News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Pemain Asing yang Skillnya Luar Biasa tapi Kapok Main di Liga Indonesia, Ternyata Mereka Mengeluhkan soal Ini

5 pemain asing ini memiliki skill di atas rata-rata. Namun ketiganya mengaku kapok bermain di Liga Indonesia. Apa sebabnya? Simak penjelasannya di artikel ini -
Selasa, 26 Maret 2024 - 15:06 WIB
5 Pemain Asing yang Skillnya Luar Biasa tapi Kapok Main di Liga Indonesia, Ternyata Mereka Mengeluhkan soal Ini
Sumber :
  • Tangkapan layar

tvOnenews.com - Setidaknya ada 5 pemain asing yang punya skill luar biasa tapi dikabarkan kapok main di liga Indonesia. Sebagaimana diketahui liga Indonesia mempunyai regulasi pemain asing Asia dan non Asia.

Dari sejumlah pemain asing yang pernah datang untuk mencoba peruntungan di liga Indonesia, banyak dari mereka yang sukses hingga berkeluarga di sini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun tidak sedikit juga dari mereka yang gagal beradaptasi hingga mengaku kapok main di liga Indonesia. Lantas siapa saja pemain yang sudah tak sudi lagi merumput di Indonesia?

1. Boubakar Sanogo

Mantan striker Madura United yang pernah bermain di Hamburger SV dan Werder Bremen ini dipecat setelah 3 bulan bergabung dengan Madura United.

Dia merasa kecewa dan kapok lantaran infrastruktur yang belum memadai seperti tidak adanya ruang ganti dan shower di tempat latihan. Ia pun enggan kembali ke Liga Indonesia.

Selain itu Boubacar Sanogo mengaku kalau dirinya tidak menyukai struktur dan juga manajemen dari Madura United yang dianggap tidak profesional. 

“Saya tidak suka di sana, strukturnya sangat memprihatinkan, kami bahkan tidak memiliki ruang ganti dan shower di tempat latihan,” katanya. 

Total dia hanya tiga bulan bermain bersama dengan Madura United, Boubacar Sanogo kemudian dipecat oleh manajemen klub. 

2. Peter Odemwingie 

Mantan pemain West Bromwich Albion dan Stoke City ini kapok bermain di Liga 1 karena kerasnya permainan sepak bola Indonesia. Dia tak sanggup dengan tekel-tekel berbahaya dari lawan. 

Pemain asal Nigeria itu sempat menorehkan 15 gol di kompetisi Liga Indonesia di musim 2017. Namun, pasca berakhirnya kompetisi, Odemwingie justru memilih untuk hengkang dari Madura United. 

Dikabarkan kalau Peter Odemwingie memilih untuk pergi dari Madura United lantaran dirinya tidak suka dengan kerasnya sepak bola Indonesia. 

3. Sylvano Comvalius 

Top skor Liga 1 2017 ini merasa kecewa ketika klub yang ia bela saat itu Bali United dirugikan kala gagal meraih gelar juara pada Liga 1 2017. 

Pada saat itu Bhayangkara FC menjadi juara usai menang WO dari Mitra Kukar yang kontroversial. 

Padahal ia sempat tampil cemerlang bersama dengan Bali United. Sylvano Comvalius mencatatkan 37 gol sepanjang musim kompetisi 2017. 

Ia merasa kalau Bali United yang diambang juara dicurangi oleh penyelenggara kompetisi setelah pesaing terdekat mereka Bhayangkara FC dinyatakan menang WO 3-0 atas Mitra Kukar padahal laga berakhir dengan hasil 1-1. 

Hasil itu membuat torehan angka dari Bali United dan Bhayangkara sama, namun Bali United harus puas duduk sebagai runner up setelah kalah head to head. 

"Jadi Selamat datang di sirkus. Siapa yang ingin melihat keajaiban apapun yang terjadi. Kita harus bangga pada musim ini, bersama-sama kita melakukan pekerjaan yang menakjubkan. Mari berharap dan berdoa untuk akhir yang lebih baik," tulis Comvalius di Instagramnya. 

4. Kevin van Kippersluis

Kevin diboyong Persib Bandung langsung dari SC Cambuur divisi pertama sepak bola Belanda. Kedatangannya diharapkan bisa menjadi ujung tombak bagi Maung Bandung.

Namun sayang Kevin van Kippersluis gagal menunjukan tajinya di Liga 1 musim 2018. Dalam 15 penampilan dia hanya bisa mencetak dua gol. 

Walhasil, di penghujung musim Persib Bandung memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya dan ia pun harus hengkang dari Persib Bandung. 

"Saya pergi ke Indonesia terlalu cepat, jika saya sudah di penghujung karir mungkin ceritanya akan berbeda. Saya merindukan sepak bola Belanda, kehidupan saya bagus di Indonesia, tapi tidak dalam urusan sepakbola. Di Belanda permainan lebih kearah taktikal, di Indonesia itu tidak terjadi," kata Kevin van Kippersluis. 

5. Carlton Cole

Terakhir ada mantan penggawa Tim Nasional Inggris, Carlton Cole yang pernah membela Persib Bandung di musim 2017. 

Namun sayang, Carlton Cole gagal beradaptasi dengan Persib Bandung dan membuat dirinya harus rela dicoret dari skuad Maung Bandung di akhir musim. 

Sebagai bentuk kekecewaannya, Cole justru mengkambing hitamkan manajer Persib Bandung saat itu, Umuh Muchtar yang dianggap tidak memperlakukannya secara profesional. 

"Saya belum pernah menyebut nama pria ini (Umuh Muchtar) dengan cara yang buruk, yang tidak pernah mendukung saya sejak saya tiba di Persib. Saya belum pernah diperlakukan dengan adil tetapi saya tutup mulut dan bekerja keras serta menjaga semuanya tetap profesional" kata Carlton Cole. 

Itu tadi daftar 5 pemain sepak bola kelas Eropa yang mengaku menyesal bermain di liga Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(amr)

Follow tvOnenews.com di sini Google News.
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diguyur Rp10 Juta oleh Dedi Mulyadi Imbas Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Nina Saleha akan Gunakan untuk Akikah

Diguyur Rp10 Juta oleh Dedi Mulyadi Imbas Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Nina Saleha akan Gunakan untuk Akikah

Nina Saleha, ibu bayi nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akan menggunakan uang bantuan Rp10 juta dari Dedi Mulyadi (KDM) untuk akikah.
Prabowo Desak TNI-Polri dan Kemenkeu Bertindak Keras, Kebocoran Negara dari Penyelundupan Disorot Tajam

Prabowo Desak TNI-Polri dan Kemenkeu Bertindak Keras, Kebocoran Negara dari Penyelundupan Disorot Tajam

Prabowo perintahkan TNI, Polri, dan Kemenkeu hentikan penyelundupan. Kebocoran negara masih tinggi, potensi kerugian capai ratusan triliun.
Hasil Final Four Proliga 2026: Bungkam Jakarta Electric PLN, Popsivo Polwan Sukses Catat Kemenangan Pertamanya

Hasil Final Four Proliga 2026: Bungkam Jakarta Electric PLN, Popsivo Polwan Sukses Catat Kemenangan Pertamanya

Hasil Final Four Proliga 2026 pertandingan pembuka dari seri kedua yang berlangsung di Kota Solo antara Jakarta Electric PLN menghadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Jelang Konser Besok, Simak Jadwal Acara Konser NCT WISH

Jelang Konser Besok, Simak Jadwal Acara Konser NCT WISH

Setelah sekian lama ditunggu oleh NCTzen, akhirnya konser NCT WISH 1st CONCERT TOUR ‘INTO THE WISH : Our WISH’ IN JAKARTA akan digelaf besok, Sabtu (11/4/2026).
Uji Materi UU TNI Disorot, MK Diminta Tegas dan Independen di Tengah Gelombang Tekanan Publik

Uji Materi UU TNI Disorot, MK Diminta Tegas dan Independen di Tengah Gelombang Tekanan Publik

MK diminta tetap independen dalam uji materi UU TNI. FUII ingatkan bahaya generalisasi kasus oknum terhadap institusi negara.
Basral Graito Tembus Peringkat 38 Dunia, Indonesia Punya Peluang Rebut Tiket Olimpiade 2028

Basral Graito Tembus Peringkat 38 Dunia, Indonesia Punya Peluang Rebut Tiket Olimpiade 2028

Capaian ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menembus jalur kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT