News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komdis PSSI Jatim Ambil Alih Kasus Dugaan Pelanggaran Berat di Laga PS Putra Jaya vs Perseta

Komdis PSSI Jawa Timur resmi mengambil alih penanganan insiden serius yang terjadi dalam laga PS Putra Jaya Pasuruan kontra Perseta 1970 Tulungagung.
Selasa, 6 Januari 2026 - 14:54 WIB
Logo PSSI
Sumber :
  • PSSI

Meski demikian, Makin menegaskan bahwa Komdis belum mengambil keputusan akhir. Seluruh fakta dan keterangan masih akan diuji secara menyeluruh dalam persidangan.

“Semua akan diputuskan dalam sidang Komdis hari ini, semoga bisa secepatnya untuk keluar hasilnya,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, perhatian juga diberikan terhadap kondisi pemain Perseta 1970 Tulungagung yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Hingga kini, pemain tersebut masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Makin menyebut pihaknya belum dapat memastikan lokasi perawatan lanjutan bagi korban. Opsi rujukan ke rumah sakit di Surabaya masih dipertimbangkan, meski saat ini perawatan dilakukan di Bangkalan.

Komdis PSSI Jawa Timur memastikan hasil sidang akan segera diumumkan kepada publik. Pengumuman akan disampaikan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan dan pengambilan keputusan selesai dilakukan.

“Saya juga mengapresiasi panitia pelaksana yang sigap langsung memberikan pertolongan pertama kepada pemain Perseta, karena kami juga tidak ingin ada pemain yang meninggal saat bertanding lagi seperti Choirul Huda,” pungkasnya.

(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Real Madrid Hampir Gagal Kalahkan Inter Milan, Jose Mourinho: Itu Bisa Berakhir 6-6

Real Madrid Hampir Gagal Kalahkan Inter Milan, Jose Mourinho: Itu Bisa Berakhir 6-6

elatih Real Madrid, Jose Mourinho, menilai bahwa duel kontra Inter Milan bisa berakhir dengan skor imbang 6-6. Pertandingan pertama Los Blancos di Liga Champions telah menyajikan pertarungan seru.
BMKG Imbau Nelayan Waspada Gelombang Tinggi di Teluk Bone dan Baubau

BMKG Imbau Nelayan Waspada Gelombang Tinggi di Teluk Bone dan Baubau

BMKG mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter di kawasan Perairan Teluk Bone Barat Kabaena dan Perairan Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Volimania Korea Sebut Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Jadi Ancaman Baru di V-League, Ini Alasannya

Volimania Korea Sebut Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Jadi Ancaman Baru di V-League, Ini Alasannya

Volimania Korea Selatan menyebut bahwa duet dua pemain asing Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri dan Jordan Wilson akan menjadi ancaman baru di Liga Voli Korea 2026-2027. Penggemar tersebut pun mengungkapkan alasannya.
BMKG Tak Habis Pikir dengan Ramalan Pengamat Kanada soal Indonesia bakal Diguncang Gempa Magnitudo 9 2026

BMKG Tak Habis Pikir dengan Ramalan Pengamat Kanada soal Indonesia bakal Diguncang Gempa Magnitudo 9 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) minta masyarakat tidak terpengaruh video viral pengamat Kanada, Frankie MacDonald yang sebut Indonesia akan dihantam gempa bumi M 9,0.
Update Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda, Tim SAR Gabungan Perluas Area di Hari Kedua

Update Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda, Tim SAR Gabungan Perluas Area di Hari Kedua

im SAR Gabungan kembali melakukan pencarian speedboat rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Awalnya, seorang perempuan bernama Ulan tengah mengendarai sepeda motor di lokasi.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa penggeledahan ini merupakan rangkaian pengembangan penyidikan atas kasus suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong
Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Financial Times, mengutip administrator baru terusan Ilya Espino de Marotta, menyatakan bahwa jumlah kapal yang melintas setiap hari di Terusan Panama dapat turun menjadi 27 kapal dalam beberapa bulan mendatang akibat kekurangan air yang parah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT