Kebakaran Terjadi di Smelter Bauksit PT BAP Ketapang, Diduga Akibat Gangguan Listrik
- Istimewa
tvOnenews.com - Kebakaran terjadi di area smelter bauksit milik PT Borneo Alumindo Prima (BAP) yang berlokasi di Desa Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (1/2/2026) siang.
Kapolsek Matan Hilir Selatan AKP Jumadi Hutabarat membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan berhasil dipadamkan beberapa jam kemudian.
“Yang terbakar adalah area smelter evaporasi. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan,” kata Jumadi saat dikonfirmasi, Minggu sore.
Berdasarkan sejumlah video yang beredar di media sosial, terlihat kobaran api disertai asap hitam pekat membumbung tinggi dari area smelter. Untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain, beberapa unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Namun, dugaan sementara insiden tersebut dipicu oleh gangguan kelistrikan.
“Penyebab pastinya masih kami dalami. Dugaan sementara akibat kelistrikan,” ujar Jumadi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Aparat kepolisian bersama pihak perusahaan masih melakukan pendataan guna memastikan besaran kerugian material akibat kebakaran.
Sebagai informasi, PT Borneo Alumindo Prima merupakan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) yang bergerak di sektor pengolahan alumina dari bauksit. Sebanyak 80 persen saham perusahaan ini dimiliki oleh HC-Asia Pacific Holdings Pte. Ltd., afiliasi dari Hangzhou Jinjiang Group Co. Ltd., salah satu perusahaan besar asal China yang bergerak di industri logam dasar bukan besi.
Sementara itu, 20 persen saham lainnya dimiliki oleh Top Celestial Holdings Pte. Ltd., yang juga merupakan pemegang saham minoritas dan afiliasi dari Hangzhou Jinjiang Group Co. Ltd.(chm)
Load more