GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berjasa Besar Bawa Tim Promosi ke Super League, PSIM Yogyakarta Resmi Pensiunkan Nomor 91 Milik Rafinha

PSIM Yogyakarta mengambil langkah simbolik yang sarat makna dengan memutuskan memensiunkan nomor punggung 91.
Selasa, 30 Desember 2025 - 17:11 WIB
Striker PSIM di Liga 2, Rafinha
Sumber :
  • x.com/PSIMJOGJA

Jakarta, tvOnenews.com - PSIM Yogyakarta mengambil langkah simbolik yang sarat makna dengan memutuskan memensiunkan nomor punggung 91. Nomor tersebut selama ini identik dengan sosok striker asal Brasil, Rafael de Sa Rodrigues, yang baru saja resmi berpisah dengan klub kebanggaan Kota Gudeg itu.

Keputusan ini menjadi bentuk penghormatan tertinggi dari manajemen dan seluruh elemen klub kepada pemain yang dianggap berjasa besar. PSIM menilai kontribusi Rafinha bukan sekadar soal gol, melainkan tentang sejarah dan identitas baru klub setelah penantian panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui unggahan resmi di media sosial, Laskar Mataram menyampaikan pesan emosional kepada publik.

“Nomor punggung dipensiunkan, warisan tetap hidup. PSIM Jogja mengumumkan bahwa nomor punggung 91 dipensiunkan secara permanen untuk menghormati Rafael de Sa Rodrigues,” tulis Instagram resmi PSIM, dikutip Selasa.

Nama Rafinha memang lekat dengan salah satu fase terpenting dalam perjalanan klub. Ia menjadi figur sentral saat PSIM akhirnya mampu kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional setelah absen selama 18 tahun.

Pada musim lalu, ketajaman Rafinha menjadi momok bagi lawan-lawan PSIM di Liga 2. Dari total 22 pertandingan, ia mampu mencetak 20 gol dan membawa timnya keluar sebagai juara sekaligus promosi ke Liga 1.

Salah satu momen paling ikonik adalah gol Rafinha pada partai puncak melawan Bhayangkara Presisi FC. Laga final yang digelar di Stadion Manahan, Solo, itu berakhir dengan kemenangan 2-1 dan memastikan PSIM naik kelas.

Namun, cerita indah tersebut tidak sepenuhnya berlanjut pada musim berikutnya. Ketika kompetisi Liga 1 berganti nama menjadi Super League, peran Rafinha justru meredup secara perlahan.

Sepanjang musim berjalan, striker berusia 33 tahun itu hanya tampil tiga kali dari 15 laga PSIM. Ironisnya, seluruh penampilannya tersebut tidak datang sebagai starter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, memilih opsi lain untuk ujung tombak tim. Kepercayaan lebih besar diberikan kepada Nermin Haljeta yang tampil lebih konsisten dan produktif.

Striker pilihan utama tersebut sejauh ini sudah mengoleksi empat gol dan tiga assist. Kondisi ini membuat peluang bermain Rafinha semakin terbatas di skuad utama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, akhirnya buka suara terkait kontroversi kartu merah Pierre Kalulu dalam Derby d’Italia melawan Juventus akhir pekan lalu.
Fenomena Warga Nunggu Angpao di Petak Sembilan Glodok Warnai Imlek 2026

Fenomena Warga Nunggu Angpao di Petak Sembilan Glodok Warnai Imlek 2026

Puluhan warga dari berbagai usia duduk berjejer di sepanjang Jalan Kemenangan, kawasan Petak Sembilan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, Selasa (17/2/2026).
Badan Ideal Setelah Sebulan Berpuasa, Lakukan Satu Hal Ini: Tips dari dr Zaidul Akbar

Badan Ideal Setelah Sebulan Berpuasa, Lakukan Satu Hal Ini: Tips dari dr Zaidul Akbar

Lakukan tips ini agar berat badan jadi ideal setelah sebulan puasa Ramadhan, tips dari dr Zaidul Akbar.
Belajar dari Masa Lalu, Adik Valentino Rossi Sarankan Honda Tak Perlalukan Pembalap seperti Marc Marquez

Belajar dari Masa Lalu, Adik Valentino Rossi Sarankan Honda Tak Perlalukan Pembalap seperti Marc Marquez

Luca Marini menilai ada pelajaran besar yang bisa dipetik Honda HRC Castrol dari era kejayaan bersama Marc Marquez. 
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tidak termasuk dalam daftar perwakilan klub yang dijatuhi sanksi setelah Derby d’Italia kontra Inter Milan akhir pekan lalu
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT