GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yang Tak Terlihat di Layar Kaca, Momen Henhen Herdiana Obrak-abrik Lapangan Saat Febri Hariyadi Dijegal Lawan Persib

Tampil di laga pekan ke-32 Liga 1 2024-2025, Persib Bandung menahan imbang Barito Putera di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jumat (9/5/2025) kemarin. 
Kamis, 15 Mei 2025 - 06:07 WIB
Yang Tak Terlihat di Layar Kaca, Momen Henhen Herdiana Obrak-abrik Lawan Saat Febri Hariyadi Dijegal Lawan Persib
Sumber :
  • Persib

Jakarta, tvOnenews.com - Masih lekat di ingatan suporter Persib, Bobotoh yang menyaksikan langsung pertandingan melawan Barito Putera

Tampil di laga pekan ke-32 Liga 1 2024-2025, Persib Bandung menahan imbang Barito Putera di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jumat (9/5/2025) kemarin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terdapat banyak momen yang tak terlihat di layar kaca televisi, termasuk ketika Henhen Hediana mengobrak-abrik lapangan saat Febri Hariyadi dijegal oleh pemain Barito Putera. 

Pada awalnya, Henhen, Adam Alis dan Febri Hariyadi yang baru pulih dari cedera masuk di menit 65 untuk menggantikan Kakang Rudianto, Ryan Kurnia dan Mateo Kocijan. 

Menjadi awal bagi serangan balik Persib, Febri Hariyadi pun tampak lincah dari samping lapangan. 

Hingga akhirnya momen dimana pemain Barito Putera, Murilo Mendes melakukan tekel dari arah belakang Febri Hariyadi. 

Melihat rekannya yang ditekel, sontak keributan terjadi di menit akhir, termasuk tindakan yang dilakukan Henhen Herdiana yang tak tersorot kamera.

Secara spontan, Henhen meminta keadilan bahwa pelanggaran terhadap Febri tersebut adalah perbuatan yang tak hanya harus dibayar oleh kartu merah tapi juga sisi sportivitas yang mana Febri baru pulih dari cedera. 

"Iya, itu reaksi yang sangat spontan, yang tidak sepatutnya dicontoh. oleh adik-adik diklat (Persib) khususnya. Ini merupakan tindakan yang kurang baik, kurang baik dilihat," kata Henhen mengakui kesalahannya.

Namun mengingat keduanya sudah bersahabat lama dan selayaknya saudara, Henhen berada di luar kendali untuk mengatur emosinya sendiri. 

"Tapi apa boleh buat? Saya juga manusia, tidak bisa menahan emosi. Tapi setelah itu saya merasa malu juga," kata Henhen. 

Saat itu, wasit hanya memberikan kartu kuning pada Murilo Mendes. Namun Henhen pun turut mendapatkan kartu kuning akibat kesulitan mengontrol emosinya sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai pertandingan, baik Henhen dan Murilo Mendes bertemu untuk saling meminta maaf. 
 
"Tapi setelah beres pertandingan kita juga berbincang dengan Murilo bahwa itu terjadi karena situasional," kata Henhen. 

Sebagai rekan satu tim, Henhen sadar bahwa keinginan Febri Hariyadi yang baru debut beberapa pekan ke belakangan sangat kuat untuk kembali ke lapangan dengan permainan lebih baik lagi. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Followers Instagram Hillstate Tembus Lebih dari 100 Ribu Kurang dari 24 Jam Setelah Umumkan Kedatangan Megawati Hangestri

Followers Instagram Hillstate Tembus Lebih dari 100 Ribu Kurang dari 24 Jam Setelah Umumkan Kedatangan Megawati Hangestri

Kurang dari 24 jam setelah umumkan kedatangan Megawati Hangestri, jumlah followers Instagram Hyundai Hillstate meroket tajam hingga tembus 100 ribu pengikut.
Bela Kebijakan Pemerintah yang Dikritisi Sudirman Said, Ketua Relawan Jarnas Pasang Badan

Bela Kebijakan Pemerintah yang Dikritisi Sudirman Said, Ketua Relawan Jarnas Pasang Badan

Nasarudin selaku Ketua Relawan Jarnas for Prabowo-Gibran menilai kritik Sudirman Said perlu dipahami secara objektif dengan mempertimbangkan situasi gejolak geopolitik saat ini.
Mengapa Advertising Tradisional Mulai Tertinggal di Era AI-Driven Growth?

Mengapa Advertising Tradisional Mulai Tertinggal di Era AI-Driven Growth?

Banyak bisnis masih memisahkan fungsi advertising dengan sistem operasional yang menangani pelanggan setelah iklan berjalan. Akibatnya, banyak potensi transaksi hilang
Children of Heaven Versi Indonesia: Film Legendaris Iran yang Pernah Masuk Nominasi Oscar

Children of Heaven Versi Indonesia: Film Legendaris Iran yang Pernah Masuk Nominasi Oscar

Secara garis besar, Children of Heaven versi Indonesia tetap mempertahankan inti cerita dari film aslinya. Film ini berkisah tentang dua kakak beradik, Ali dan Zahra, yang hidup dalam
Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

DPD PDIP Provinsi Banten terus melakukan konsolidasi internal dalam agenda politiknya hingga kerja-kerja partai yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.
OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

Sejumlah tokoh menyoroti serius soal wacana kenaikan ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) yang kini mulai ramai di kalangan partai parlemen.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT