GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Tegas Pelatih PSM Makassar soal Sanksi Yuran Fernandes: Dia Tak Layak Dapat Hukman Itu, Kenapa Harus 1 Tahun?

Pelatih PSM Makassar, Bernando Tavares, merespons keras terkait sanksi yang didapat anak asuhnya, Yuran Fernandes, berupa larangan bermain 12 bulan di Indonesia.
Minggu, 11 Mei 2025 - 11:07 WIB
Bernando Tavares
Sumber :
  • Liga Indonesia Baru

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih PSM Makassar, Bernando Tavares, merespons keras terkait sanksi yang didapat anak asuhnya, Yuran Fernandes, berupa larangan bermain 12 bulan di Indonesia.

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI secara resmi menjatuhkan hukuman berupa larangan bermain 12 bulan alias 1 tahun di Indonesia kepada kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sanksi itu diberikan akibat pernyataan kontroversial bernada kritik dari pemain asal Tanjung Verde tersebut yang viral di media sosial.

Yuran Fernandes melayangkan kritikan keras terhadap kepemimpinan wasit saat pertandingan PSM Makassar kontra PSS Sleman.

Laga PSS vs PSM diduga diwarnai keputusan kontroversi dari wasit, termasuk menganulir gol Yuran pada menit ke-12 babak pertama lantaran dianggap melakukan pelanggaran pada saat dilakukan tendangan sudut.

Pemain PSM Makassar Yuran Fernandes diskorsing 12 bulan
Pemain PSM Makassar Yuran Fernandes diskorsing 12 bulan
Sumber :
  • PSM Makassar

 

"Sepak bola di Indonesia hanya candaan. Makanya level dan korupsinya akan tetap sama. Jika Anda ingin menghasilkan uang, Anda bisa datang ke Indonesia. Jika Anda ingin bermain sepak bola serius, menjauhlah dari Indonesia," tulis Yuran di Instagram pribadinya beberapa waktu lalu yang langsung dihapus.

Sementara itu, Bernando Tavares menanggapi sanksi berat yang diberikan kepada anak asuhnya. Ia mempertanyakan terkait hukuman larangan bermain selama 12 bulan untuk Yuran Fernandes.

Bernando Tavares
Bernando Tavares
Sumber :
  • Liga Indonesia Baru

 

"Saya ingin mempertanyakan kenapa harus 12 bulan sanksi larangan bermain diberikan kepada Yuran," ujar Bernando Tavares usai laga kontra Malut United, Sabtu (10/5/2025).

Lebih lanjut, pelatih asal Portugal itu menilai bahwa Yuran Fernandes tidak layak mendapatkan hukuman larangan bermain selama 12 bulan.

Menurutnya, kapten PSM Makassar tersebut merupakan sebuah opini terkait kinerja wasit yang memimpin laga kontra PSS Sleman.

"Dia tidak layak mendapatkan sanksi larangan bermain 12 bulan dan ini tidak pernah terjadi di mana pun," jelas Bernando Tavares.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di mana-mana tidak ada memberikan hukuman 12 bulan untuk hukuman seperti ini," tambahnya.

Bernando Tavares bahkan secara blak-blakan mengaku jika selama dirinya menjadi pelatih di tiga benua berbeda tidak pernah melihat ada pemain yang diberikan hukuman berat akibat memberikan sebuah kritik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Pedagang Asongan di Pelabuhan Merak Ngaku Diminta Rp650 Ribu: Kalau Tidak Punya Uang, Dirampas Dagangannya

Viral Pedagang Asongan di Pelabuhan Merak Ngaku Diminta Rp650 Ribu: Kalau Tidak Punya Uang, Dirampas Dagangannya

Pedagang asongan di Pelabuhan Merak mengaku diminta Rp650 ribu untuk rompi dan terancam kehilangan dagangan. ASDP membantah adanya pungutan liar
Alasan John Herdman Dikritik usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026, Era Shin Tae-yong Jadi Perbandingan

Alasan John Herdman Dikritik usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026, Era Shin Tae-yong Jadi Perbandingan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mendapat sorotan setelah gagal membawa skuad Garuda melewati fase grup Piala AFF 2026.
Jadwal Muktamar NU ke-35 Lengkap, Dimulai 26 Agustus hingga Pemilihan Ketum PBNU

Jadwal Muktamar NU ke-35 Lengkap, Dimulai 26 Agustus hingga Pemilihan Ketum PBNU

Jadwal Muktamar NU ke-35 di Tambakberas, Jombang, dimulai 26 Agustus 2026. Simak agenda Muktamar NU dari registrasi hingga pemilihan Ketum PBNU.
Viral Cekcok di Jalan Juanda Depok, Pemotor Ngaku Bawa Sajam dan Ancam Pemobil, Polisi Turun Tangan

Viral Cekcok di Jalan Juanda Depok, Pemotor Ngaku Bawa Sajam dan Ancam Pemobil, Polisi Turun Tangan

Video cekcok pemotor dan pemobil di Jalan Juanda, Depok, viral. Pemotor diduga mengaku membawa sajam. Polisi masih menyelidiki kejadian tersebut.
Enzo Fernandez Merapat ke Man City, Xabi Alonso Minta Chelsea Rekrut Mantan Anak Buahnya di Real Madrid?

Enzo Fernandez Merapat ke Man City, Xabi Alonso Minta Chelsea Rekrut Mantan Anak Buahnya di Real Madrid?

Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, dilaporkan merapat ke Manchester City. Xabi Alonso berpotensi bersatu kembali dengan mantan anak asuhnya di Real Madrid.
Cek Desil Kemensos untuk Tahu Dapat Bansos atau Tidak, Begini Cara Sanggah Jika Data Tidak Sesuai

Cek Desil Kemensos untuk Tahu Dapat Bansos atau Tidak, Begini Cara Sanggah Jika Data Tidak Sesuai

Cek desil Kemensos untuk mengetahui status penerima bansos PKH dan BPNT 2026. Jika desil tidak sesuai, masyarakat bisa mengajukan sanggah.

Trending

Pedagang Cimin Diduga Cabuli Tujuh Anak di Cirebon, Modus Ingin Timbang Berat Badan Anak

Pedagang Cimin Diduga Cabuli Tujuh Anak di Cirebon, Modus Ingin Timbang Berat Badan Anak

Seorang pedagang cimin di Cirebon berinisial US (45) diduga melakukan perbuatan cabul terhadap sedikitnya tujuh anak perempuan berusia 6–9 tahun.
Gerai Samsat Keliling Tersedia di 14 Lokasi Jadetabek Pada Rabu

Gerai Samsat Keliling Tersedia di 14 Lokasi Jadetabek Pada Rabu

Polda Metro Jaya menyediakan layanan Samsat Keliling untuk membantu para wajib pajak dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek), Rabu. 
AS Ancam China soal Kerja Sama Ekonomi dengan Iran, China: Jangan Ganggu!

AS Ancam China soal Kerja Sama Ekonomi dengan Iran, China: Jangan Ganggu!

Pemerintah China tak ingin hubungan kerja samanya dengan Iran diganggu karena masih dalam kerangka internasional termasuk oleh Amerika Serikat.
Simak, Bakal Ada Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Manggarai Terkait Peresmian LRT Rabu Pagi

Simak, Bakal Ada Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Manggarai Terkait Peresmian LRT Rabu Pagi

Untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat saat peresmian operasional Light Rail Transit/Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, Rabu (26/8), Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional.
Al Ettifaq vs Al Nassr 2-3: Ronaldo Out, Sadio Mane 'Gendong' Tim hingga Jadi Kunci Kemenangan Faris Najd

Al Ettifaq vs Al Nassr 2-3: Ronaldo Out, Sadio Mane 'Gendong' Tim hingga Jadi Kunci Kemenangan Faris Najd

Laga Al Ettifaq vs Al Nassr berjalan penuh drama dengan tensi tingkat tinggi. Ronaldo ditarik keluar hingga Sadio Mane jadi kunci kemenangan bagi Faris Najd.
Bakal Naik Level, 5 Zodiak Ini Paling Beruntung Soal Karier Besok 27 Agustus 2026

Bakal Naik Level, 5 Zodiak Ini Paling Beruntung Soal Karier Besok 27 Agustus 2026

Lima zodiak diprediksi paling beruntung soal karier besok, 27 Agustus 2026. Ada peluang baru, apresiasi kerja, hingga kesempatan sukses yang tak boleh dilewatkan!
Arab Saudi Makin Serius Garap Wisatawan Indonesia, Event Internasional Jadi Daya Tarik Baru

Arab Saudi Makin Serius Garap Wisatawan Indonesia, Event Internasional Jadi Daya Tarik Baru

Arab Saudi terus memperluas daya tarik pariwisatanya dengan tidak lagi hanya mengandalkan perjalanan ibadah sebagai magnet bagi wisatawan Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT