Jelang Debut Bersama Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares Soroti Eks Pemain-pemain Persib Bandung di Malut United
- Instagram - Persebaya Surabaya
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih anyar Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, resmi memulai lembaran baru bersama Bajul Ijo di kompetisi Super League 2025-2026. Juru taktik asal Portugal itu langsung memimpin sesi latihan tim sejak Selasa (6/1/2025), menandai awal kiprahnya di Kota Pahlawan.
Latihan perdana tersebut bukan sekadar rutinitas awal musim, melainkan menjadi ajang pengenalan mendalam bagi Bernardo Tavares terhadap skuad yang akan ia tangani. Dalam sesi yang diikuti Bruno Moreira dan rekan-rekannya, Tavares tampak aktif mengamati setiap detail yang terjadi di lapangan.
Bagi Bernardo Tavares, melihat pertandingan saja tidak cukup untuk memahami sebuah tim secara utuh. Ia menilai sesi latihan dan interaksi sehari-hari menjadi kunci untuk membaca karakter serta mentalitas pemain yang sebenarnya.
“Mencoba melihat karakteristik yang mereka miliki, karena satu hal adalah melihat pertandingan. Hal lain adalah melihat latihan, melihat perilaku di ruang ganti,” kata pelatih asal Portugal itu dikutip dari I.League.
Ia menekankan bahwa fondasi utama sebuah tim kuat bukan hanya bertumpu pada kemampuan individu semata. Menurutnya, kesuksesan dalam sepak bola lahir dari kerja kolektif dan kekompakan seluruh elemen tim.
“Saya pikir ini penting karena sepak bola bukanlah permainan individu, melainkan permainan kolektif,” imbuhnya.
Di tengah tren positif Persebaya yang baru saja mencatatkan dua kemenangan beruntun atas Persijap Jepara dan Madura United, Bernardo Tavares memilih bersikap realistis. Ia meminta para pemain tidak terlena dan tetap fokus menatap laga-laga krusial di depan mata.
Persebaya dijadwalkan menghadapi Malut United pada pekan ke-17 Super League 2025/26, Sabtu (10/1). Laga tersebut diprediksi berlangsung sulit mengingat rekor pertemuan yang belum berpihak kepada Bajul Ijo.
“Kita harus rendah hati dan melihat bahwa sekarang kita akan bermain melawan Malut United. Persebaya belum pernah menang melawan Malut United,” ujar Bernardo Tavares.
Berdasarkan catatan musim lalu, Persebaya harus mengakui keunggulan Malut United dengan skor 0-2 saat bermain di kandang. Pada pertemuan berikutnya, Bajul Ijo juga hanya mampu mengamankan satu poin setelah bermain imbang tanpa gol.
Saat ini, Persebaya berada di posisi ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 25 poin. Di sisi lain, Malut United tampil impresif dan bertengger di papan atas dengan raihan 34 poin.
Bernardo Tavares menilai kekuatan Malut United tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia menyoroti keseimbangan antara pemain asing berkualitas dan pemain lokal berpengalaman yang dimiliki calon lawannya.
“Malut United akan menjadi tim yang sulit, karena jika kita menganalisisnya, kita melihat pemain-pemain berpengalaman seperti Tyronne, Ciro, Yakob, Yance, mereka memiliki banyak pemain berpengalaman, mereka juga memiliki pemain lokal yang bagus. Jadi, mereka sedang dalam kondisi prima. Mereka adalah tim yang paling jarang kalah," pungkasnya. (fan)
Load more