News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Main di 3 Kasta Liga Indonesia dalam 7 Tahun, Bos Persijap Sebut Pemain Asing Jadi Game Changer

Pencapaian Persijap Jepara pun patut diapresiasi mengingat dalam tujuh tahun, Persijap merasakan tiga kasta kompetisi Liga Indonesia, Liga 3 2018, Liga 2 2021, dan akhirnya menjadi salah satu peserta Liga 1 2025-2026. 
Jumat, 27 Juni 2025 - 19:33 WIB
Main di 3 Kasta Liga Indonesia dalam 7 Tahun, Bos Persijap Sebut Pemain Asing Jadi Game Changer
Sumber :
  • Antara/Persijap

Jakarta, tvOnenews.com - Persijap Jepara menjadi perhatian setelah berhasil promosi ke Liga 1 2025-2026. 

Pencapaian Persijap Jepara pun patut diapresiasi mengingat dalam tujuh tahun, Persijap merasakan tiga kasta kompetisi Liga Indonesia, Liga 3 2018, Liga 2 2021, dan akhirnya menjadi salah satu peserta Liga 1 2025-2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Persijap Jepara, Iqbal Hidayat mengakui tak menyangka jadi salah satu saksi hidup Persijap tampil di tiga kasta ini. 

"Kita mulai dari Liga 3 dengan menjadi juara 2019, kita total di Liga 2 lima tahun, tapi dua musim ditunda sampai akhirnya kita masuk ke Liga 1," kata Iqbal Hidayat dikutip dari kanal YouTube Liputan 6, Jumat (27/6/2025). 

Iqbal turut membersamai Persijap ketika menjadi juara Liga 3 2019 dan menjadi juara tiga Liga 2 2024-2025. 

Namun butuh waktu lima tahun bagi Persijap kembali ke Liga 1 mengingat kompetisi Liga 2 sempat dibatalkan akibat pandemi Covid-19 dan Tragedi Kanjuruhan. 

Mempersiapkan tim dari bawah, Iqbal Hidayat mengakui Persijap punya semangat suporter dan historis penting untuk motivasi kembali ke Liga 1. 

Bahkan gerbong awal Liga 3 ini masih ada dengan beberapa pemain yang dipertahankan ketika Persijap tampil di Liga 1. 

Iqbal mengakui ada perbedaan mencolok dengan tiga kasta kompetisi tersebut. 

"Ketika di Liga 2 itu dengan lima tahun kita berjuang kita punya inti tim dari pemain lokal yang punya chemistry bagus," kata Iqbal. 

Iqbal mengakui penambahan pemain asing selama dua musim ke belakang menjadi perubahan paling mencolok alias game changer bagi Persijap Jepara. 

"Menurut saya itu game changer, karena ketika kita main dengan pemain lokal, kualitasnya begitu saja karena memang stoknya terbatas," kata Iqbal.

"Tapi dengan adanya pemain asing, jadi semua klub di Liga 2 ini bisa kasih impact, bahkan semua klub bisa dapat peluang," kata Iqbal. 

Iqbal mengakui musim lalu adalah pertama kali Persijap Jepara lolos ke play off untuk pertama kalinya. 

Bahkan saat itu, Persijap belum menargetkan promosi karena target awal adalah babak play off promosi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun ketatnya persaingan Liga 2 itu justru membuat Persijap bisa unggul dengan kehadiran pemain asing. 

Iqbal tak menampik kehadiran Rosalvo memberikan motivasi bagi Persijap untuk promosi. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 shio diprediksi beruntung soal karier besok 30 September 2026. Ada peluang menunjukkan kemampuan, mendapat kepercayaan baru, hingga menemukan kesempatan menarik.
Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menemukan pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jelang menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral! Guru Laki-laki di Subang Diduga Rekam Bagian Rok Siswi saat Ambil Ijazah

Viral! Guru Laki-laki di Subang Diduga Rekam Bagian Rok Siswi saat Ambil Ijazah

Sebuah video viral di Instagram menunjukkan aksi tidak senonoh guru laki-laki di salah satu SMP di Subang yang diduga kedapatan merekam bagian rok dari siswinya
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengeluhkan keputusan untuk pertandingan melawan Singapura. Mereka berada dalam posisi diunggulkan ketimbang Timnas Indonesia dalam perebutan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Link Live Streaming Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Mulai Pagi Ini, Amri/Nita dan Leo/Daniel Siap Rebut Medali Emas

Link Live Streaming Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Mulai Pagi Ini, Amri/Nita dan Leo/Daniel Siap Rebut Medali Emas

Link live streaming final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana dua wakil Merah Putih akan tampil memperebutkan medali emas. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sama-sama menghadapi pasangan China.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengeluhkan keputusan untuk pertandingan melawan Singapura. Mereka berada dalam posisi diunggulkan ketimbang Timnas Indonesia dalam perebutan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT