Nostalgia Persib Bandung: Sergio Van Dijk, Striker Timnas Indonesia yang Jadi Top Skor di Liga Australia, Kini Tekuni Usaha Katering
- Instagram @serginhovandijk
tvOnenews.com - Persib Bandung sempat membuat kejutan besar ketika merekrut striker naturalisasi Timnas Indonesia asal Belanda Sergio Van Dijk.
Saat itu, Persib Bandung berani memboyong Sergio Van Dijk yang baru saja jadi WNI bahkan dinobatkan sebagai top skor Liga Australia pada 2013.
Diplot sebagai pengganti Cristian Gonzales yang hengkang ke Persisam Samarinda, Sergio Van Dijk langsung diandalkan di lini depan Maung Bandung.
Pengalamannya di Australia terbukti ketika Sergio Van Dijk menjadi pencetak gol terbanyak untuk Persib Bandung di Liga Indonesia musim 2013.
Namun di musim selanjutnya, Sergio memilih terima tawaran dari klub Iran Sepahan dan lanjut berkelana ke berbagai negara sebelum balik lagi ke Persib pada 2016.
Tapi sangat disayangkan, periode kedua Sergio Van Dijk bersama Persib Bandung tak berjalan mulus sampai akhirnya dia pulang kampung ke Belanda.
Lalu, bagaimana kabar Sergio Van Dijk sekarang?
- ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo
Lahir di Assen, Belanda pada 8 Agustus 1982, Sergio Van Dijk punya garis keturunan Indonesia dari ibunya Antonia Polnaya yang berdarah Ambon, Maluku.
Antonia Polnaya diketahui sangat menggemari bintang Brasil di Piala Dunia 1982 Serginho Chulapa. Tak heran jika ia menamai anaknya itu Serginho Van Dijk.
Klub pertama yang diperkuat Van Dijk adalah LTC Assen saat masih berusia 16 tahun. Akademi FC Groningen kemudian jadi pijakan berikutnya pada 1996.
Sempat dipromosikan ke tim senior, FC Groningen malah melepaskan Sergio Van Dijk ke Helmond Sport pada 2001 sebelum ke FC Emmen tiga tahun berselang.
Akan tetapi, karier Sergio Van Dijk mulai bersinar saat mencoba peruntungan di Australia. Ketika itu, dua tim besar Brisbane Roar dan Adelaide United dia jajal.
Dua musim Brisbane Roar, Sergio Van Dijk sukses mencetak 17 gol dan tiga assist, sedangkan bersama Adelaide United, ia mengemas 29 gol serta tiga assist.
Dari sinilah PSSI kepincut dan menawarinya untuk dinaturalisasi dan main untuk tim Garuda. Hal tersebut kemudian terealisasi tiga tahun setelahnya.
Debut Sergio Van Dijk untuk Timnas Indonesia terjadi pada 2013 ketika berhadapan melawan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Asia 2015 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan.
Walau begitu, kiprah Van Dijk ternyata tak sementereng CV-nya. Dia hanya berkesempatan tampil sebanyak lima kali dan tanpa gol untuk Timnas Indonesia.
Sebaliknya, tuah Sergio Van Dijk justru terasa ketika gabung Persib Bandung di tahun yang sama. Total 21 gol dan 10 assist dibukukan hanya dalam semusim.
Periode manis itu dengan cepat berakhir lantaran Sergio Van Dijk pindah ke Sepahan (Iran) di musim selanjutnya. Dari situ, ia lebih sering berganti klub seperti Suphanburi (Thailand) dan Adelaide United (Australia).
Sempat kembali ke Persib Bandung setelah tiga tahun berkelana, namun ketajaman Sergio Van Dijk di periode pertamanya tidak lagi sama.
Update Kabar Sergio Van Dijk
Setelah pergi dari Persib Bandung, Van Dijk memutuskan pulang ke Belanda dengan memperkuat VV Pelikaan-SS. Klub ini jadi petualangan terakhirnya sebelum pensiun pada 2020.
Mantan striker berkepala pelontos itu ternyata masih rajin mengikuti update tentang Timnas Indonesia, termasuk optimisme saat kedatangan Patrick Kluivert.
“Setelah Brisbane, saya gabung Adelaide United, saya menjadi top skor mungkin karena PK (Patrick Kluivert),” kata Van Dijk saat diwawancara Goal pada 15 Januari 2025.
“Menurut saya ini kesempatan bagus untuk dia karena kalau lihat timnas sudah dekat ke Piala Dunia,” sambungnya.
Tak mau kalah, Patrick Kluivert balik memuji Sergio Van Dijk. Ia pun berandai-andai akan memanggil SVD ke Timnas Indonesia jika sang striker berusia 13 tahun lebih muda.
“Sergio adalah pribadi yang luar biasa, saya bekerja sama dengan baik dengannya ketika saya di Brisbane bersama Ange Postecoglou,“ kata Kluivert di YouTube The Haye Way pada 23 September silam.
“Ya, saya memberikannya beberapa tips kecil dan dia mengikutinya dan jadi top skor, jadi saya sangat senang dengan pencapaiannya,“ cerita coach PK.
“Saya akan panggil dia ke timnas tanpa pikir panjang (jika sekarang Van Dijk berusia 13 tahun lebih muda),” jelasnya.
Sempat menjadi agen pemain sepak bola, kini Sergio Van Dijk dipercaya sebagai Co-founder perusahaan software bernama Mantab One yang beroperasi di Indonesia dengan target pasar Belanda serta Eropa.
Tidak hanya itu, eks striker Persib Bandung tersebut juga menggeluti usaha di bidang kuliner bernama Amatoo Catering dengan menyajikan kudapan western dan nusantara.
(han)
Load more