News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Liga 2: Masih Eksis di Usia 41 Tahun, Eks Kapten Persib Minta Rekan Setim Berani Hantam Dirinya Saat Rebut Bola

Eks Persib, Supardi Nasir minta rekan setim di klub Liga 2 Nusantara United untuk tidak canggung saat berlatih bersama meski ada jarak usia yang terlampau jauh.
Selasa, 27 Agustus 2024 - 22:02 WIB
Pemain Baru Nusantara United, Supardi Nasir
Sumber :
  • HO/Nusantara United

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan penggawa Persib, Supardi Nasir minta rekan setim di klub Liga 2 Nusantara United untuk tidak canggung saat berlatih bersama meski ada jarak usia yang terlampau jauh.

Seperti diketahui, Supardi Nasir yang kini sudah berusia 41 tahun resmi melanjutkan karier sepak bolanya dengan memperkuat Nusantara United.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehadiran pemain kelahiran Bangka tersebut yang kaya pengalaman di Liga Indonesia, diharapkan bisa membantu Nusantara United raih tiket promosi.

tvonenews

Melansir dari laman Transfermakt, diketahui bahwa Supardi pernah memperkuat lima tim besar di Indonesia.

Mereka adalah PSMS Medan, PSPS, Pelita Jaya, Sriwijaya FC hingga Persib Bandung.

Secara prestasi, mantan kapten Persib itu mampu meraih gelar juara Liga Indonesia bersama dua tim berbeda yakni Sriwijaya FC dan Persib Bandung.

Sedangkan di level timnas, Supardi juga kenyang pengalaman dengan torehan 21 caps bersama timnas Indonesia.

"Ya, tentunya saya sangat senang dan menikmati dapat bergabung dengan Nusantara United," kata Supardi.

"Semoga saya dapat memberikan yang terbaik untuk tim ini," ujarnya menambahkan.

Meski usianya sudah melewati kepala empat, namun Supardi mengingatkan kepada rekan setimnya untuk tidak canggung saat berlatih.

Dirinya menyebut jika dalam permainan sepak bola tidak ada senioritas, sehingga para penggawa Nusantara United harus berani berduel dengan pemain yang lebih tua.

"Saya gabung dengan mereka saya gak mau bilang mereka pemain junior, respek dia artinya menghargai yang (tua) dalam permainan gak berlaku itu, terus saya pegang bola kamu gak mau ambil karena itu pemain senior? gak boleh, kamu sama dengan membunuh saya," ucap Supardi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau kamu gak mau ambil bola, saya gak terbiasa dengan tekanan nanti, ambil bola dari saya, rebut saya, hantam saya, karena berlaku untuk saya dan kalian juga," tutupnya.

Sementara itu di Liga 2 musim ini, Nusantara United akan tergabung di Grup 2 bersama Adhyaksa Farmel, Bhayangkara Presisi, Persekat Tegal, Persijap, Persekat, Persikas, Persiku, Persipa, dan PSIM. (sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Investasi SDM Jadi Strategi Utama Hadapai Persaingan Global dan AI

Investasi SDM Jadi Strategi Utama Hadapai Persaingan Global dan AI

Di tengah persaingan global yang semakin ditentukan oleh teknologi dan artificial intelligence (AI), keunggulan suatu negara tidak lagi semata bergantung pada
Viral Jenazah Bocah 8 Tahun Dibawa Pakai Motor di Pandeglang, Lewati Jalan Rusak

Viral Jenazah Bocah 8 Tahun Dibawa Pakai Motor di Pandeglang, Lewati Jalan Rusak

Video jenazah bocah laki-laki 8 tahun dibawa menggunakan motor di Pandeglang, Banten viral di media sosial. Ia meninggal dunia di tengah melewati jalan rusak.
Kasad Dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL

Kasad Dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut.
Mendagri Desak Purbaya Prioritaskan DBH untuk Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji ASN

Mendagri Desak Purbaya Prioritaskan DBH untuk Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji ASN

Mendagri) Tito Karnavian meminta Purbaya memprioritaskan pembayaran Dana Bagi Hasil (DBH) yang masih kurang bayar kepada pemerintah daerah yang mengalami tekanan fiskal berat. 
Viral Remaja Disabilitas di Pacitan Diduga Dicekoki Miras dan Dipaksa Makan Pecahan Genteng

Viral Remaja Disabilitas di Pacitan Diduga Dicekoki Miras dan Dipaksa Makan Pecahan Genteng

Video perundungan terhadap seorang penyandang disabilitas di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, mendadak viral di media sosial.
Kasatgas Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera

Kasatgas Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, meminta 16 kementerian dan lembaga untuk segera merealisasikan program pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera.

Trending

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat lima orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar di perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026).
Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas korban mutilasi di Depok akhirnya terungkap. Ternyata dia sempat dilaporkan hilang oleh istrinya pada 25 Juli 2026.
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut  ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut. 
5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

Siapa saja dokter dan nakes yang menghujat Yurizal Tri Chaerawan? Simak daftar 5 sosok viral usai mengomentari pasien BPJS yang meninggal dunia itu.
Ramalan Keuangan Shio 6 Agustus 2026: Tikus, Kerbau, Macan hingga Babi

Ramalan Keuangan Shio 6 Agustus 2026: Tikus, Kerbau, Macan hingga Babi

Ramalan keuangan shio 6 Agustus 2026 mengulas kondisi finansial dari Tikus hingga Babi secara lengkap, disertai angka hoki masing-masing shio hari Kamis ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT