News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hanif Sjahbandi Bicara soal Persaingan di Lini Tengah Persija Jakarta usai Gasak Bhayangkara 3-0

Ketatnya atmosfer kompetisi di tubuh Persija Jakarta menjadi warna tersendiri sepanjang Super League 2025/2026. Hanif Sjahbandi berbicara soal persaingan di lini tengah usai kalahkan Bhayangkara.
Selasa, 30 Desember 2025 - 12:12 WIB
Pemain Persija Jakarta Hanif Sjahbandi
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com – Ketatnya atmosfer kompetisi di tubuh Persija Jakarta menjadi warna tersendiri sepanjang Super League 2025/2026. Klub ibu kota itu dikenal memiliki stok pemain melimpah yang membuat setiap posisi diisi persaingan berlapis.

‎Realitas tersebut tak terlepas dari sorotan publik karena Persija kerap menurunkan komposisi berbeda di tiap pertandingan. Rotasi yang berjalan konsisten menjadi gambaran bahwa tak ada tempat aman bagi siapa pun di dalam skuad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Situasi itu turut dirasakan gelandang Hanif Sjahbandi. Pemain berusia 28 tahun tersebut menilai kompetisi internal sebagai konsekuensi logis dari klub besar yang menargetkan prestasi tinggi.

‎Alih-alih mengeluh soal menit bermain, Hanif memilih memandang persaingan sebagai ruang pembelajaran. Menurutnya, latihan dan pertandingan justru menjadi sarana mengasah kualitas karena harus bersaing dengan pemain berlevel tinggi.

‎Bagi Hanif, membela Persija memiliki makna tersendiri yang melampaui persoalan tampil atau tidaknya di lapangan. Ia menyebut kebanggaan sebagai pemain Macan Kemayoran menjadi motivasi utama dalam menjaga profesionalisme.

‎"Bagi saya, bermain di Persija itu sudah menjadi kebanggaan tersendiri. Mau dimainkan atau tidak, saya tetap harus siap," ujar Hanif usai laga kontra Bhayangkara FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (29/12/2025).

‎"Persaingan di lini tengah luar biasa, ada pemain-pemain berkualitas dan konsisten. Dari situ saya justru banyak belajar," tambahnya. 

‎Pandangan tersebut memperlihatkan sikap dewasa Hanif di tengah dominasi pemain asing dan nama-nama berpengalaman. Ia menyadari standar tinggi Persija menuntut setiap pemain terus berbenah.

‎Tak hanya bersaing memperebutkan posisi, pemain juga dituntut mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan tim. Hanif menilai tuntutan adaptasi menjadi bagian penting dari kehidupan di klub papan atas.

‎Fleksibilitas pun menjadi kata kunci yang dipegangnya. Ia menegaskan kesiapan untuk menjalankan peran apa pun yang diberikan oleh tim pelatih.

‎Pengalaman itu sempat ia rasakan ketika Persija berhadapan dengan Dewa United. Pada laga tersebut, Hanif dipercaya mengisi peran lebih menyerang dan mampu mengikuti ritme permainan.

‎"Sebagai pemain, saya harus siap dimainkan di posisi mana pun. Saat melawan Dewa United saya ditempatkan lebih ke depan dan hasilnya cukup positif. Di era sekarang, fleksibilitas dan profesionalisme jadi kunci untuk bertahan," jelas Hanif. 

‎Dari sisi permainan, Hanif menilai perubahan pendekatan taktik tidak menjadi kendala berarti. Ia menyebut pemain sudah terbiasa dengan dinamika skema yang diterapkan Persija.

‎Peralihan formasi, termasuk penggunaan tiga bek, dinilai telah disiapkan secara detail dalam sesi latihan. Dengan bekal tersebut, para pemain hanya perlu menjalankan rencana yang sudah disusun.

‎"Secara strategi tidak ada masalah besar. Apa yang kami mainkan hari ini sebenarnya sudah dilatih selama satu pekan. Jadi, ada atau tidaknya pelatih kepala di pinggir lapangan, semua instruksi sudah disampaikan dengan jelas saat latihan," kata Hanif.

‎Hasil positif berupa kemenangan telak 3-0 atas Bhayangkara FC menjadi cerminan kesiapan Persija. Laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu menegaskan kuatnya kolektivitas tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Dengan iklim kompetisi internal yang terjaga dan strategi yang fleksibel, Persija dinilai memiliki fondasi kokoh untuk menjaga performa. Kondisi tersebut membuka peluang Macan Kemayoran terus bersaing di jalur teratas Super League musim ini.

‎(igp/rda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Walau Ditahan Imbang Malaysia, Justin Hubner Optimistis Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Walau Ditahan Imbang Malaysia, Justin Hubner Optimistis Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Justin Hubner justru menyoroti ketangguhan Timnas Indonesia setelah dipaksa harus bermain dengan 10 pemain sejak Thom Haye mendapat kartu merah.
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT