GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Ramdani Lestaluhu? Eks Bintang Persija yang Rela Lelang Jersey Debut Timnas Indonesia demi Korban Bencana Sumatra

Kisah Ramdani Lestaluhu, eks bintang Persija yang pensiun lalu menjadi pelatih dan rela melelang jersey debut Timnas Indonesia demi membantu korban bencana Sumatra.
Kamis, 25 Desember 2025 - 11:13 WIB
Ramdani Lestaluhu Lelang Jersey Timnas Indonesia dan Laku Rp100 Juta
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

tvOnenews.com - Nama Ramdani Lestaluhu pernah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan Persija Jakarta di era modern.

Gelandang asal Tulehu, Maluku, itu dikenal sebagai pemain pekerja keras dan tumbuh besar bersama Macan Kemayoran sejak usia sangat muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, setelah 18 tahun berkarier di lapangan hijau, Ramdani resmi membuka lembaran baru. Bukan hanya sebagai pelatih, tetapi juga sebagai sosok yang konsisten menebar kepedulian.

Pada 26 Juni, Ramdani secara resmi mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepak bola. 

Keputusan ini diambil setelah setengah musim terakhir ia berstatus tanpa klub, usai membela Persiku Kudus di Liga 2.

Namun, pensiun tidak membuatnya menjauh dari sepak bola.

Mantan pemain Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, Ramdani Lestaluhu
Mantan pemain Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, Ramdani Lestaluhu
Sumber :
  • ANTARA/Galih Pradipta

Di hari yang sama, Ramdani langsung diperkenalkan sebagai bagian dari tim pelatih Persija Youth Development, akademi milik klub yang membesarkan namanya.

Perjalanan Ramdani bersama Persija sejatinya dimulai sejak 2007.

Sebagai pemain jebolan SKO Ragunan, ia bergabung dengan tim muda Persija sebelum akhirnya diorbitkan ke tim senior hanya dalam hitungan bulan.

Debutnya kala itu mencatatkan sejarah sebagai salah satu pemain termuda Persija Jakarta.

Lima tahun berseragam oranye, Ramdani sempat merantau ke Sriwijaya FC, lalu kembali memperkuat Persija dan menghabiskan hampir setengah karier profesionalnya di klub ibu kota tersebut.

Puncak perjalanan itu terjadi pada musim 2018, ketika Ramdani turut menjadi bagian dari skuad yang mempersembahkan gelar juara liga ke-11 untuk Persija Jakarta.

Setelahnya, ia sempat bereuni dengan Stefano Teco di Bali United, sebelum menutup karier pemain bersama Persiku Kudus. Meski hanya finis di papan tengah, Ramdani dan tim berhasil selamat dari degradasi.

Kini, perannya berubah total. Dari pemain yang menorehkan sejarah, Ramdani beralih menjadi sosok yang mendampingi generasi muda agar mampu menciptakan sejarah baru.

Keputusan kembali ke Persija sebagai pelatih bukan tanpa alasan.

“Saya lahir di Persija dengan usia yang sangat muda. Saya juga ingin mengembalikan rasa terima kasih saya kepada Persija dengan cara membina adik-adik Persija agar bisa menjadi pemain hebat di Persija senior,” ujar Ramdani Lestaluhu, dikutip dari persija.id.

Karier kepelatihan memang sudah lama menjadi bagian dari rencananya. Bahkan, ia telah mengantongi lisensi kepelatihan C AFC sejak 2020. 

Menurut Ramdani, mimpi menjadi pelatih sudah tertanam sejak ia masih aktif bermain.

“Yang jelas ketika saya masih di profesional, ini sudah menjadi rencana saya. Kapan saya harus bermain, sampai kapan, kapan saya harus berhenti, dan apa yang harus saya siapkan. Karier kepelatihan adalah mimpi saya meski dalam usia yang memang muda, sama ketika saya sebagai pemain bola (debut di usia 15 tahun).”

Dalam membina pemain muda, Ramdani menekankan pentingnya sikap dan mentalitas, bukan semata kemampuan teknis.

Ia ingin para pemain Persija Development tumbuh sebagai pribadi yang siap bersaing di level tertinggi.

“Yang jelas, yang pertama, mereka harus menjadi pemain yang profesional, disiplin, dan punya attitude baik. Karena untuk menapaki level tertinggi harus memiliki semua itu.”

Pendekatan yang ia terapkan pun berbeda. Ramdani menyadari bahwa generasi muda saat ini memiliki tantangan psikologis dan sosial yang tidak sama dengan zamannya dulu.

“Yang jelas pemain muda mereka punya mental yang berbeda dengan pemain aktif (profesional). Pendekatan ke mereka sebagai teman, kakak, atau pun sodara. Yang jelas menaikkan mental mereka dan menjaga psikologi mereka agar bisa berada di level terbaik.”

Di luar perannya sebagai pelatih, Ramdani juga menunjukkan sisi kemanusiaan yang kuat.

Pada Desember 2025, ia melakukan aksi mulia dengan melelang jersey bersejarah miliknya demi membantu korban bencana di Sumatra.

Jersey Timnas Indonesia bernomor punggung 5 yang ia kenakan di Piala AFF 2014, momen debutnya di tim senior, laku terjual dengan harga Rp100 juta.

“Kita melihat bencana yang terjadi di Sumatra, jujur sedih banget ya,” ujar Ramdani.

“Bagi saya, awalnya tidak tahu harus berkontribusi seperti apa, apa yang bisa saya bantu.”

Meski jersey tersebut menyimpan nilai emosional tinggi, Ramdani tak ragu melepasnya. Baginya, kemanusiaan berada di atas segalanya.

“Ya itu suatu kenangan sebenarnya, akan tetapi bagi saya bantuan untuk saudara di Sumatra lebih penting ketimbang jersey itu.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi tersebut menjadi simbol bahwa pengabdian Ramdani tidak berhenti di lapangan hijau.

(tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.

Trending

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Asam lambung dapat menjadi gangguan kesehatan yang serius. dr. Zaidul Akbar membagikan sebuah resep minuman alami yang diyakini ampuh mengatasi asam lambung
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT