Bukan Ivar Jenner, Shayne Pattynama Beri Sinyal Kuat Merapat ke Persija Jakarta
- Buriram United
tvOnenews.com - Isu kedatangan pemain diaspora Timnas Indonesia ke Persija Jakarta kembali menghangat di bursa transfer Januari 2026.
Dua nama yang paling sering dikaitkan dengan Macan Kemayoran adalah Ivar Jenner dan Shayne Pattynama.
Namun, jika melihat perkembangan terbaru, justru Shayne Pattynama yang dinilai selangkah lebih dekat merapat ke ibu kota.
Bek kiri berusia 27 tahun itu saat ini berstatus pemain Buriram United.
Meski belum ada pengumuman resmi, sejumlah sinyal kuat mulai bermunculan dan memicu spekulasi luas di kalangan penggemar sepak bola nasional.
Tanda pertama muncul jelang laga Buriram United melawan Prachuap di Piala Liga Thailand 2025–2026, Rabu (20/1/2026).
Shayne Pattynama tidak masuk dalam daftar skuad, meski diketahui dalam kondisi fisik prima dan tidak mengalami cedera.
Menariknya, melalui unggahan Instagram @s.pattynama, Shayne terlihat berada di tribun Chang Arena, markas Buriram United.
Situasi ini memunculkan dugaan bahwa ketidakhadirannya bukan karena alasan teknis, melainkan terkait persiapan kepindahan ke klub lain.
Sinyal berikutnya datang dari akun sepak bola Asia Tenggara, @seasiagoal.
Dalam unggahan terbarunya, akun tersebut menampilkan foto Shayne Pattynama dengan latar belakang warna oranye, yang identik dengan warna kebesaran Persija Jakarta.
Unggahan ini langsung ditafsirkan sebagai kode bahwa Shayne semakin dekat bergabung dengan Macan Kemayoran.
Jika benar terjadi, Persija akan mendapat tambahan kekuatan signifikan di sisi kiri pertahanan.
Kemungkinan bergabungnya Shayne Pattynama juga sejalan dengan tren terbaru di Super League. Sejumlah pemain Timnas Indonesia memilih melanjutkan karier di kompetisi domestik.
Nama-nama seperti Thom Haye dan Eliano Reijnders yang bergabung dengan Persib Bandung, Rafael Struick ke Dewa United, serta Jens Raven ke Bali United menjadi contoh nyata.
Bahkan, rumor mengenai Ivar Jenner ke Persija juga masih beredar hingga kini.
Fenomena ini menimbulkan perdebatan. Di satu sisi, kehadiran pemain diaspora diyakini bisa meningkatkan kualitas kompetisi.
Di sisi lain, muncul kekhawatiran soal penurunan level persaingan. Namun, satu harapan besarnya tetap sama, yakni keputusan tersebut diharapkan berdampak positif bagi Timnas Indonesia.
Load more