News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Semakin Memanas, APPI Tegaskan Siap Lapor ke FIFA soal Hukuman Berat Komdis PSSI kepada Yuran Fernandes

Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) menegaskan siap membawa kasus Yuran Fernandes untuk dilaporkan kepada FIFA.
Minggu, 11 Mei 2025 - 13:03 WIB
APPI Pertanyakan Keputusan Komdis PSSI Atas Sanksi Larangan Bermain 1 Tahun Yuran Fernandes
Sumber :
  • PSM Makassar

Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) menegaskan siap membawa kasus Yuran Fernandes untuk dilaporkan kepada FIFA.

Seperti yang diketahui, kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes menjadi sorotan tajam usai mendapatkan sanksi berat dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yuran Fernandes dihukum PSSI
Yuran Fernandes dihukum PSSI
Sumber :
  • PSM Makassar

 

Pemain asal Tanjung Verde itu mendapatkan sanksi berupa larangan bermain selama 12 bulan di Indonesia akibat kritikan kontroversial di media sosial.

Selain hukuman tak boleh bermain 12 bulan alias satu tahun, kapten PSM Makassar itu juga mendapatkan denda sebesar Rp25 juta.

Yuran Fernandes sendiri melayangkan kritikan keras terhadap kepemimpinan wasit dalam pertandingan PSM Makassar kontra PSS Sleman dalam lanjutan Liga 1 2024-2025.

Laga PSS vs PSM diduga diwarnai keputusan kontroversi dari wasit, termasuk menganulir gol Yuran pada menit ke-12 babak pertama lantaran dianggap melakukan pelanggaran pada saat dilakukan tendangan sudut.

Imbas hukuman berat yang dialaminya membuat berbagai pihak memberikan dukungan kepada Yuran Fernandes, termasuk APPI.

Wakil Presiden APPI, Achmad Jufriyanto, menilai bahwa hukuman berat Yuran Fernandes itu akan mengancam kebebasan dalam berpendapat para pemain.

Achmad Jufriyanto
Achmad Jufriyanto
Sumber :
  • Twitter/@persib

 

"Tentu sebagai sesama pesepak bola, kami ikut berkeberatan atas keputusan Komdis tersebut karena keputusan tersebut dikhawatirkan akan mengancam kebebasan berpendapat para pemain," ujar Achmad Jufriyanto dikutip dari laman resmi APPI, Minggu (11/5/2025).

"Kami akan memberikan dukungan penuh kepada Yuran Fernandes. Apa yang dia unggah di akunnya di Instagram merupakan ungkapan kekecewaan pribadinya, yang justru seharusnya dapat juga dijadikan bahan refleksi bagi banyak pihak di sepak bola Indonesia," tambahnya.

Di sisi lain, Presiden APPI, Andritany Ardhiyasa mengaku pihaknya akan berupaya dalam melaporkan kasus ini ke FIFA.

Menurut kiper Persija Jakarta itu, hal ini dilakukan bertujuan dalam mencari keadilan bagi kapten PSM Makassar tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selain itu, APPI juga telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan FIFPRO serta FIFPRO Divisi Asia/Oceania untuk dapat segera melaporkan hal ini kepada FIFA," jelas Andritany Ardhiyasa.

"Guna mencari dan memperjuangkan jalan keluar yang adil bagi Yuran Fernandes," tutupnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT