News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Pilu Sriwijaya FC: Dari Pemegang Gelar Terbanyak Piala Indonesia, Kini Jadi Tim Pesakitan di Kasta Kedua

Sriwijaya FC menjadi perbincangan para pecinta sepak bola nasional setelah terpuruk di Championship musim ini. Padahal, status mereka pemegang gelar terbanyak.
Senin, 9 Februari 2026 - 10:00 WIB
Sriwijaya FC musim ini
Sumber :
  • Instagram @sriwijayafc.id

tvOnenews.com - Sriwijaya FC belakangan menjadi sorotan publik. Ini karena performa mereka di kasta kedua Liga Indonesia cukup memprihatinkan.

Bagaimana tidak, mereka kini terpuruk di dasar klasemen Championship. Padahal, Sriwijaya FC merupakan klub dengan pemegang gelar terbanyak di level domestik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Krisis finansial hingga ditinggal sponsor utama membuat klub berjuluk Laskar Wong Kito tersebut seolah tidak berdaya dalam bersaing di sepak bola Indonesia.

Lalu, seperti apa kisah Sriwijaya FC, dari klub paling berjaya di Indonesia sampai terpuruk di kasta kedua?

Era Kejayaan Sriwijaya FC 

Sriwijaya FC saat juara Liga Indonesia 2007/2008
Sriwijaya FC saat juara Liga Indonesia 2007/2008
Sumber :
  • ANTARA/Andika Wahyu/hp/08

Setelah bertransformasi dari Persijatim Jakarta Timur, klub ini pindah homebase ke Palembang dan berganti nama menjadi Sriwijaya FC pada 2004.

Tak butuh waktu lama, Sriwijaya FC langsung dihuni oleh pemain-pemain berlabel Timnas Indonesia hingga penggawa asing dengan skill individu luar biasa.

Tiga tahun setelah pindah ke Palembang, Sriwijaya FC menjelma sebagai kekuatan baru di persepakbolaan Indonesia. Mereka bahkan mampu menyaingi Persipura Jayapura.

Ferry Rotinsulu, Nova Arianto, Christian Warobay, Isnan Ali, Firman Utina, Ponaryo Astaman, Budi Sudarsono, hingga Supardi Nasir pernah berkostum Sriwijaya FC.

Bahkan di era keemasannya, Sriwijaya FC juga diperkuat dengan pemain asing kelas atas seperti Zah Rahan Krangar, Anoure Obiora, Ngon A Djam hingga Keith Kayamba Gumbs.

Dengan skuad bertabur bintang, Sriwijaya FC asuhan pelatih Rahmad Darmawan mengeklaim gelar domestik seperti Piala Indonesia sebanyak tiga kali.

Tidak hanya itu, trofi Liga Indonesia tak dilewatkan Sriwijaya FC, tepatnya pada musim 2007/2008 serta 2011/2012. Dari sini, mereka berhak tampil di Asia 

Debut Laskar Wong Kito di Liga Champions Asia terjadi pada 2009. Namun, tim asal Palembang tersebut belum mampu berbuat banyak di penampilan pertamanya.

Barulah pada edisi 2010 dan 2011, Sriwijaya FC berhasil lolos penyisihan grup dan tampil di babak 16 besar. Namun, mereka gagal mencapai ke fase berikutnya.

Era Transisi Sriwijaya FC

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Era kejayaan Sriwijaya FC
Era kejayaan Sriwijaya FC
Sumber :
  • Antarasumsel.com/13/Awi

Seiring dengan dualisme liga Indonesia pada 2011 sampai 2015, stabilitas Sriwijaya FC juga goyah. Bongkar pasang skuad tak terelakkan di skuad juara tersebut.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga di Ciputat Geger Temukan Sosok Mayat Pria di Kios, Polisi Bilang Begini

Warga di Ciputat Geger Temukan Sosok Mayat Pria di Kios, Polisi Bilang Begini

Warga di kawasan Jalan Cirendeu Raya, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) geger adanya temuan jasad seroang pria yang tergeletak di halaman kios pada Sabtu (11/4/2026).
Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin menilai efektivitas kebijakan war tiket haji masih sangat diragukan, apalagi menyangkut nasib calon jemaah yang telah bertahun-tahun menunggu giliran berangkat.
Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Electric PLN kalah dengan skor 1-3 (21-25, 22-25, 25-17, 19-25) dari Popsivo Polwan pada pertandingan yang berlangsung di GOR Sritex Arena Solo, Jumat 19 April 2026 kemarin.
Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Sejumlah lembaga secara kolektif mempertanyakan transparansi distribusi royalti yang dinilai tidak sesuai dengan amanat UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Hari Pertama WFH ASN, LRT Jabodebek Catat Penurunan Pengguna hingga 10 Persen

Hari Pertama WFH ASN, LRT Jabodebek Catat Penurunan Pengguna hingga 10 Persen

Jumlah pengguna LRT Jabodebek alami penurunan 10 persen hari pertama kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).
Pengamat Soroti Potensi Intervensi Opini Publik dalam Kasus Chromebook Nadiem, Narasi Pembelaan di Medsos Dinilai Tak Etis

Pengamat Soroti Potensi Intervensi Opini Publik dalam Kasus Chromebook Nadiem, Narasi Pembelaan di Medsos Dinilai Tak Etis

Pengamat hukum Fajar Trio menilai maraknya konten yang seolah mengambil peran sebagai hakim di luar persidangan kasus Nadiem menjadi fenomena yang perlu diwaspadai.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT