News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komdis PSSI Jatim Ambil Alih Kasus Dugaan Pelanggaran Berat di Laga PS Putra Jaya vs Perseta

Komdis PSSI Jawa Timur resmi mengambil alih penanganan insiden serius yang terjadi dalam laga PS Putra Jaya Pasuruan kontra Perseta 1970 Tulungagung.
Selasa, 6 Januari 2026 - 14:54 WIB
Logo PSSI
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com – Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Timur resmi mengambil alih penanganan insiden serius yang terjadi dalam laga PS Putra Jaya Pasuruan kontra Perseta 1970 Tulungagung. Insiden tersebut berlangsung pada pertandingan yang digelar di Stadion Bangkalan, Senin (5/1).

Langkah cepat ini diambil setelah muncul dugaan pelanggaran disiplin berat yang melibatkan salah satu pemain PS Putra Jaya Pasuruan. Peristiwa tersebut menjadi sorotan karena berpotensi berdampak serius terhadap karier pemain yang bersangkutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Komdis PSSI Jawa Timur, Makin Rahmat, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengantongi bukti awal berupa rekaman video pertandingan. Selain itu, laporan resmi dari perangkat pertandingan juga telah diterima sebagai bahan pemeriksaan.

Berdasarkan bukti tersebut, Komdis menilai adanya indikasi tindakan yang melampaui batas kewajaran dalam sepak bola. Oleh sebab itu, kasus ini tidak ditangani secara biasa dan langsung masuk dalam kategori penanganan khusus.

Dalam penjelasannya, Makin Rahmat menyebut bahwa pemain PS Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar, diduga melakukan pelanggaran serius. Tindakan tersebut terjadi saat ia mencoba menghalau bola menggunakan kaki kanan.

Gerakan itu justru mengenai bagian dada Firman, pemain Perseta 1970 Tulungagung. Benturan keras itulah yang kemudian memicu perhatian luas dari berbagai pihak.

“Itu terlihat di menit ke-72 saat skor 0-4, kemenangan sementara oleh Perseta. Jika dilihat di video, persepsi saya memang terlihat pelanggaran berat,” kata Makin dikutip dari Antara, Selasa (6/1/2026).

Makin menambahkan bahwa kasus tersebut langsung dinaikkan ke meja Komdis tanpa penundaan. Hal ini dilakukan untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan sesuai regulasi yang berlaku.

Ia mengungkapkan bahwa sidang Komdis telah dijadwalkan berlangsung pada Selasa (11/1) sekitar pukul 11.00 WIB. Agenda utama sidang tersebut adalah menentukan bentuk serta tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh pemain bersangkutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Makin, insiden itu berpotensi masuk dalam kategori pelanggaran disiplin berat. Ketentuan tersebut telah diatur secara tegas dalam Pasal 48 Kode Disiplin PSSI.

Pasal tersebut memiliki ancaman hukuman yang sangat berat. Sanksi maksimalnya bahkan bisa berupa larangan bermain seumur hidup bagi pemain yang terbukti bersalah.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Besok Bursa Transfer Paruh Musim Super League Dibuka, Ini 5 Pemain Incaran Persib Bandung

Besok Bursa Transfer Paruh Musim Super League Dibuka, Ini 5 Pemain Incaran Persib Bandung

Persib Bandung dikabarkan sudah bersiap untuk berburu pemain di bursa transfer paruh musim yang akan dibuka besok, Sabtu (10/1/2026)
Usai Gencatan Senjata Thailand-Kamboja, AS Nilai Peran China Terbatas

Usai Gencatan Senjata Thailand-Kamboja, AS Nilai Peran China Terbatas

Terungkap alas an Amerika Serikat (AS) menilai peran China dalam gencatan senjata antara Thailand dan Kamboja bersifat terbatas.
Pandji Pragiwaksono Buka Suara Usai Materi “Mens Rea” Viral dan Berujung Laporan Polisi

Pandji Pragiwaksono Buka Suara Usai Materi “Mens Rea” Viral dan Berujung Laporan Polisi

Pandji Pragiwaksono buka suara usai materi Mens Rea viral dan berujung laporan ke Polda Metro Jaya. Polisi benarkan laporan dan lakukan klarifikasi.
Usai Dilaporkan ke Polisi, Pandji Pragiwaksono Unggah Video dari New York: Terima Kasih atas Dukungan

Usai Dilaporkan ke Polisi, Pandji Pragiwaksono Unggah Video dari New York: Terima Kasih atas Dukungan

​​​​​​​Pandji Pragiwaksono mengunggah video dari New York usai dilaporkan ke polisi. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan di tengah kasus dugaan pencemaran nama baik.
Belajar dari Venezuela, GMNI Minta Pemerintah tolak permintaan AS Terkait Akses Mineral Kritis Indonesia

Belajar dari Venezuela, GMNI Minta Pemerintah tolak permintaan AS Terkait Akses Mineral Kritis Indonesia

DPP GMNI meminta Pemerintah Republik Indonesia mengkaji ulang, menandatangani kesepakatan Perjanjian Tarif Resiprokal dengan AS.
Saham SMDR Mulai Bangkit, Masih Murah dan Direkomendasikan Trading Buy

Saham SMDR Mulai Bangkit, Masih Murah dan Direkomendasikan Trading Buy

Saham Samudera Indonesia (SMDR) mulai bangkit ke Rp426. Valuasi masih murah, direkomendasikan trading buy dengan target hingga Rp460.
background

Pekan ke-17

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 10 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, lengkap dengan nasihat finansial dan peluang rezeki.
Gebrakan Baru AC Milan, Siap Bawa Pulang Si Anak Hilang Italia Marco Verratti pada Januari Ini

Gebrakan Baru AC Milan, Siap Bawa Pulang Si Anak Hilang Italia Marco Verratti pada Januari Ini

AC Milan jadi sorotan di bursa transfer musim dingin setelah dikaitkan dengan Marco Verratti. Gelandang Italia itu disebut telah menerima tawaran Rossoneri.
Hasil Proliga 2026, Putri: Terlambat Panas! Megawati Hangestri Cs Sukses Comeback Taklukan Jakarta Electric PLN

Hasil Proliga 2026, Putri: Terlambat Panas! Megawati Hangestri Cs Sukses Comeback Taklukan Jakarta Electric PLN

Hasil Proliga 2026 di sektor putri yang mempertemukan juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro dengan Jakarta Electric PLN.
Diduga Telantar 24 tahun, Penyanyi Denada Digugat Anak Biologisnya ke PN Banyuwangi

Diduga Telantar 24 tahun, Penyanyi Denada Digugat Anak Biologisnya ke PN Banyuwangi

Ressa baru mengetahui status hubungan darah tersebut setelah beranjak dewasa. Menurutnya, ketika dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi dirinya masih bayi.
Ramalan Keuangan Zodiak Sabtu, 10 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Sabtu, 10 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan keuangan zodiak 10 Januari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces, berisi peluang rezeki dan nasihat finansial.
Profil Gus Alex: Ishfah Abidal Aziz, Eks Stafsus Menag yang Juga Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024

Profil Gus Alex: Ishfah Abidal Aziz, Eks Stafsus Menag yang Juga Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024

Profil Gus Alex atau Ishfah Abidal Aziz, eks staf khusus Menag yang ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan korupsi kuota haji 2024.
Sejumlah Akademisi sebut PT TBS Bukan Biang Kerok Banjir dan Longsor di Tapanuli

Sejumlah Akademisi sebut PT TBS Bukan Biang Kerok Banjir dan Longsor di Tapanuli

Ihwal isu banjir bandang dan longsor di DAS Aek Garoga–Tapanuli terus menyedot sorotan publik. Kemudian di tengah derasnya opini dan trial by media
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT