News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Pemain Asing Ini Langsung Jadi Juara pada Debutnya di Liga 1: Nomor 1 Bareng Persib Bandung!

Berikut rangkuman 5 pemain asing yang langsung jadi juara pada debutnya di Liga 1, salah satunya bersama Persib Bandung.
Sabtu, 31 Mei 2025 - 18:10 WIB
Mantan bek asing Persib Alberto Rodriguez
Sumber :
  • Kolase tvOnenews/Mohun Bagan/Persib Bandung

Jakarta, tvOnenews.com – Berikut rangkuman 5 pemain asing yang langsung jadi juara pada debutnya di Liga 1, salah satunya bersama Persib Bandung.

Liga 1 kini menjadi daya tarik buat pemain-pemain asing, baik itu dari sisi kompetitifnya, maupun atmosfer suporter yang membuat mereka ingin bermain di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak jarang, keputusan mereka berbuah manis dengan langsung membawa klubnya keluar sebagai juara.

Sejak dulu, ada banyak pemain asing yang melegenda ketika berkarier di Tanah Air. Seperti Jackson F. Tiago, Emanuel de Porras, hingga Sylvano Comvalius.

Beberapa pemain asing juga sukses menjuarai Liga 1 pada musim debutnya. Everton Nascimento dan Yuran Fernandes tercatat berhasil mengangkat trofi juara Liga 1 2022-2023.

Gervane Kastaneer bahkan bisa dibilang cukup beruntung. Masuk pada paruh musim 2024-2025, eks Coventry City dan PEC Zwolle itu sukses juara bersama Persib Bandung.

Penyerang Persib Bandung, Gervane Kastaneer
Penyerang Persib Bandung, Gervane Kastaneer
Sumber :
  • PT LIB

 

Berikut 5 pemain asing yang langsung berpesta juara pada musim debutnya di era Liga 1:

1. Alberto Rodriguez - Persib Bandung (2023-2024)

Alberto Rodriguez menjalani musim debut yang luar biasa bersama Persib Bandung di Liga 1 2023/24 dengan langsung membawa klub berjuluk Maung Bandung meraih gelar juara.

Awalnya, Alberto Rodriguez sempat diragukan karena adaptasinya yang tidak langsung mulus, namun kerja keras dan ketekunannya membuatnya menjadi salah satu bek paling solid.

Sepanjang musim, Alberto tampil dalam 33 pertandingan dengan total menit bermain mencapai 2.836 menit, menunjukkan konsistensi dan kepercayaan penuh dari pelatih.

Performa Alberto yang stabil dan tangguh di jantung pertahanan menjadi kunci utama Persib hanya kebobolan 38 gol selama putaran regular series Liga 1 2023/24.

Bahkan, di fase Championship Series, gawang Persib hanya kebobolan dua kali, menegaskan soliditas pertahanan yang dibangun bersama rekannya, Nick Kuipers.

Statistiknya juga mencatat 45 tekel, 120 intersep, dan 122 clearances, angka yang menggambarkan betapa efektifnya ia dalam mematahkan serangan lawan.

  1. Paulo Sergio - Bhayangkara FC (2017)

Pada musim debutnya bersama Bhayangkara FC di Liga 1 2017, Paulo Sergio langsung menunjukkan kualitas kelas dunia yang membawa klubnya meraih gelar juara.

Gelandang serang asal Portugal ini tampil impresif dengan catatan sembilan gol dan sepuluh assist dalam 29 penampilan, menjadikannya sosok vital dalam skuat Bhayangkara FC.

Perannya sebagai playmaker dan pencetak gol krusial membuat Bhayangkara FC mampu bersaing ketat dan akhirnya keluar sebagai juara Liga 1 musim 2017.

Keberhasilan Paulo Sergio tidak hanya diukur dari statistik gol dan assist, tetapi juga dari pengaruhnya dalam mengatur permainan dan membangun serangan tim.

Ia dikenal sebagai pemain yang sangat kreatif dan memiliki visi bermain yang tajam, sehingga mampu membuka ruang dan memberikan peluang bagi rekan-rekannya.

Adaptasi cepatnya dengan gaya permainan Bhayangkara FC juga menjadi faktor penting yang membuatnya langsung menyatu dengan tim dan memberikan dampak positif sejak awal musim.

  1. Marko Simic - Persija Jakarta (2018)

Marko Simic langsung mencuri perhatian pada musim debutnya bersama Persija Jakarta di Liga 1 2018 dengan membawa klub berjuluk Macan Kemayoran meraih gelar juara.

Bergabung pada akhir Desember 2017, Simic langsung menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang tajam yang mampu menjadi tumpuan lini depan Persija.

Dalam 30 pertandingan Liga 1 musim 2018, ia mencetak 18 gol, menjadikannya pencetak gol terbanyak klub sekaligus salah satu penggawa paling berpengaruh.

Keberhasilan Simic membawa Persija juara Liga 1 2018 bukan hanya soal gol, tetapi juga pengaruhnya dalam membangun mental juang tim.

Gol-gol pentingnya di laga-laga krusial menjadi penentu kemenangan dan mengangkat moral skuat. Meski tidak menjadi top skor liga (posisi itu diraih pemain lain), Simic tetap menjadi mesin gol utama Persija dan figur sentral dalam perjalanan klub meraih gelar juara yang sangat dinanti oleh suporter.

  1. Privat Mbarga - Bali United FC (2021/22)

Privat Mbarga menjalani musim debut yang mengesankan bersama Bali United pada kompetisi Liga 1 musim 2021/22.

Bergabung pada akhir Desember 2021, winger kelahiran Kamerun berpaspor Kamboja ini langsung menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol pada pertandingan debut melawan PS Barito Putera.

Sepanjang musim 2021/22, Mbarga tampil dalam 32 pertandingan dengan catatan 7 gol dan 8 assist, angka yang cukup signifikan untuk pemain debutan di liga Indonesia.

Kecepatan, kelincahan, dan kreativitasnya di sisi sayap memperkaya opsi serangan Bali United, sekaligus menambah dinamika permainan yang membuat pertahanan lawan kesulitan mengantisipasi serangan tim asuhan pelatih Stefano Cugurra.

  1. Kenzo Nambu - PSM Makassar (2022/23)

Kenzo Nambu menjalani musim debut yang sangat sukses bersama PSM Makassar di Liga 1 2022/23 dengan langsung membawa klub berjuluk Juku Eja meraih gelar juara.

Pemain asal Jepang ini tampil dalam 31 pertandingan, dengan 23 kali turun sebagai starter, dan menjadi pencetak gol terbanyak kedua PSM musim tersebut dengan total 9 gol serta 2 assist.

Keefektifan Kenzo Nambu terlihat dari gol-golnya yang murni tercipta dari permainan terbuka, tanpa mengandalkan tendangan bebas atau penalti, menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang yang berbahaya di lapangan.

Selain produktivitas gol, Kenzo Nambu juga memberikan kontribusi signifikan dalam aspek permainan tim. Ia mencatat 12 umpan kunci dan 2 assist, dengan akurasi umpan mencapai 77 persen dari total 340 umpan yang dilakukannya sepanjang musim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sisi pertahanan, Nambu juga aktif dengan 69 tekel dan 30 intersep, menunjukkan kemampuannya membantu transisi permainan dan bertahan saat dibutuhkan. Statistik ini menggambarkan bahwa Kenzo Nambu bukan hanya seorang gelandang, melainkan pemain serba bisa yang membantu keseimbangan tim.

(yus)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Zinedine Zidane Full Senyum, Bawa Prancis Raih Dua Kemenangan Beruntun Tanpa Kebobolan

Zinedine Zidane Full Senyum, Bawa Prancis Raih Dua Kemenangan Beruntun Tanpa Kebobolan

Zinedine Zidane mengawali kiprahnya sebagai pelatih Timnas Prancis dengan hasil impresif. Les Bleus sukses meraih dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan pun.
Permintaan John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia dan Jalani Laga Penentuan Kontra Bangladesh: Penuhi GBK Lagi

Permintaan John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia dan Jalani Laga Penentuan Kontra Bangladesh: Penuhi GBK Lagi

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, meminta dukungan penuh suporter kembali hadir ketika skuad Garuda menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.
Kebiasaan Baik Ko Hee-jin pernah Diungkap Megawati Hangestri Selama Gabung di Red Sparks

Kebiasaan Baik Ko Hee-jin pernah Diungkap Megawati Hangestri Selama Gabung di Red Sparks

Mengingat kembali sosok pelatih Ko Hee-jin yang dekat dengan Megawati Hangestri dan pemain lainnya. Ada satu kebiasaan baik yang melekat selama Megatron bermain
Justin Gaethje Akhirnya Jawab Tuduhan Curang Ilia Topuria, Beri Respons Menohok

Justin Gaethje Akhirnya Jawab Tuduhan Curang Ilia Topuria, Beri Respons Menohok

Justin Gaethje akhirnya angkat bicara soal tuduhan curang yang dilontarkan Ilia Topuria setelah duel UFC Freedom 250. Sang juara kelas ringan UFC menilai klaim.
UNPAM Kampus Kota Serang Tekankan Strategi, Empati, dan Profesionalisme Mahasiswa

UNPAM Kampus Kota Serang Tekankan Strategi, Empati, dan Profesionalisme Mahasiswa

Alfatha Abda, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi mahasiswa

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengeluhkan keputusan untuk pertandingan melawan Singapura. Mereka berada dalam posisi diunggulkan ketimbang Timnas Indonesia dalam perebutan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT