat menikmati pertandingan sepak bola tanpa merasa terancam keselamatannya.

‎Ia menekankan bahwa tujuan utama kehadiran suporter di stadion adalah memberikan semangat kepada tim yang didukung. Apabila dukungan justru berubah menjadi tindakan yang melukai orang lain, hal tersebut dinilai telah menyimpang dari nilai-nilai olahraga.

‎Sementara itu, pemain Persija Jakarta, Witan Sulaeman, turut menyampaikan harapannya terkait hubungan antara The Jakmania dan Bonek. Ia optimistis para pendukung Macan Kemayoran dapat memberikan sambutan hangat kepada suporter Persebaya yang datang menyaksikan pertandingan.

‎Keyakinan tersebut tidak lepas dari pengalaman Witan ketika Persija menjalani pertandingan tandang menghadapi Persebaya Surabaya. Ia mengingat bagaimana The Jakmania mendapatkan sambutan positif dari suporter tuan rumah, termasuk ketika kedua tim bertemu dalam ajang Piala Presiden.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Jadi semoga besok kebalikannya The Jak juga welcome buat buat Bonek dan bisa bersahabat selamanya," ungkap Witan.

‎(igp/hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Aniaya Anak, Ibu di Ketapang yang Videonya Viral di Media Sosial Turut Lontarkan Kata-Kata Kasar

Bukan Cuma Aniaya Anak, Ibu di Ketapang yang Videonya Viral di Media Sosial Turut Lontarkan Kata-Kata Kasar

Bukan cuma menganiaya anaknya, seorang ibu di Ketapang yang videonya viral di media sosial turut melontarkan kata-kata kasar. Videonya viral di media sosial hingga warganet geram.
Ustaz Khalid Basalamah Ingatkan Bahaya dan Dosa Membedakan Harga Saat Berjualan

Ustaz Khalid Basalamah Ingatkan Bahaya dan Dosa Membedakan Harga Saat Berjualan

Banyak orang hanya menginginkan tercapainya tujuan tanpa menghiraukan cara yang ditempuhnya. Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan bahayanya perbuatan manipulasi.
Link Live Streaming Liga Voli Vietnam: Farhan Halim dan Rivan Nurmulki Saling Sikut demi Satu Tiket ke Partai Puncak

Link Live Streaming Liga Voli Vietnam: Farhan Halim dan Rivan Nurmulki Saling Sikut demi Satu Tiket ke Partai Puncak

Link Live Streaming Liga Voli Vietnam 2026 yang saat ini memasuki babak semifinal dimana ketiga hitter Indonesia akan berlaga dengan klubnya masing-masing.
Gunung Dukono Keluarkan Asap Putih 1.100 Meter, Petugas PGA: Bukan Letusan

Gunung Dukono Keluarkan Asap Putih 1.100 Meter, Petugas PGA: Bukan Letusan

Asap putih setinggi 1.100 meter teramati keluar dari Gunung Dukono, Halmahera Utara, Maluku Utara, Sabtu (7/11/2026) pagi. Petugas PGA Dukono Bambang Sugiono memastikan asap putih tersebut bukan letusan, melainkan aktivitas pengeluaran asap kawah.
Fakta-Fakta Kasus Rudapaksa Mahasiswi Jember yang Diintai dari Plafon Kamar: Pelaku Buruh Tani Warga Wuluhan hingga Simpan Motor 200 Meter dari TKP

Fakta-Fakta Kasus Rudapaksa Mahasiswi Jember yang Diintai dari Plafon Kamar: Pelaku Buruh Tani Warga Wuluhan hingga Simpan Motor 200 Meter dari TKP

Inilah deretan fakta kasus rudapaksa mahasiswi Jember yang belakangan ini viral di media sosial. Dalam kasus ini, pelaku merupakan pria berinisial MFR (28). MFR merupakan warga Kecamatan Wuluhan yang berdomisili di Desa Pontang, Kecamatan Ambulu.
Link Live Streaming Tonton Aksi Megawati Hangestri di Laga Red Sparks Vs Hyundai E&C Hillstate

Link Live Streaming Tonton Aksi Megawati Hangestri di Laga Red Sparks Vs Hyundai E&C Hillstate

Megawati Hangestri ternyata lebih cepat bertemu dengan mantan timnya, Red Sparks dalam laga pekan kedua Liga Voli Korea 2026-2027. 

Trending

Deretan Profesi PPPK Paruh Waktu yang Statusnya Diubah Menjadi P3K Penuh Waktu per 1 Januari 2027

Deretan Profesi PPPK Paruh Waktu yang Statusnya Diubah Menjadi P3K Penuh Waktu per 1 Januari 2027

Kebijakan perubahan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi P3K penuh waktu mulai 1 Januari 2027, dari profesi guru hingga profesi lainnya.
Apa Itu KidZania yang Viral usai Unggahan Ria Ricis di Lokasi Karhutla Tuai Kritik?

Apa Itu KidZania yang Viral usai Unggahan Ria Ricis di Lokasi Karhutla Tuai Kritik?

Apa itu KidZania yang viral usai unggahan Ria Ricis di lokasi karhutla tuai kritik?
Berawal Diduga Berbuat Tak Senonoh Berujung Tabrak Polisi di Tol Serang, Sepasang Kekasih Kini Jadi Tersangka

Berawal Diduga Berbuat Tak Senonoh Berujung Tabrak Polisi di Tol Serang, Sepasang Kekasih Kini Jadi Tersangka

Sepasang kekasih berinisial ED dan AM ditangkap dan menjadi tersangka akibat dugaan perbuatan asusila berujung tabrak lari polisi PJR di Tol Serang-Panimbang.
Viral Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Korbannya 16 Orang, SD Labschool Cibubur Tingkatkan Pengawasan dan Pemantauan Interaksi Antarsiswa

Viral Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Korbannya 16 Orang, SD Labschool Cibubur Tingkatkan Pengawasan dan Pemantauan Interaksi Antarsiswa

Menanggapi berbagai informasi dan opini yang berkembang di masyarakat maupun media sosial terkait kejadian antarsiswa di lingkungan SD Labschool Cibubur, pihak sekolah menyampaikan keprihatinan atas situasi yang terjadi serta memahami perhatian dan kekhawatiran yang dirasakan oleh para orang tua.
5 Poin Pernyataan SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Viral di Threads

5 Poin Pernyataan SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Viral di Threads

Inilah lima poin pernyataan SD Labschool Cibubur soal dugaan bullying yang viral di media sosial Threads. Pihak sekolah menyebut setiap kejadian yang melibatkan siswa perlu mendapat perhatian serius.
Mahasiswi S3 UI Tewas Membengkak di Kamar Kos Depok, Ditemukan saat Pemilik Indekos Cium Bau Bangkai

Mahasiswi S3 UI Tewas Membengkak di Kamar Kos Depok, Ditemukan saat Pemilik Indekos Cium Bau Bangkai

Mahasiswi program doktor (S3) Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI), BM (36), ditemukan tewas membusuk dan membengkak di kamar kos di Depok.
Sikap Tegas Menko Yusril, Buka Jalur Komnas HAM Bongkar Fakta Kerusuhan Berujung Insiden Penembakan di Pidie Aceh

Sikap Tegas Menko Yusril, Buka Jalur Komnas HAM Bongkar Fakta Kerusuhan Berujung Insiden Penembakan di Pidie Aceh

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra membuka ruang Komnas HAM menyelidiki insiden penembakan di Pidie, Aceh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT