News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Persija Frustasi Gagal Menang Lawan Persebaya: Kami Pikir Sudah Mengerahkan Semuanya

Pelatih Persija Carlos Pena mengaku frustasi karena gagal mengantarkan timnya menang untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah ditahan imbang Persebaya  1-1 pada pekan ke-28 Liga 1 Indonesia
Minggu, 13 April 2025 - 04:00 WIB
Pelatih Persija Frustasi Gagal Menang Lawan Persebaya: Kami Pikir Sudah Mengerahkan Semuanya
Sumber :
  • Tim tvOne/Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Carlos Pena mengaku frustasi karena gagal mengantarkan timnya menang untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah ditahan imbang Persebaya  1-1 pada pekan ke-28 Liga 1 Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/4/2025).

Persija unggul lebih dulu melalui Rayhan Hannan pada menit ke-61, namun keunggulan ini tak bertahan lama setelah Persebaya menyamakannya tiga menit kemudian melalui sundulan Flavio Silva.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hasilnya sungguh membuat frustrasi, pertandingan hari ini, karena saya pikir kami mengerahkan semua yang kami miliki, kami mencoba, kami mencoba, kami menciptakan cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan," kata Pena pada jumpa pers pasca pertandingan di SUGBK, Sabtu.

Sebelum ditahan Persebaya, Persija kalah 1-3 dari Arema, lalu 0-1 dari Madura United. Jika menilik 10 pertandingan terakhir mereka, Rizky Ridho dan kawan-kawan juga dinaungi tren negatif karena hanya menang dua kali. Itu saat melawan Persita dan PSIS.

"Saya pikir Persebaya, satu-satunya peluang bersih yang mereka miliki adalah di sudut, bola mati," tambah Pena.

Pelatih asal Spanyol itu juga menjelaskan kenapa pada pertandingan ini dia tak menurunkan striker murni meski memiliki Marco Simic dan Yandi Sofyan di bangku cadangan.

Pena mengaku ingin memainkan sepak bola dengan permainan mobilitas tinggi di lini depan dengan mengandalkan Witan Sulaeman, Dony Tri Pamungkas, dan Ryo Matsumura.

Hal ini diterapkannya karena ia menilai akan sulit bermain dengan striker murni karena Persebaya memiliki dua bek tengah tangguh pada diri Dime Dimov dan Slavko Damjanovic.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Inilah mengapa saya berencana untuk bermain dengan para pemain ini, dengan formasi ini. Di babak pertama kami bermain bagus, kami bermain bagus tetapi kami tidak memiliki terlalu banyak akurasi. Kami terkadang kehilangan umpan mudah," jelas dia.

Satu-satunya striker "nomor 9" yang masuk adalah Yandi pada menit ke-80 ketika mantan pemain Persib Bandung itu menggantikan Dony. "Dan pada akhirnya saya bertaruh untuk Yandi. Karena masih ada beberapa ruang di belakang dan menurutku Yandi bisa punya peluang. Tetapi dia tidak punya peluang".

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meriahkan Hari Batik, Penumpang Kereta Diajari Membatik, Pegawai KAI Gelar Fashion Show di Stasiun

Meriahkan Hari Batik, Penumpang Kereta Diajari Membatik, Pegawai KAI Gelar Fashion Show di Stasiun

Memperingati Hari Batik Nasional, PT KAI Daop 8 Surabaya menggelar acara fashion show di stasiun kereta Gubeng yang diikuti pegawai KAI. Selain itu, penumpang di stasiun Surabaya juga diajak belajar membuat batik.
Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh Berubah 2 Menit Jadi 7 Menit, Justin Hubner Akui Ikut Bingung

Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh Berubah 2 Menit Jadi 7 Menit, Justin Hubner Akui Ikut Bingung

Drama waktu tambahan Timnas Indonesia vs Bangladesh terungkap. Justin Hubner menyebut pemain sempat bingung saat tambahan waktu berubah dari 2 jadi 7 menit.
Ole Romeny Sangat Emosional usai Sukses Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Lewat 4 Assist

Ole Romeny Sangat Emosional usai Sukses Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Lewat 4 Assist

Ole Romeny menyebut duel Timnas Indonesia vs Bangladesh sebagai laga paling gila yang pernah dimainkannya, dengan empat assist hingga Garuda lolos ke final.
Timnas Indonesia Lawan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Beri Tanggapan Berkelas

Timnas Indonesia Lawan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Beri Tanggapan Berkelas

Kevin Diks menilai Thailand sebagai tim bagus menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Kapten Timnas Indonesia memilih fokus dan menikmati keberhasilan Garuda.
AHU Perketat Verifikasi, 158.429 Permohonan Tidak Lolos Persyaratan

AHU Perketat Verifikasi, 158.429 Permohonan Tidak Lolos Persyaratan

Ketelitian pemohon menjadi salah satu kunci agar layanan administrasi hukum dapat diproses tanpa hambatan.
Bicara soal Rupiah, Analis Bank Prediksi Bisa Melemah Selama Hubungan AS dan Iran Tak Harmonis

Bicara soal Rupiah, Analis Bank Prediksi Bisa Melemah Selama Hubungan AS dan Iran Tak Harmonis

Kini hubungan AS dan Iran diketahui, masih dalam ketegangan tinggi terkait isu gencatan senjata hingga pembukaan kembali Selat Hormuz, bisa pengaruhi rupiah.

Trending

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia memastikan diri ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). 
Drama 9 Gol Timnas Indonesia Bikin Mitchell Baker Tercengang: Laga Paling Gila dalam Karier Saya

Drama 9 Gol Timnas Indonesia Bikin Mitchell Baker Tercengang: Laga Paling Gila dalam Karier Saya

‎Timnas Indonesia mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 pada pertandingan terakhir Grup A. Duel penentuan tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Galeri Foto: Intip Raut Ekspresif Punggawa Timnas Indonesia Kala Berjaya Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Galeri Foto: Intip Raut Ekspresif Punggawa Timnas Indonesia Kala Berjaya Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

‎Timnas Indonesia berjaya melibas Bangladesh dengan skor telak 9-2. Momen tersebut berlangsung dalam laga pamungkas babak penyisihan grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT