News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Lengkap Konflik Yeyen Tumena dan Imran Nahumarury dengan Malut United: Dipecat Mendadak hingga Rencana Proses Hukum

Pencinta sepak bola Indonesia diramaikan dengan kabar pemecatan dua sosok penting dari Malut United, yaitu Direktur Teknik Klub, Yeyen Tumena dan sang pelatih, Imran Nahumarury.
Jumat, 27 Juni 2025 - 13:39 WIB
Kronologi Lengkap Konflik Yeyen Tumena dan Imran Nahumarury dengan Malut United: Dipecat Mendadak hingga Rencana Proses Hukum
Sumber :
  • Instagram - Imran Nahumarury

Jakarta, tvOnenews.com - Drama antara Yeyen Tumena dan Imran Nahumarury dengan Malut United resmi berakhir secara damai. Lantas bagaimana awal kasus ini muncul? Berikut kronologinya.

Pencinta sepak bola Indonesia diramaikan dengan kabar pemecatan dua sosok penting dari Malut United, yaitu Direktur Teknik Klub, Yeyen Tumena dan sang pelatih, Imran Nahumarury.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar pengumuman pemecatan keduanya pertama kali mencuat sejak 16 Juni 2025 melalui rilis resmi klub.

Direktur Utama PT Malut Maju Sejahtera, Dirk Soplanit, menjelaskan bahwa alasan pemecatan terhadap keduanya karena adanya pelanggaran berat.

Pelanggaran berat tersebut dianggap tak bisa ditolerir dan bertentangan dengan prinsip dan tujuan klub.

"Surat pemecatan sudah kami kirimkan dan telah mereka terima," ujar Dirk Soplanit dikutip dari akun Instagram resmi Malut United pada 16 Juni.

"Keduanya terbukti melakukan pelanggaran berat yang tak bisa ditolerir karena bertentangan dengan filosofi, prinsip, dan tujuan klub," tambahnya.

Pihak Manajemen Malut United menganggap bahwa Yeyen Tumena dan Imran Nahumarury terlibat dalam dugaan praktik pemotongan gaji hingga fee pemain Laskar Kie Raha.

Pihak manajemen pun mengaku telah mengantongi bukti transaksi uang yang disinyalir mengalir kepada keduanya.

Tak hanya itu, Imran dan Yeyen disebut melakukan praktik pemotongan gaji dan transfer pemain tanpa seizin manajemen Malut United sejak tampil di Liga 2.

Usai pemecatan, pihak manajemen memaparkan konflik tersebut yang disampaikan langsung Wakil Manajer Malut United, Asghar Saleh, pada Selasa (24/6/2025).

"Kami kecewa berat. Ada pemain yang mengaku harus menyetor uang agar bisa bermain. Fee pemain juga diambil dan itu jelas melanggar," jelas Asghar Saleh.

Drama itu pun berlanjut dengan Imran Nahumarury menyampaikan permintaan maaf dengan mengirimkan surat tertulis kepada manajemen Malut United.

Pihak manajemen pun akhirnya memilih berdamai dengan Imran Nahumarury usai adanya permintaan maaf resmi tersebut.

"Imran sudah minta maaf secara tertulis dan berjanji tidak memperpanjang masalah ini di media. Kami menerima itu dengan lapang dada dan berharap jadi pelajaran pribadi baginya," kata Asghar Saleh.

Tak lama dari permintaan maaf itu, muncul pernyataan jika Imran Nahumarury dan Yeyen Tumena resmi dinonaktifkan sebagai pengurus Asosiasi Pelatih Sepak Bola Indonesia (APSSI).

Keputusan tersebut diambil Komite Eksekutif (Exco) APSSI dalam rapat virtual pada Selasa (24/6/2025) yang kemudian dikirim ke Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi.

Meski sudah ada sikap lanjutan dari Imran Nahumarury, namun Yeyen Tumena cukup lama tidak melakukan itikad baik dengan meminta maaf seperti yang dilakukan mantan Malut United tersebut.

Manajemen Malut United pun sempat berencana akan membawa kasus tersebut ke PSSI, bahkan ranah hukum.

Kendati begitu, drama dari kasus itu pun berakhir secara damai dan menganggap permasalahan dengan Yeyen Tumena serta Imran Nahumarury selesai. 

Meski sempat mengalami masalah, namun pihak manajemen Malut United memilih untuk berdamai dan memaafkan keduanya.

"Selesai. Kami tak lagi ada masalah dengan Yeyen Tumena terkait pekerjaannya bersama Malut United dalam dua tahun ini. Yeyen meminta maaf kepada owner dan dimaafkan," ujar Asghar Saleh, Rabu (25/6/2025).

Asghar Saleh menyatakan bahwa pihak klubnya tetap ingin menjaga hubungan dengan Imran Nahumarury dan Yeyen Tumena.

Manajemen Malut United pun berharap kejadian serupa tidak akan terulang kembali di masa mendatang.

"Namun, hubungan pertemanan owner dan coach Yeyen tetap berjalan walau tidak lagi bekerja sama di bidang sepak bola," jelas Asghar Saleh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Begitu pula dengan semua manajemen Malut United. Hubungan baik tetap kami jaga," tutupnya.

(igp/hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wanita Tewas Diduga Digorok di Cibitung, Polisi Ungkap Identitas Korban

Wanita Tewas Diduga Digorok di Cibitung, Polisi Ungkap Identitas Korban

Polisi mengungkapkan fakta baru di balik penemuan wanita yang tewas bersimbah darah diduga digorok di sebuah rumah wilayah Desa Kertamukti, Cibitung, Bekasi.
Ramon Tanque Ungkap Arti Selebrasi sampai Alasan Gunakan Sepatu Beda Saat Bela Persib Bandung

Ramon Tanque Ungkap Arti Selebrasi sampai Alasan Gunakan Sepatu Beda Saat Bela Persib Bandung

Ramon Tanque mencuri perhatian di Persib lewat selebrasi ala Goku dan sepatu beda warna. Aksi uniknya berpotensi kembali muncul lawan Bali United.
Penyesalan Abadi AC Milan, Gagal Gaet Mesin Gol Bayern Munich yang Dulu Cuma 9 Juta Euro, Kini Harganya Tembus 140 Juta

Penyesalan Abadi AC Milan, Gagal Gaet Mesin Gol Bayern Munich yang Dulu Cuma 9 Juta Euro, Kini Harganya Tembus 140 Juta

Michael Olise kini menjelma sebagai salah satu winger paling mematikan di Eropal. Namun ada tersimpan cerita lama yang menyisakan penyesalan bagi AC Milan.
Tak Ada yang Bisa Membendung Service Ace Brutal Jakarta Pertamina Enduro, Bikin Gresik Phonska Gemetar di Final Four Proliga 2026!

Tak Ada yang Bisa Membendung Service Ace Brutal Jakarta Pertamina Enduro, Bikin Gresik Phonska Gemetar di Final Four Proliga 2026!

Service Ace jadi senjata rahasia Jakarta Pertamina Enduro yang sulit dibendung pemain Gresik Phonska. Dalam duel panas final four Proliga 2026, Irina Voronkova dkk
Ahmad Sahroni Diperas Pegawai Gadungan KPK, Polisi Ungkap Modusnya

Ahmad Sahroni Diperas Pegawai Gadungan KPK, Polisi Ungkap Modusnya

Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni melayangkan laporan ke Polda Metro Jaya usai diduga menjadi kodban pemerasan dan pengancaman oleh pegawai KPK gadungan, terkait pengurusan perkara.
Jelang Semifinal Piala AFF 2026, Media Vietnam Lempar Pujian untuk Timnas Futsal Indonesia: Mereka Jauh Lampaui Thailand

Jelang Semifinal Piala AFF 2026, Media Vietnam Lempar Pujian untuk Timnas Futsal Indonesia: Mereka Jauh Lampaui Thailand

Menuju laga semifinal Piala AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia dapat pujian spesial dari media Vietnam, singgung samai level Thailand di kawasan Asia Tenggara.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT