News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanpa Bojan Hodak Serta Pemain Asing dan Naturalisasi, Persib Mulai Jalani Latihan Perdana Pramusim

Sebanyak 17 pemain tanpa pelatih Persib Bojan Hodak hadir melahap menu latihan dari pelatih di Stadion SPOrT Jabar Arcamanik, Bandung, Selasa (2/7/2024).
Selasa, 2 Juli 2024 - 12:25 WIB
Tanpa Bojan Hodak Serta Pemain Asing dan Naturalisasi, Persib Mulai Jalani Latihan Perdana Pramusim
Sumber :
  • tvOnenews/Dwi RB

Bandung, tvOnenews.com - Persib Bandung mulai memanaskan mesin menyambut musim kompetisi 2024/2025. Agenda latihan perdana dilakukan di masa pramusim meski belum seluruh pemain bergabung termasuk sang pelatih Bojan Hodak.

Sebanyak 17 pemain hadir melahap menu latihan dari pelatih di Stadion SPOrT Jabar Arcamanik, Bandung, Selasa (2/7/2024). Belum terlihat para pemain asing dan juga pemain naturalisasi di sesi latihan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain yang sudah hadir adalah Achmad Jufriyanto, Febri Hariyadi, Kakang Rudianto, Henhen Herdiana, Beckham Putra Nugraha, Robi Darwis, Zalnando, Ryan Kurnia, Ferdiansyah, Rachmat Irianto, Abdul Aziz, Muhammad Adzikry, Abdul Faris, Teja Paku Alam dan Sheva Sanggasi ditambah dua kiper magang dari tim akademi.

tvonenews

Yaya Sunarya mewakili tim pelatih mengatakan masih ada beberapa pemain yang meminta izin absen latihan hari pertama. Tapi bertahap komposisi pemain akan segera lengkap untuk mempersiapkan diri menghadapi musim baru.

"Ini adalah latihan perdana untuk tim Persib. Yang hadir ada 13 pemain (plus empat kiper) dengan ada beberapa situasi dimana beberapa pemain yang tidak bisa hadir. Sudah terkonfirmasi dan pelatih memberi izin. Jadi, mereka akan segera bergabung di minggu ini," ujar pelatih fisik Persib ini saat diwawancara usai latihan, Senin (2/7/2024).

Mengenai kondisi pemain dalam sesi latihan pertama ini, Yaya Sunarya menyebut ada penilaian positif. Secara mental, pemain nampak begitu ceria setelah mendapat waktu libur satu bulan.

Sedangkan dari aspek fisik, Beckham Putra Nugraha  dan kawan-kawan tidak merosot level kebugarannya. Karena sebelum kembali berlatih bersama, ada menu latihan individu yang harus dilakukan di lingkungan rumah masih-masing.

"Kalau saya lihat dan ngobrol dengan Miro, mereka betul-betul bisa memanfaatkan liburan mereka, itu yang penting. Kemudian mereka juga menjaga kondisi kebugarannya dua minggu sebelum memulai latihan," ujarnya.

"Kita bisa lihat bagaimana pemain mengikuti agenda latihan dengan baik. Jadi nanti kita tinggal lihat datanya setelah selesai latihan. Nanti kita compare dengan yang sebelum-sebelumnya. Secara umum oke," imbuhnya.

Porsi latihan juga tidak langsung digenjot dengan intensitas tinggi. Menu ringan diberikan lebih dulu diberikan kepada pemain dan perlahan ditingkatkan untuk membangun fondasi kuat jelang kompetisi.

"Seperti latihan perdana biasanya kita buat dengan menyesuaikan. Adaptasi training, tapi dengan metode latihan yang tetap sama. Hanya tidak ada penekanan ketika memulai latihan," ucap Yaya Sunarya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada sesi latihan kali ini juga Bojan Hodak belum terlihat memimpin kegiatan tim. Yaya menyebut sang pelatih kepala harus tertunda keberangkatannya ke Indonesia karena harus melakukan cek medis.

"Minggu ini kita kumpul, coach Bojan karena ada tes medis yang seharusnya dilakukan sebelum dia berangkat ke Indonesia, kemudian dimundurkan akhirnya dia minta jadwalnya diubah dan coach Bojan di tanggal 5 bisa gabung dengan kita," tukas dia.(dwi/hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal dugaan penyiapan uang 1 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dari mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut untuk diserahkan ke Panitia Khusus atau Pansus Haji DPR RI.
Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Terdakwa korupsi kuota haji, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex merespon soal dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menyebut bahwa dirinya telah memperkaya diri dengan penerimaan uang USD 5.233.800 dan Rp330 juta.
Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Di bawah terik matahari Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8) siang itu, bunyi derap sepatu Paskibraka yang bersahutan menciptakan irama kedisiplinan di lapangan Pusat Pengembangan SDM Kemendikdasmen. 
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pemuda Bulan Bintang mengajukan permohonan pengujian materiil Pasal 50A ayat (5) dan ayat (6) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT