GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Laga Klasik Kontra Persipura Jayapura , PSM Makassar 'Digenjot' Karateker Pelatih Kepala PSM Makassar, Syamsuddin Batola

Pengambilalihan estafet pelatih oleh Syamsuddin Batola terjadi setelah Milomir Seslija dilepas PSM Makassar dalam suatu kesepakatan resmi dengan Manajemen PSM.
Jumat, 26 November 2021 - 20:43 WIB
Carateker Pelatih Kepala PSM Makassar, Syamsuddin Batola memberikan keterangan via Zoom, Jumat (26/11/2021)
Sumber :
  • Abdullah Daeng Sirua

Makassar, Sulawesi Selatan - Jelang laga klasik yang mempertemukan dua tim raksasa sepakbola Indonesia Timur antara PSM Makassar melawan Persipura Jayapura pada lanjutan liga 1 2021 pekan ke 14 yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jogjakarta, Sabtu (27/11/2021), PSM Makassar terus menggenjot latihan dengan mengandalkan karateker pelatih kepala yakni Syamsuddin Batola. Persiapan ini ditunjukkan dengan latihan usai melawan PSIS Semarang beberapa waktu lalu.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Usai pertandingan melawan PSIS Semarang beberapa waktu lalu kami langsung menggelar latihan sebagai persiapan untuk melawan Persipura Jayapura dan kita di tim kepelatihan sudah siap melawan skuad berjuluk Mutiara Hitam Persipura Jayapura. Saya semakin termotivasi dan ini menjadi cambuk bagi saya sebagai karateker pelatih, bagaimana caranya meraih hasil maksimal dan saya tekankan kepada pemain untuk bermain normal dan terkait pergantian pelatih itu hal biasa,” Ucap Syamsuddin Batola di sesi jumpa media Jumat (26/11/2021).

 

Pengambilalihan tongkat pelatih yang kini diemban Syamsuddin Batola terjadi setelah Milomir Seslija dilepas PSM dalam suatu kesepakatan tertutup dengan Manajemen PSM.

 

Sementara itu, Syamsuddin batola yang juga mantan pemain yang berposisi sebagai bek peraih trofi juara Liga Indonesia musim 1999/2000 lalu, mengakui Persipura Jayapura tim yang bagus. 

 

"Mungkin selama kompetisi ini mereka (Persipura), memiliki banyak pemain muda jadi mungkin perlu proses," lanjutnya dalam sesi jumpa media.

 

Gelandang bertahan PSM Makassar M. Arfan yang mendampingi karateker pelatih kepala, Syamsuddin Batola dalam sesi jumpa media, juga mengakui bahwa tim persipura jayapura adalah tim yang bagus.

"Maka dari itu seluruh pemain PSM Makassar tahu apa yang akan kita lakukan pada pertandingan besok, dan kepergian pelatih kepala Milomir Seslija saya rasa tidak begitu berpengaruh karena pergantian pelatih itu adalah hal yang normal dan saya berterima kasih kepada coach Milo atas kerjasamanya selama ini," sambung M. Arfan.

 

Karateker Pelatih PSM Makassar dikepalai Syamsuddin Batola

Syamsuddin Batola merupakan Pemain PSM Makassar dari tahun 1994 hingga 2001. Syamsuddin Batola juga membawa PSM Makassar meraih trofi juara dalam Liga Indonesia tahun 1999/2000. Syamsuddin Batola sendiri berposisi sebagai pemain belakang atau bek.

 

Dalam karier kepelatihan, Syasuddin batola tercatat sebagai asisten pelatih PSM Makassar sejak tahun 2017 lalu. Walaupun hanya berstatus sebagai asisten pelatih, namun Syamsuddin Batola tak bisa dipandang sebelah mata, Syamsuddin Batola mampu menunjukkan tajinya saat menjadi pelatih kepala PSM Makassar di piala Menpora tahun 2021.

 

Dari hasil racikannya yang bermodalkan pemain lokal mampu membawa skuad Juku Eja Pasukan Ramang PSM Makassar ke babak semi final dan finis diperingkat keempat.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dan tentunya menarik menanti racikan Syamsuddin Batola saat PSM Makassar berjumpa persipura Jayapura pada pertandingan besok.

( Abdullah Daeng Sirua / MTR )

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dibuka Secara Resmi oleh Pramono Anung 'Tak Menjadi' Pedagang Festival Bandeng di Jakarta Bebas dari Aksi Pungli Ormas

Dibuka Secara Resmi oleh Pramono Anung 'Tak Menjadi' Pedagang Festival Bandeng di Jakarta Bebas dari Aksi Pungli Ormas

Festival Bandeng kembali berlangsung di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat sebagai momen peringatan perayaan Imlek pada tiap tahunnya.
Mulai Puasa Bareng dengan Indonesia, Malaysia Tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026

Mulai Puasa Bareng dengan Indonesia, Malaysia Tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026

Bersamaan dengan Indonesia, Malaysia telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 dalam pengumuman yang keluar Selasa (17/2/2026).
Hilal Tak Tampak, Kemenag Sumsel Perkirakan Awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari

Hilal Tak Tampak, Kemenag Sumsel Perkirakan Awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari

Hasil pemantauan rukyatul hilal awal Ramadan 1447 Hijriah di Palembang dilaporkan tidak terlihat karena posisi bulan masih berada di bawah ufuk. Hal ini disampa
Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Satu keluarga muslim rela datang jauh dari Purwokerto, untuk menyaksikan langsung semarak Tahun Baru Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok,
Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Dalam rangka Tahun Baru Imlek 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong masyarakat tetap menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Tim voli putri Bandung BJB Tandamata resmi berpisah dengan pemain asingnya yakni Anastasia Guerra jelang babak final four Proliga 2026.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT