News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

6 Pemain Maroko yang Pernah Bersinar di Liga Indonesia, Rekrutan Anyar Persija Jakarta Alaaeddine Ajaraie Bukan Nama Pertama

Rekrutan Persija Jakarta Alaaeddine Ajaraie bukan yang pertama, deretan pemain Maroko ini lebih dulu sukses berkarier di Indonesia, ada bintang Persib Bandung.
Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:28 WIB
Alaaeddine Ajaraie, striker baru Persija Jakarta
Sumber :
  • Instagram @persija

tvOnenews.com - Persija Jakarta baru saja meresmikan rekrutan teranyar dari Liga India yaitu Alaaeddine Ajaraie, striker haus gol berkewarganegaraan Maroko.

Namun sebelum Persija Jakarta mendatangkan Alaaeddine Ajaraie, ternyata beberapa pemain Maroko ini telah lebih dulu bersinar di Liga Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 resmi dibuka. Beberapa klub langsung gerak cepat menunjukkan geliatnya dalam perburuan pemain baru.

Mulai dari talenta lokal hingga deretan bintang pemain asing dari sejumlah negara akan bergabung sebagai rekrutan teranyar dari masing-masing kontestan Super League.

Salah satu yang belakangan mencuri perhatian adalah kedatangan striker haus gol asal Maroko di Persija Jakarta yakni Alaaeddine Ajaraie.

Alaaeddine Ajaraie datang dari Liga India dengan status peraih sepatu emas atau pencetak gol terbanyak sebelum akhirnya berlabuh ke Persija Jakarta.

Kehadiran Alaaeddine Ajaraie menambah daftar nama pemain asal Maroko yang pernah menghabiskan sebagian karier sepak bolanya di Liga Indonesia.

Tercatat, kurang lebih ada enam pemain asal Maroko yang pernah main di Liga Indonesia. Selain Persija Jakarta, tim rival Persib Bandung ternyata juga punya kenangan manis dengan talenta dari negara itu.

Lalu, siapa saja pemain asal Maroko yang sempat mencicipi atmosfer sepak bola Liga Indonesia?

1. Tarik El Janaby

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Mengawali kariernya di klub papan atas Maroko Raja Casablanca, Tarik El Janaby juga sempat merantau ke beberapa negara seperti Bahrain, Malaysia, Bangladesh, dan Tunisia sebelum ke Liga Indonesia.

Pertama kali Tarik El Janaby mendarat di Liga Indonesia pada 2005. Sriwijaya FC jadi klub pertamanya sebelum berkelana ke Arema Malang, PKT Bontang, Rans Cilegon, da Persibo Bojonegoro.

Penampilannya di Rans Cilegon pada 2021 sempat timbulkan kontroversi lantaran statusnya saat itu justru pemain lokal. Namun, pihak klub mengatakan jika Tarik El Janaby sudah menjadi WNI.

2. Redouane Barkaoui

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Didatangkan Persib Bandung dari klub Malaysia TMFC pada 2006, Redouane Barkaoui langsung merebut hati Bobotoh gegara selebrasi tari jaipongnya.

Dua musim di Persib Bandung, Barkaoui mencetak 15 gol dari 55 caps. Di Liga Indonesia, striker asal Maroko itu juga pernah main di Persiwa Wamena dan Pelita Jaya.

“Saya sempat menangis saat saya meninggalkan Persib untuk pergi ke Pahang di Malaysia pada 2008 akhir. Saya sedih dan tak bisa lupakan Bobotoh,“ kata Barkaoui kepada Goal.

3. Abdelaziz Dnibi

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Punya CV mentereng karena pernah bermain untuk klub Serie A Palermo, Abdelaziz Dnibi mendarat di PSIS Semarang pada Liga Indonesia musim 2008/2009.

Dengan spesialisasi tendangan bola mati, Abdelaziz Dnibi juga pernah dipinang Persikab Bandung sebelum kabarnya dia menjadi pelatih di klub Maroko.

Berita terakhir tentang Abdelaziz Dnibi adalah dipecat oleh klubnya Club Omnisports De Meknès pada awal 2024 silam meski sempat bawa promosi ke level teratas.

4. Khairallah Abdelkbir

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Khairallah Abdelkbir datang ke Indonesia di usianya yang sudah tidak muda lagi. Ia gabung Bhayangkara FC di ISC 2016 dan berpindah ke beberapa klub.

Sriwijaya FC, Persis Solo, PSDS Deli Serdang, Persekat Tegal. Khairallah Abdelkbir bahkan rela melepaskan kewarganegaraan Maroko demi menjadi WNI.

Akan tetapi, nasib Khairallah Abdelkbir setelah disumpah sebagai WNI justru suram. Ia kedapatan menganggur dan bermain tarkam untuk memenuhi kebutuhannya.

5. Youness Mokhtar

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Meski lahir dan besar di Belanda, namun Youness Mokhtar memilih untuk membela negara asal orang tuanya yakni Maroko di level U-20 dan U-21.

Winger kelahiran 1991 ini punya karier yang cukup bagus. PSV, PEC Zwolle, Twente, ADO Den Haag hingga Al-Nassr pernah dia bela sebelum ke Bhayangkara FC.

Di Bhayangkara FC pada musim 2022, Youness Mokhtar hanya bermain 10 kali. Ia pun dilepas ke klub kasta keempat Belanda Eindhoven dan kini bermain di DVS'33.

6. Mohcine Hassan

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Tak jauh berbeda dengan Youness Mokhtar, Mochine Hassan Nader ini juga bermain untuk dua negara. Di level junior, ia main di Portugal sebelum putuskan pindah ke Maroko.

Mochine Hassan pertama kali datang ke Liga Indonesia saat gabung Persita Tangerang pada 2023. Sempat balik ke Portugal, ia lalu direkrut PSBS Biak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bersama PSBS Biak di musim ini, karier Mochine Hassan luar biasa mentereng. Total satu gol dan empat assist dicatatkan sang pemain dari 14 laga, bahkan jadi MVP.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.
Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Burhanuddin menyampaikan pidato akademik yang menggarisbawahi pentingnya menjaga keberagaman metodologi di tengah dominasi pendekatan kuantitatif pada diskursus ilmu politik global. 
Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Hasil positif diraih skuad Al Nassr, meski mereka harus tampil tanpa kehadiran sang megabintang andalan, Cristiano Ronaldo di Liga Champions Elit AFC 2026 (LCA)
Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Memasuki musim hujan, sejumlah fasilitas operasional di LRT Jabodebek menjalani fogging pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 untuk mengantisipasi risiko DBD.

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT