News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Marquee Player Inggris Kapok Main di Liga Indonesia, Bos Madura United Ungkap Faktanya

Saat itu, marquee player dipakai untuk memunculkan animo suporter sepak bola atas kembali digelarnya Liga 1 setelah Indonesia sempat di banned oleh FIFA. 
Jumat, 20 Juni 2025 - 17:56 WIB
Kisah Marquee Player Inggris Kapok Main di Liga Indonesia, Bos Madura United Ungkap Faktanya
Sumber :
  • Madura United

Jakarta, tvOnenews.com - Liga Indonesia sempat mewajibkan klub-klub peserta untuk membawa marquee player pada Liga 1 2017 silam. 

Saat itu, marquee player dipakai untuk memunculkan animo suporter sepak bola atas kembali digelarnya Liga 1 setelah Indonesia sempat di banned oleh FIFA. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah pemain bintang pun datang termasuk juara Liga Champions, Michael Essien ke Persib Bandung. 

Di saat pemain bintang berdatangan, Madura United mendatangkan Peter Odemwingie, pemain yang besar di Liga Inggris. 

Kedatangan Peter Odemwingie diakui oleh bos Madura United Achsanul Qosasi mengubah tim secara keseluruhan. 

Pada awalnya, dia membutuhkan penompang bagi Greg Nwokolo yang datang dari Persija. 

"Saya tidak begitu kenal dengan Peter saat itu, tapi saya hanya lihat dari videonya, (harga) dia murah, lebih murah dari (marquee player) yang lain," kata Achsanul Qosasi dikutip dari kanal YouTube Liputan 6, Jumat (20/6/2025). 

Pertimbangan Achsanul Qosasi untuk membawa pemain berpaspor Nigeria ini pun akhirnya bulat ketika dia mendapatkan rekomendasi dari rekannya yang berasal dari Kedutaan Besar RI di London. 

Peter Odemwingie memilih untuk menghabiskan masa karir sepak bolanya dengan mode berlibur. 

"Saya tanya Peter, dia bilang mau berlibur sambil kerja. makanya dia main lepas," kata Achsanul Qosasi. 

Walau memiliki titel marquee player, mantan pemain Cardiff ini tetap memiliki profesional yang tinggi. 

"Dia main lepas terus, tidak ada beban apapun, waktu itu kita punya Cristian Gonzales dan dengan rekan-rekannya punya chemistry, dia tiap hari main golf dan selalu ditemani Greg Nwokolo," kata Achsanul Qosasi. 

Bahkan dia menjadi contoh bagi pemain lain untuk disiplin dan bahkan memperlihatkan profesionalisme tinggi. 

"Dia selalu bilang dia berlibur dan dia tampil tanpa beban, tapi tidak ada minta aneh-aneh, dia selalu datang tepat waktu dan bahkan tidak pernah mangkir latihan," kenang Achsanul Qosasi. 

"Itulah yang dicontoh pemain kita saat itu, harganya pemain ini tidak sedahsyat yang lain, bahkan ada pemain Madura United yang saat itu masih harganya lebih mahal dari dia," kata Achsanul Qosasi. 

Sayangnya, kebersamaan Peter Odemwingie hanya bertahan selama dua musim. 

Achsanul Qosasi tak menampik kartu merah yang dia dapatkan saat bertanding melawan Bhayangkara FC membulatkan tekad Peter Odemwingie untuk hengkang dar klub. 

"Dia emosi betul saat itu. Waktu itu Bhayangkara mau juara, kalau menang lawan Madura United dia menang," kata Achsanul Qosasi. 

"Kita jadi tuan rumah, tapi bangku VIP suporter Bhayangkara FC semua, (momen) itu mungkin dia marah pada diri sendiri akhirnya dia pamit untuk pulang," katanya. 

Menyesal tampil di Liga Indonesia, Achsanul Qosasi mengaku tak ingini membahas lagi alasan hengkangnya sang pemain yang sempat viral saat itu.  

"Sudah sampai disitu saja, karena dia ngomong berdua sama saya (alasan keluar)," katanya. 

Walau sudah tujuh tahun hengkang, namun Achsanul Qosasi menyebut ada kesan mendalam dengan kehadiran Peter Odemwingie di Madura United.  

Sejak saat itu, Achsanul Qosasi mengakui tak ada satu pun striker yang direkrut Madura United memiliki kualitas yang sama dengan Peter Odemwingie. 

"Kita terpatok pada Peter karena dia punya kualitas yang bagus, bola datang bagaimanapun, mau dia tekuk, tetap gol," kenangnya. 

"Tapi karena itu kita jadi merasa bahwa ada tuntutan yang mungkin terlalu besar. Bahwa pemain ini harus langsung adaptasi, harus langsung cetak gol, harus langsung bawa menang tim," kata Achsanul Qosasi.

Dua tahun berseragam Madura United, ternyata Achsanul Qosasi mengakui masih ingat betul dengan sosok pemain berposisi striker itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pertama kali bertemu saya diskusi lama sama Peter Odemwingie, saya ngobrol, dia tahu sepak bola Indonesia dan dia mencoba untuk mencari tahu tentang Madura United, dia bahkan jerseynya hampir sama dengan klubnya, Stoke City," kenang Achsanul Qosasi. 

"Apakah itu bercanda atau memang itu jadi alasannya, dan tidak ada permintaan aneh aneh dari dia, mau mobil, apartemen, biasa itu," katanya. (hfp)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Diakui Rival, Pelatih Singapura Tak Segan Puji Kualitas Skuad Garuda Usai Dipermalukan 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Diakui Rival, Pelatih Singapura Tak Segan Puji Kualitas Skuad Garuda Usai Dipermalukan 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Singapura, Gavin Lee. Ia menilai skuad Garuda tampil sangat baik saat kedua tim bertemu di FIFA ASEAN Cup 2026.
Gerak Cepat Bawa Cuan, Cek Ramalan Keuangan Shio Kuda 27 September 2026 di Sini!

Gerak Cepat Bawa Cuan, Cek Ramalan Keuangan Shio Kuda 27 September 2026 di Sini!

Karakter dasar shio Kuda yang dikenal lincah, mandiri, berjiwa petualang, serta pantang menyerah akan menemukan ritme yang pas untuk melipatgandakan pendapatan.
Ungkapan Hati Indra Kenz 'Crazy Rich Medan' setelah Bebas Bersyarat dari Lapas Cibinong Akibat Kasus Binomo

Ungkapan Hati Indra Kenz 'Crazy Rich Medan' setelah Bebas Bersyarat dari Lapas Cibinong Akibat Kasus Binomo

Kreator konten atau sosok mantan "Crazy Rich Medan, Indra Kesuma alias Indra Kenz menyampaikan surat terbuka usai bebas bersyarat dari Lapas Kelas IIA Cibinong.
Pesan Tegas John Herdman: Tidak Ada Perbedaan Pemain Lokal dan Diaspora, Semua Bagian Timnas Indonesia!

Pesan Tegas John Herdman: Tidak Ada Perbedaan Pemain Lokal dan Diaspora, Semua Bagian Timnas Indonesia!

John Herdman menegaskan tidak ada sekat pemain lokal dan diaspora. Menurutnya, semua pemain yang mengenakan seragam Garuda adalah bagian dari Timnas Indonesia.
Araghchi: Iran Bisa Buka Selat Hormuz Dalam Sepekan Jika AS Sepakat

Araghchi: Iran Bisa Buka Selat Hormuz Dalam Sepekan Jika AS Sepakat

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan pihaknya dapat membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari jika Amerika Serikat mau menerima rencana yang disampaikan Iran lewat Qatar.
Hancurkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Puji Para Debutan Timnas Indonesia: Mereka Tampil Luar Biasa

Hancurkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Puji Para Debutan Timnas Indonesia: Mereka Tampil Luar Biasa

Timnas Indonesia mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Singapura. Garuda menang 2-0 dalam laga Grup A di SUGBK, Jakarta, Jumat (25/09/2026).

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Badan Geologi menerjunkan timnya untuk memeriksa kemunculan fenomena blue fire atau api biru di kawasan Kawah Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Lampung resmi dilantik.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman mengungkap perjuangan Timnas Indonesia saat mengalahkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia juga memuji Ole Romeny dan catatan clean sheet.
Minta Perusahaan di Jabar Hapus Batasan Usia Pelamar, Dedi Mulyadi: Jika Usia Tua tapi Masih Produktif Seharusnya Masih Diperbolehkan Kerja

Minta Perusahaan di Jabar Hapus Batasan Usia Pelamar, Dedi Mulyadi: Jika Usia Tua tapi Masih Produktif Seharusnya Masih Diperbolehkan Kerja

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta perusahaan dan industri di Jabar untuk menghapus batasan usia maksimal bagi calon pekerja. 
Hari Sial Tidak Ada di Kalender, Seorang Pria Kehilangan Motor saat Apel ke Rumah Kekasihnya di Jakarta Barat

Hari Sial Tidak Ada di Kalender, Seorang Pria Kehilangan Motor saat Apel ke Rumah Kekasihnya di Jakarta Barat

Seorang pria kehilangan sepeda motornya saat apel ke rumah kekasihnya di kawasan Jelambar Utama 4, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (24/9/2026) malam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT