News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Uston Nawawi Ungkap Biang Kerok Persebaya Gagal Kalahkan Semen Padang di Liga 1

Asisten pelatih Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, mengungkapkan penyebab skuad Bajul Ijo gagal mengalahkan Semen Padang di Liga 1 2024-2025.
Senin, 12 Mei 2025 - 08:26 WIB
Asisten pelatih Persebaya Surabaya Uston Nawawi (kanan) bersama pemainnya Arief Catur Pamungkas (kiri) saat konferensi pers sebelum pertandingan (PMPC), di kantor Persebaya
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Asisten pelatih Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, mengungkapkan penyebab skuad Bajul Ijo gagal mengalahkan Semen Padang di Liga 1 2024-2025.

Persebaya kembali gagal meraih poin penuh saat menjamu Semen Padang pada pekan ke-32 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu (11/5) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persebaya Surabaya vs Semen Padang di Liga 1 2024-2025
Persebaya Surabaya vs Semen Padang di Liga 1 2024-2025
Sumber :
  • Instagram Persebaya Surabaya

 

Tuan rumah tertinggal lebih dulu pada menit ke-35 gara-gara gol pemain Semen Padang, Cornelius Stewart usai menerima assist dari Bruno Gomes.

Pada babak kedua, Persebaya berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-65. Adalah Bruno Moreira yang menjadi penyelamat timnya dari kekalahan.

Selepas pertandingan, Uston Nawawi mengatakan bahwa penyelesaian akhir menjadi salah satu penyebab utama timnya gagal meraih kemenangan.

Asisten pelatih Persebaya Surabaya Uston Nawawi (kanan) bersama pemainnya Arief Catur Pamungkas (kiri) saat konferensi pers sebelum pertandingan (PMPC), di kantor Persebaya
Asisten pelatih Persebaya Surabaya Uston Nawawi (kanan) bersama pemainnya Arief Catur Pamungkas (kiri) saat konferensi pers sebelum pertandingan (PMPC), di kantor Persebaya
Sumber :
  • ANTARA

 

“Ya, lagi-lagi itu (penyelesaian akhir-red). Kami akan evaluasi dan perbaiki dalam latihan. Sudah tiga kali imbang, jadi kami akan fokus lagi untuk meraih poin penuh di dua laga terakhir,” kata Uston pada konferensi pers, dikutip dari ANTARA.

Lebih lanjut, Uston mengaku kecewa dengan hasil imbang. Namun, ia tetap mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang tampil habis-habisan.

Menurut dia, seluruh elemen tim telah berusaha keras baik dalam sesi latihan maupun saat pertandingan berlangsung.

Ia juga menekankan bahwa semua pihak memiliki keinginan kuat untuk menang, apalagi bermain di kandang sendiri.

“Semua ingin menang, tidak ada yang ingin kalah. Apalagi ini di rumah kami sendiri,” papar mantan gelandang Timnas Indonesia tersebut.

Uston kemudian menanggapi keputusan wasit yang menganulir gol Dejan Tumbas karena dianggap offside.

Namun, ia enggan memperpanjang perdebatan dan menyerahkan sepenuhnya pada teknologi video assistant referee (VAR).

“Saya tidak mau komentar soal wasit. VAR menyatakan offside, kita bisa apa,” kata Uston.

Sementara itu, kapten Persebaya, Bruno Moreira, mengakui bahwa laga itu berlangsung sulit, terutama di babak pertama akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung.

“Pertandingan sulit, terutama di awal karena hujan. Tapi kami tetap berusaha untuk meraih tiga poin. Semua orang kecewa karena bermain di kandang, tapi tidak bisa menang,” ujar Bruno.

Lebih lanjut, ia ingin timnya melakukan evaluasi usai kembali gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang diciptakan menjadi gol. Menurutnya, itu tidak boleh terulang di dua laga tersisa.

“Kami kehilangan banyak peluang, dan itu tidak boleh sering terjadi. Kami tahu kadang hal itu bisa terjadi, tapi tidak boleh menjadi kebiasaan,” ujar pemain asal Brasil tersebut.

Bruno juga menyatakan bahwa meskipun cuaca sempat mengganggu ritme permainan, hal itu bukan alasan utama kegagalan Bajul Ijo memetic tiga angka.

“Kami adalah pemain profesional, jadi harus siap dalam segala situasi. Malangnya, kami tidak bisa memaksimalkan setiap peluang yang ada,” paparnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan hasil ini, Bajul Ijo masih tetap tertahan di posisi ketiga dengan 55 poin, sementara Kabau Sirah kini mengoleksi 32 poin dan menempati peringkat ke-15.

(ant/yus)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari ‘War Tiket’ ke Antrean 26 Tahun, Begini Sejarah Haji Indonesia dan Awal Mula Waiting List Panjang

Dari ‘War Tiket’ ke Antrean 26 Tahun, Begini Sejarah Haji Indonesia dan Awal Mula Waiting List Panjang

Sejarah haji Indonesia dari era tanpa antrean hingga waiting list 26 tahun. Wacana war tiket kembali mencuat di tengah panjangnya antrean haji.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Rachel/Febi Dihentikan Unggulan Kelima di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Rachel/Febi Dihentikan Unggulan Kelima di Perempat Final

Rachel/Febi dihadang unggulan kelima asal Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto dua game langsung 11-21 dan 16-21 di perempat final Kejuaraan Asia 2026
Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan 2026 Resmi Dibuka, Lowongan Nasional hingga Jalur Disabilitas Disiapkan

Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan 2026 Resmi Dibuka, Lowongan Nasional hingga Jalur Disabilitas Disiapkan

Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan 2026 resmi dibuka. Tersedia berbagai posisi nasional, termasuk untuk disabilitas, dengan proses seleksi gratis.
1,5 Tahun Jadi Presiden, Prabowo Klaim Selamatkan Rp31,3 Triliun dari Kerugian Praktik Korupsi

1,5 Tahun Jadi Presiden, Prabowo Klaim Selamatkan Rp31,3 Triliun dari Kerugian Praktik Korupsi

Presiden Prabowo Subianto menegaskan capaian besar pemerintahannya selama 1,5 tahun terakhir adalah mampu memulihkan kerugian negara dari praktik korupsi.
BBRI Jelang RUPST 2026: Dividen Besar Disiapkan, Saham Tertekan Jadi Sorotan Investor

BBRI Jelang RUPST 2026: Dividen Besar Disiapkan, Saham Tertekan Jadi Sorotan Investor

BBRI siap gelar RUPST 2026 dengan potensi dividen besar. Di tengah tekanan harga saham BBRI, investor menanti kepastian pembagian dividen.
Final Four Proliga 2026: LavAni Juara Putaran Pertama, Erwin Rusni Bilang Begini...

Final Four Proliga 2026: LavAni Juara Putaran Pertama, Erwin Rusni Bilang Begini...

akarta LavAni Livin' Transmedia memastikan diri sebagai juara putaran pertama Final Four Proliga 2026.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT