Dari Lawan Jadi Kawan, Kapten Persib Bandung Tutup Rapat Rivalitas dengan Pemain Timnas Irak
- Persib
Jakarta, tvOnenews.com - Dari lawan jadi kawan menjadi istilah yang tepat dengan dipertemukannya Frans Putros dengan Marc Klok di Persib Bandung.
Frans Putros menjadi rekrutan teranyar Persib Bandung setelah namanya sempat hilang dari daftar bursa transfer pemain.
Musim lalu Frans Putros membela Port FC yan menjadi lawan Persib Bandung d AFC Champions League Two 2024-2025.
Dia bahkan membuat cedera Gustavo Franca ketika tampil di hadapan ribuan Bobotoh dalam leg pertama di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Agustus 2024 lalu.
Bagi Marc Klok, pertemuan keduanya bahkan tak hanya terjadi di tingkat klub tapi juga tim nasional.
Frans Putros yang membela Irak sempat berhadapan dengan Marc Klok saat sang kapten masih membela Timnas Indonesia pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia 2023 lalu.
"Saya sudah bertemu dia tiga kali, karena Timnas Indonesia lawan Irak juga, dia adalah pemain timnas dan punya pengalaman," kata Marc Klok.
Marc Klok mengakui kesan lawan jadi kawan ini akan sangat bermanfaat dalam tim untuk melihat Frans Putros menjadi sosok senior yang tepat bagi tim.
"Jadi itu sangat baik buat tim ini, kita pasti butuh sedikit senioritas karena tidak bisa terlalu muda semua. Tetapi yang saya suka dari tim sekarang kita punya spirit, punya harapan dan semua mau bikin yang terbaik, bukan cuma dari individu tapi juga buat Persib," katanya.
Di sisi lain, Frans Putros pun sudah bergabung dengan Persib Bandung ketika melakukan pemusatan latihan di Thailand.
Marc Klok mengakui training center alias TC ini sangat berguna bagi Persib untuk membangun chemistry mengingat skuad ini benar-benar dibangun dari nol.
Seperti diketahui, Persib merombak skuad dengan melepas delapan pemain asingnya serta pemain inti lokal yang membawa Persib juara musim lalu.
"Ini bagus karena kita keluar dari zona nyaman di Bandung, untuk cari chemistry, untuk cari spirit, bonding," kata Marc Klok.
"Fasilitas luar biasa juga di sini dan itu sangat baik karena bikin tim lebih kompak. Saling mengerti satu sama lain dan taktik dari tim," tutupnya. (hfp)
Load more