GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seusai Jadi Pelatih Terbaik Liga 1 Indonesia, Imran Nahumarury Jujur soal Kondisi Malut United

Pelatih Malut United Imran Nahumarury terpilih sebagai pelatih terbaik Liga 1 Indonesia 2024-2025 edisi Maret 2024.
Rabu, 23 April 2025 - 00:08 WIB
Seusai Jadi Pelatih Terbaik Liga 1 Indonesia, Imran Nahumarury Jujur soal Kondisi Malut United
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Malut United Imran Nahumarury terpilih sebagai pelatih terbaik Liga 1 Indonesia 2024-2025 edisi Maret 2024.

Keterpilihan Imran Nahumarury sebagai pelatih terbaik setelah keberhasilannya membawa Malut United naik ke papan atas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terima kasih BRI Liga 1 atas penghargaannya. Semua ini berkat kerja keras tim, pelatih dan pemain. Penghargaan ini menjadi motivasi saya agar lebih baik lagi. Saya persembahkan penghargaan ini untuk pemain, pelatih, serta seluruh bagian tim yang selama ini telah mendukung," kata Pelatih Malut United Imran Nahumarury di Ternate, Selasa (22/4/2025).

Juru taktik berusia 46 tahun itu sekaligus dinobatkan sebagai pelatih terbaik pekan ke-28 usai membawa timnya meraih kemenangan 3-1 atas Persis Solo dalam laga yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (12/4/2025).

Total, sudah tiga penghargaan mingguan diraih setelah sebelumnya Imran juga menjadi pelatih terbaik Liga 1 pekan ke-12 dan ke-16.

Setelah sukses mengantarkan Malut United promosi ke Liga 1, Imran terus membawa Malut United ke posisi yang lebih baik di kompetisi teratas sepak bola Indonesia.

Kendati berstatus sebagai tim yang belum genap berusia dua tahun, Laskar Kie Raha mampu bersaing di papan atas Liga 1 2024-2025.

Di pekan ke-29, Malut United berada di urutan kelima klasemen sementara BRI Liga 1 dengan koleksi 47 poin. Hasil dari 12 kemenangan, 11 imbang, dan enam kekalahan.

Bersama Imran, Laskar Kie Raha menorehkan catatan istimewa dengan meraih tujuh kemenangan dan empat imbang dalam 11 laga terakhir sejak menelan kekalahan 0-1 dari Madura United (10/1).

Imran yang menjadi satu-satunya pelatih kepala lokal tersisa di Liga 1 musim ini mengungkapkan bahwa penghargaan yang ia raih menjadi bukti bahwa juru taktik dalam negeri pun bisa bersaing di kasta tertinggi.

"Saya ingin mengatakan bahwa pelatih lokal itu bisa bersaing dengan pelatih asing di Liga 1, asalkan kami mau dan memiliki etos kerja yang bagus dan didukung oleh manajemen," tutur Imran.

Kendati begitu, Imran belum puas. Pelatih kelahiran Ambon, 12 November 1978 ini bersyukur bisa berada di dalam keluarga Malut United sehingga membuatnya termotivasi untuk terus berkembang.

"Perjalanan karier saya masih panjang, jadi saya harus terus belajar. Kebetulan lingkungan dalam tim ini begitu baik, mulai dari pemain, pelatih, dan staf, sehingga menambah motivasi saya untuk menjadi lebih baik," ucap Imran.

Kini, Liga 1 menyisakan lima pertandingan. Terdekat, Malut United akan menghadapi Dewa United yang menghuni posisi kedua dalam lanjutan pekan ke-30 di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat, (25/4).

Imran menegaskan dirinya fokus pada persiapan tim menghadapi laga selanjutnya agar bisa tampil maksimal di setiap pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, setiap pertandingan itu berbeda dan butuh persiapan yang berbeda pula.

"Saya tidak mau membebani pemain. Biarkan tim ini berjalan apa adanya. Apa pun hasilnya di akhir musim, itulah hasil dari kerja keras kami," kata Imran.(ant/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Jadi satu-satunya pemain lokal di deretan top skor Liga 2, winger milik Bekasi City FC ini bisa dipertimbangkan oleh John Herdman untuk skuad Timnas Indonesia.
Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Pedagang burung pipit di Vihara Dharma Bhakti Jakarta Barat mengungkapkan bisa kantongi Rp17 juta dalam waktu setengah hari selama perayaan Hari Raya Imlek.
Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Setelah tes pramusim F1 2026 pertama yang berlangsung di Bahrain telah berakhir, peta persaingan tim pada musim ini nampaknya masih sulit untuk diprediksi.
Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Umat Islam di Indonesia menantikan pengumuman resmi penetapan 1 Ramadhan dari pemerintah melalui sidang isbat untuk menentukan kapan puasa dan shalat tarawih
Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam mulai khawatir John Herdman akan membawa Timnas Indonesia kembali ke era Shin Tae-yong dari segi penggunaan taktik di atas lapangan. Apa katanya?
Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Keputusan itu diambil AFC setelah CAHN terbukti menurunkan dua pemain yang tidak memenuhi syarat tampil.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT