News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Kasus Pelanggaran Brutal di Liga Indonesia, Aksi Tendangan Kungfu Pemain Putra Jaya Pasuruan Bukan yang Pertama

Aksi brutal pemain Putra Jaya Pasuruan bukanlah yang pertama, inilah momen mengerikan yang pernah terjadi di sepak bola Indonesia sampai menelan korban jiwa.
Selasa, 6 Januari 2026 - 14:18 WIB
Pertandingan Liga 4 Putra Jaya Pasuruan vs Perseta Tulungagung
Sumber :
  • tvOne - abdul rohim

tvOnenews.com - Sepak bola Indonesia tengah dihebohkan dengan aksi brutal penggawa Putra Jaya Pasuruan Muhammad Hilmi yang melayangkan tendangan kungfu terhadap Firman Nugraha, pemain Perseta.

Akan tetapi, kejadian ini bukannya sekali ataupun dua kali terjadi. Beberapa momen mengerikan ternyata berulang kali menghias sepak bola Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Viral di media sosial sebuah aksi tidak sportif ketika pemain Putra Jaya Pasuruan Muhammad Hilmi Gymnastiar bertindak brutal terhadap lawan.

Peristiwa ini terjadi dalam laga babak 32 besar grup CC Liga 4 PSSI antara Putra Jaya Pasuruan vs Perseta 1970 Tulungagung di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (5/1).

Dalam laga yang dimenangkan oleh Perseta 1970 Tulungagung dengan skor 7-1 itu, pemain Putra Jaya Muhammad Hilmi melayangkan tendangan kungfu ke bagian dada Firman Nugraha.

Sontak, Firman Nugraha terkapar setelah mendapat tendangan itu. Hilmi kemudian langsung diganjar hukuman kartu merah oleh wasit yang bertugas.

Muhammad Hilmi Gymnastiar yang bertindak kasar terhadap Firman Nugraha langsung diberi sanksi tegas oleh Putra Jaya Pasuruan berupa pemecatan.

Aksi berbahaya ini bukan yang pertama terjadi di Indonesia. Dalam dua dekade terakhir, tak sedikit kasus yang terekam dalam benak penggemar sepak bola nasional.

Lebih parahnya lagi, sejumlah pemain yang menjadi korban kemudian meninggal dunia setelah mendapati pelanggaran keras ketika pertandingan.

Berikut ini kasus pelanggaran brutal yang pernah terjadi di sepak bola Indonesia.

1. Jumadi Abdi, Pemain PKT Bontang Wafat pada 15 Maret 2009 

Jumadi Abdi terkapar hingga meninggal dunia setelah dilanggar Denny Tarkas pada 7 Maret 2009
Jumadi Abdi terkapar hingga meninggal dunia setelah dilanggar Denny Tarkas pada 7 Maret 2009
Sumber :
  • Youtube Petokpetok

Pemain PKT Bontang Jumadi Abdi harus meregang nyawa setelah berbenturan keras dengan penggawa Persela Lamongan Denny Tarkas dalam lanjutan Liga Indonesia, 7 Maret 2009.

Pada laga yang dihelat di Stadion Mulawarman, kaki Denny Tarkas mendarat telak di ulu hati Jumadi Abdi yang menyebabkan cedera sangat fatal.

Jumadi Abdi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pupuk Kaltim. Setelah dirawat intensif selama delapan hari, gelandang timnas Indonesia itu menghembuskan nafas terakhirnya.

Pemain 26 tahun itu wafat disebabkan kerusakan di sejumlah organ vital bagian dalam akibat infeksi berat yang disebabkan kuman yang keluar dari usus halus yang bocor.

2. Odsantino Berti, Pemain Klub Liga 3 PPSM Magelang Dilarikan ke Rumah Sakit pada 1 November 2021 

Odsantino Berti, Pemain Klub Liga 3 PPSM Magelang Dilarikan ke Rumah Sakit pada 1 November 2021
Odsantino Berti, Pemain Klub Liga 3 PPSM Magelang Dilarikan ke Rumah Sakit pada 1 November 2021
Sumber :
  • Youtube Magelang Vibes

Odsantino Berti menjadi korban kebrutalan dalam lanjutan Liga 3 2021 zona Jawa Tengah antara PPSM Sakti Magelang kontra Persak Kebumen, Senin (1/11).

Momen itu terjadi ketika pemain Persak Tri Hartanto melayangkan tendangan kungfu ke area dada kanan hingga leher gelandang PPSM Odsantino Berti yang berniat menjatuhkan diri untuk melakukan tekel. 

Akibat aksi tidak terpuji dari Tri Hartanto tersebut, Odsantino sampai dilarikan ambulans ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan lanjutan.

Yang membuat geleng-geleng kepala adalah wasit yang memimpin laga itu yakni Doma Saputra hanya memberi kartu kuning kepada Tri hingga membuat suporter murka.

3. Taufik Ramsyah, Kiper Klub Liga 3 Tornado FC Wafat pada 21 Desember 2021

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Nyawa penjaga gawang Tornado FC Taufik Ramsyah tidak dapat terselamatkan lantaran benturan keras di kepala ketika bertanding dalam lanjutan Liga 3 musim 2021 lalu.

Ketika itu, mendiang Taufik Ramsyah yang membela Tornado FC berbenturan dengan pemain lawan dari Wahana FC. Ia pun tak sadarkan diri di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Taufik Ramsyah yang pingsan langsung dilarikan ke rumah sakit setelah insiden tragis tersebut. Setelah dilakukan upaya operasi, kiper muda itu dinyatakan meninggal dunia pada 21 Desember 2021.

Owner Tornado FC Muflihun saat itu mengeluhkan lambannya penanganan kejadian fatal terhadap Taufik Ramsyah yang baru ditindaklanjuti 15 menit setelah kejadian.

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kantor KPP Madya Jakut Digeledah KPK Imbas Dugaan Kasus Suap Pegawai Pajak

Kantor KPP Madya Jakut Digeledah KPK Imbas Dugaan Kasus Suap Pegawai Pajak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) geledah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara Senin (12/1/2026) sebagai upaya penyelidikan kasus suap pegawai pajak.
Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo meminta masyarakat tidak terjebak pada narasi yang selalu menggambarkan Indonesia buruk dan tertinggal. Presiden optimis RI mampu menjadi negara maju.
Banjir Parah Rendam Kota Pati, Jalan Protokol hingga Belakang DPRD Tergenang

Banjir Parah Rendam Kota Pati, Jalan Protokol hingga Belakang DPRD Tergenang

Banjir yang melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah, semakin parah. Tidak hanya wilayah pedesaan, kawasan perkotaan kini juga ikut terendam banjir, salah satunya di Jalan KH Ahmad Dahlan yang berada tepat di belakang Gedung DPRD Kabupaten Pati.
Resmi! Bulog Kantongi Margin Fee 7 Persen untuk Dukung Beras Satu Harga

Resmi! Bulog Kantongi Margin Fee 7 Persen untuk Dukung Beras Satu Harga

Dengan margin fee 7 persen, pemerintah berharap Bulog memiliki ruang fiskal yang lebih memadai untuk menjalankan mandat negara dalam mendukung swasembada secara berkelanjutan.
Baru Sekarang Djanur Bicara Tabiat Essien dan Cole saat Berseragam Persib Bandung

Baru Sekarang Djanur Bicara Tabiat Essien dan Cole saat Berseragam Persib Bandung

Saat itu, Djanur menjadi pelatih kepala ketika dua bintang Eropa, Michael Essien dan Carlton Cole, resmi berseragam Persib Bandung sebagai marquee player. Cole
Selain Fajar/Fikri, Jafar/Felisha Juga Alami Kenaikan Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026

Selain Fajar/Fikri, Jafar/Felisha Juga Alami Kenaikan Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026

afar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, jadi salah satu wakil Indonesia yang mengalami kenaikan peringkat di ranking BWF usai tampil di Malaysia Open 2026, pekan lalu
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Bantah Penelantaran Anak, Kuasa Hukum Denada Sebut Ressa Dibelikan Mobil dan Ditransfer Uang

Bantah Penelantaran Anak, Kuasa Hukum Denada Sebut Ressa Dibelikan Mobil dan Ditransfer Uang

Kuasa hukum Denada bantah tudingan penelantaran anak, sebut Ressa sudah dibelikan mobil hingga ada transferan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT